Rabu, 09 September 2026

semua baik baik saja kecuali kita

Matahari terbit mengkilap
Walaupun engkau terlelap
Waktu terus berjalan 
Kau tak bisa hentikan

Ada atau tiada dirimu disitu
Hidup akan terus melaju
Kita tidak sepenting itu
Kita hidup menjalani skenarioMu

Selagi di dunia tiada oase selamanya
disini memang hanya terminal sementara
Kegaduhan maling copet tiada tara
Bukan tempat kita sesungguhnya

Tiada kesempurnaan kepuasan sejati
Apapun pilihanmu bukan finalisasi
Yang tersaji disini untuk menguji
Derita rindu dikonsumsi sampai mati

Kasih senyum kecil seperlunya
Beri sindiran manis sekenanya
Yang nyata kita sesama hambaNya
Semoga tidak dzalim lalu dibenciNya

Senin, 07 September 2026

cerita lain musa

Musa di suruh memukul tongkat
Disaat terpojok di lautan selat
Tak banyak tanya
Jalan terbelah didepannya

Fir'aun sudah punya pemahaman
tongkatnya musa adalah jebakan
Penuh pertimbangan
Ragu melewati jalan lautan  

Namun kuda Fir'aun begitu gagahnya
Terpincut kuda jelita di depannya
Yang ditunggangi Jibril dan lainnya
Skenario yang begitu sempurna 

Sebelumnya musa berhakikat 
Jika mati Disini adalah Rahmat
Jika lautan terbelah juga Rahmat
Apapun yang kau beri adalah Nikmat

Kita menilai Rahmat dari pikiran kita
Bukan dari kemauanNya
Lalu Pada akhirnya  
Fir'aun Menemui takdirnya 

Sabtu, 05 September 2026

cukup

Keserakahan membuat hatimu berdarah
Kutukan dahaga tak pernah sudah 
Rasa tamak yang tak pernah cukup
Walau cahaya terang tetap redup 

Perut penuh jadi kenyang
Dahaga bisa hilang
Namun bagi si tamak nan serakah
Seisi dunia diberi masih terasa sepah

Makanan berlimpah roti seremah
Bagi kumpulan semut sangatlah mewah
rasa jadi pembeda - Syukur itu istimewa
Seperti anak anak bermain riangnya

Apa sudah selesai dengan dirimu
Apa sudah selesai dengan sekitarmu
Menerima kebenaran yang ada
Mengendalikan apa yang kau bisa saja


Jumat, 04 September 2026

Ingin

Masihlah di rasa ingin
Haus tak puas selalu kepingin
Padahal DIA selalu memberi
tiap hari keajaiban terlihat basi

Masih ingin mengendalikan
Menguasai permainan
Lalu nafsu apa guna dicipta
Tentu ada maksudnya

Namun di dunia fana
Yang masih ada inginnya
Itu seperti membuka jahitan luka
Kata orang tua ;
" Keinginan adalah sumber derita "

khusyuk

Dalam. Satu riwayat
Nabi memulai Sholat
Bersama seluruh jamaat
Akan lama membaca surat

Terdengar tangisan bayi
Tak sabar menanti
Disela sholatnya 
sang bunda

Maka Rosulullah mengganti suratnya
Dibaca surat yang lebih ringkas
Untuk waktu dipangkas
Berarti sang nabi tidak hilang disana

Khusyuk adalah kehadiran hati
Bak si lapar temu makanan mewah sekali
Khusyuk adalah pemberian sang Tuan
Tak kan sampai dikejar bukan pula tujuan

Kamis, 03 September 2026

Dunia Kata

ada destinasi keindahan 
Yang tidak butuh kendaraan 
Hanya butuh merasakan 
Imajinasi dimainkan

Lalu melayang di dunia kata kata
Saat di dunia nyata 
Kau tak punya suara 
Karena berisiknya segala rupa

Aku percaya bahwa sebenarnya 
Yang Tuhan ciptakan pertama
Adalah pena dan kata kata 
Bukan sembarang kata

Tapi kata kata membara
Luapan kejujuran rasa
Bukan meminta sanjung puja
Hanya Kata kata pelipur lara

Tongkat nya musa 
selesai dizamannya saja
Namun keindahan Kitab Nya
Bisa dilihat sekarang juga


veteran

Belasan tahun lalu
Kita anak baru
Senyum manis lugu
bekap map malu malu

Merasakan zaman feodal
Raja raja kolonial 
menuangkan anggur dan cawan
ah jadi tau kebiasaan bangsawan 

Bertahun berlalu...

Datang lagi anak lugu
Bekap map malu malu
Tapi mereka dasinya biru
Lama lama jadi sok tau

Frekuensi jelas menunjukkan 
Tiap tiap ruh sudah punya barisan 
Tersingkir zaman kelamaan
Begitulah nasib para veteran