Hadis tentang lenyapnya penderitaan dan kesenangan dunia ketika seseorang merasakan satu celupan di surga atau neraka tercantum dalam Sahih Muslim nomor 2807 dari Anas bin Malik. [1]
Redaksi Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ القِيَامَةِ، فَيُصْبَغُ صَبْغَةً فِي النَّارِ، ثُمَّ يُقَالُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيمٌ قَطُّ؟ فَيَقُولُ: لَا، وَاللَّهِ يَا رَبِّ!
وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النَّاسِ بُؤْسًا فِي الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ الجَنَّةِ، فَيُصْبَغُ صَبْغَةً فِي الجَنَّةِ، فَيُقَالُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتُ بُؤْسًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطُّ؟ فَيَقُولُ: لَا، وَاللَّهِ يَا رَبِّ! مَا مَرَّ بِي بُؤْسٌ قَطُّ، وَلَا رَأَيْتُ شِدَّةً قَطُّ.
Artinya
"Didatangkanlah penduduk neraka yang paling mewah kehidupannya di dunia pada Hari Kiamat, lalu ia dicelupkan ke dalam neraka satu celupan. Kemudian dikatakan kepadanya: 'Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan sedikit pun? Apakah kamu pernah merasakan satu kenikmatan pun?' Maka ia menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku!'" [1, 2]"Dan didatangkanlah penduduk surga yang paling sengsara kehidupannya di dunia, lalu ia dicelupkan ke dalam surga satu celupan. Kemudian dikatakan kepadanya: 'Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesulitan sedikit pun? Apakah kamu pernah merasakan satu kesusahan pun?' Maka ia menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Tidak pernah aku merasakan kesulitan sedikit pun, dan tidak pernah pula aku melihat kesusahan.'" [1, 2, 3]
Poin Utama Hadis
- Celupan Neraka: Orang paling bahagia dan kaya di dunia yang masuk neraka akan lupa seluruh kenikmatan dunianya hanya karena satu celupan. [1, 2]
- Celupan Surga: Orang paling menderita, miskin, atau susah di dunia yang beriman dan masuk surga akan lupa seluruh penderitaan dunianya hanya karena satu celupan. [1]