Jumat, 01 Mei 2026

Kopi Susu Madu


Secangkir Kopi Susu Madu 
hangat di pagi hari 
Kupikir itu adalah hak ku..Oh belum tentu
Ada milyaran keajaiban 
Bagaimana minuman itu 
Bisa ada di meja di depanku
Dari madu nya banyak cerita
Dari susu nya didapat dimana
Dari kopinya dan segala prosesnya 
Jika raga sakit tak kuasa menyeduhnya
Walaupun sehat tapi ruh malas 
Tiada yang mau membuatnya
Dan walaupun secangkir kopi
Sudah terhidang di meja
Jika lidah mati rasa tak bisa menikmatinya
Seperti orang orang kaya yang terbiasa
Kemewahan jadi hambar rasanya
Kopi pagi ini..Alhamdulillah bisa dinikmati
Karena Kau masih mengizinkan 
Rasa seperti ini jadi tak mau yang lain lagi
Alhamdulillah.. masyaallah 
maka izinkanlah aku yang kotor ini
rajin dan tak malu memuji diriMu

Jumat, 24 April 2026

Sang Penyaksi

Pikiran ini bukan diriku
Rasa sakit sedih senang ini
Juga bukan diriku
Baju ini bukan diriku
Pekerjaan ini bukan diriku
Hobi ini bukan diriku
Aku adalah si penyaksi
Yang diam saja di pojokan
Melihat pikiran saling bersahutan
Memperhatikan kelakuan
Ucapanku Perbuatanku dan mereka
Menyaksikan kebesaran Mu
Sang Pencipta 
Karena dulu aku pernah bersaksi
Bahwa engkau robbku 
Maka aku diuji di bumi ini
Untuk meneguhkan kesaksian diri
Bahwa apakah tetap aku disini
Hadir sebagai penyaksi 
Menyaksikan sendiri
Bahwa tiada Tuhan selain diriMu
Dan Nabi ku adalah utusan Mu

Rabu, 22 April 2026

Untuk Apa Aku Diciptakan

Tanpa diciptakan 
Engkau tetap maha perkasa 
Engkau tetap maha Kuasa
Namun 
Pertanyaan itu sering muncul
Bukan karena aku tidak bersyukur
Begitu besar nikmat yang aku rasakan
Salah satunya 
Dia tidak mencabut nyawaku
yang saat ini masih bergelimang dosa
Pertanyaan ini muncul lantaran
harap cemas tidak kesampaian
Apakah aku akan 
masuk surga atau neraka
Al Baqarah Ayat 30
Tentang malaikat yang bertanya
Untuk apa Tuhan Ciptakan
Mahluk yang akan 
saling menumpahkan darah
Dengan jawaban yang samar
Dia menegaskan bahwa
malaikat tidak tau apa 
Yang Dia Ketahui
Atau Ilmu itu tidak bisa 
Sampai ke malaikat 
Yang hanya berupa Mahluk
Lalu Al Ahzab Ayat 72 menjawab 
Tentang Langit, Bumi, Gunung
Yang menolak diberi amanah
Namun Manusia menyanggupi nya
Padahal manusia itu zalim dan bodoh
Namun si zalim dan bodoh itu 
menjadi mahluk istimewa
Karena beban yang ditanggung nya
Walau kecil lemah zalim bodoh
Namun mereka memiliki kesadaran
Memiliki kebebasan dan pilihan
Yang tidak akan pernah dimiliki
Oleh seluruh mahluk 
yang telah diciptakan Nya
Malaikat taat itu biasa 
tiada challenge nya
Pepohonan
Pegunungan
Semua rutin bertasbih
Tak punya nafsu
Tak punya dorongan lain
Tak punya pilihan
Manusia bisa lebih mulia dari itu
Karena mereka dapat menyaksikan
Seperti saat mereka akan dilahirkan
Tuhan berkata bukankah Aku Tuhanmu
Dan ruh ruh itu bersaksi 
Menyetujui dan kontrak itu terjadi
Walau lahir kita memulai
Bahwasanya kita hidup untuk bersaksi
Menyaksikan kelemahan diri
Menyaksikan kekuasaan illahi
Manusia kelak akan menyadari
Bahwa kehidupan dan diciptakan
Adalah hadiah Istimewa dari Tuhan
Yang berhasil kelak akan mendapatkan
Surga tempat terbaik
Lebih baik daripada 
tidak pernah diciptakan
Namun yang gagal 
Akan ditempatkan 
di tempat terburuk
Sampai suatu hari 
Ketika mereka tiba di sana
Mereka akan menyesal
Lebih baik tercipta sebagai Tanah saja
Dan bagimu yang di dunia ini
Menginginkan lebih baik jadi Tanah Saja
InsyaAllah besok 
engkau akan bersyukur
Telah diciptakan 
Hidup ini adalah Hadiah
Maka Rayakan 
Tak usah dikeluhkan 
Kau sudah terlanjur dilahirkan
Kita sendiri yang menyetujui kontrak ini
Tugas kita hanya bersaksi
Menjadi sang penyaksi


Selasa, 14 April 2026

kecoak

Bahkan kecoak 
bisa lebih mulia dari manusia
seenggaknya kecoak tidak pernah
melanggar perintah Allah, 
tidak pernah membenci, 
tidak pernah suudzon
tidak pernah korupsi 
tidak pernah tamak dan serakah
tidak haus pujian & penghargaan
tidak minta di akui di hargai
tidak merasa suci
(Tapi dalam suatu kondisi
Bahkan Manusia bisa jauh
Lebih mulia daripada malaikat) 

Senin, 13 April 2026

Tassawuf versi kiay haji said agil siradj

tasawuf bukan Ahlak, silaturahmi, ramah sopan
Tasawuf bukan ahli ibadah yang rajin
Tasawuf juga bukan mistik gaib gaib
Tasawuf adalah penyaksian akan 
Adanya Allah, kita ini hanya wujud 
Yang di adakan, 
Allahlah senyata-nyatanya wujud
Kita dan alam ini adalah manifestasi 
Keberadaan Allah
Penyaksi akan 99 nama nama Allah
Sifat sifat Allah
Sehingga sanjung puji
Atau caci maki, suka duka
Itu biasa saja
Tiada maqom (
Tiada pencapaian
Karena yg dikejar selalu dinamis
Dialah Allah

Hayyin Layyin Qarib Sahl




Hayyin (هَيِّنٍ): Memiliki ketenangan dan keteduhan lahir batin, tidak sombong, tidak mudah marah, tidak suka memaki, dan tidak mudah melaknat.
Layyin (لَيِّنٍ): Lemah lembut, santun dalam tutur kata dan perilaku, tidak kasar, dan tidak semaunya sendiri.
Qarib (قَرِيبٍ): Ramah, mudah akrab, menyenangkan, dan sering tersenyum sehingga orang lain merasa nyaman mendekatinya.
Sahl (سَهْلٍ): Orang yang memudahkan urusan, tidak berbelit-belit, dan selalu berusaha memberi solusi, bukan menambah masalah.

Kamis, 09 April 2026

ustad

Ustad kh muh faiz
Ustad Nuruddin
Ustad adi warnanya
Ustad RD Muhammad Padma negara