Sabtu, 29 Agustus 2026

gegara nonton breaking bad

Gegara nonton breaking bad
Jadi berkhayal panjang angan-angan
Kalau seperti pinkman
Dikasih 5 juta dollar
Atau 88 miliar
Gak usah 88 m deh 50 m aja
10 m beliin emas paling cuma dapet
4 kilogram itu satu peti aja
20 m beli ruko / kos kosan lokasi strategis
10 m buat usaha cucian mobil motor
Cukur rambut, Mini market / sembako
play ground anak2, kantin indomie
fotokopian atk rental PC
10 m nya utk konsumtif/
kebutuhan hidup selama 10 tahun
Kalau kamu gimana? 


Jumat, 28 Agustus 2026

kebingungan itulah hidup

Aku bingung antara 
Tidak mau dengan hidup
Tapi disatu sisi 
Aku mulai merasa
Hidup ini adalah hadiah
Pemberian yang mahal
Tidak bisa ku bayar
Namun disisi lain
Aku dengan egoku
Masih tidak rela
Hidup hanya untuk 
menyakiti Dan disakiti
Tidak bisa menyangkal
Setiap harinya
Mungkin hanya
Menumpuk dosa
Bermain dengan harapan
Dan perasaan
Susah payah menjaga
Kembali tergoyahkan
Mungkin jika bisa memilih
Untuk tidak pernah dilahirkan
Namun itu bentuk ketidak ridhoan
Bagaimana bisa aku ke surga-Nya
Bila pemberian darinya aku menolaknya
Dan aku tau pikiran ini 
Tidaklah sempurna
Hasil was wis syaiton
Nafsu yang membahana
Pikiran ku ini tak nyata
Namun faktanya 
Aku lahir dan aku hidup
Rela tidak rela harus Terima
Lalu kembali teringat 
Kata aldi taher
Dunia ini tempatnya bingung
Tempat nya kekacauan
Kacau bingung berantakan
Itulah dunia 
Terima saja jalani saja
Dia merawat seluruh manusia
Dia tau segala bisik hatimu
Segala yang tidak 
bisa kau kendalikan
Adalah urusan Tuhan
Senyumlah dan terus bertahan

iyyaka

Di 3 ayat pertama Al Fatihah, kita memuji Allah dengan sudut pandang orang ketiga (Ghaib).
Segala puji bagi Allah...
Dia Yang Maha Pengasih...
Dia Yang Menguasai...
Kita sedang membicarakan Allah dari kejauhan. Memuji Sang Raja Agung yang ada di "sana".

Namun, tiba-tiba di ayat ke-5 terjadi peralihan drastis.
"Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn" (Hanya kepada ENGKAU-lah kami menyembah...)
Berubah jadi orang kedua! (Mukhatab) Kenapa nggak konsisten pakai "Hanya kepada-Nya kami menyembah"? (إياه نعبد) Kenapa tiba-tiba menyapa "Engkau"?

Ulama besar Az-Zamakhsyari memberikan penjelasan:
Pujian kita di ayat 1-3 itu ibarat "tiket VIP" untuk masuk ke ruang singgasana Allah. Setelah masuk dan perlahan mendekat, kita tidak lagi membicarakan Sang Raja dari kejauhan. Kita sudah berhadapan wajah dengan-Nya.

Disini ada transisi yang luar biasa.
Dari sekadar tahu (‘ilmul yaqīn) menjadi merasakan kehadiran-Nya (‘ainul yaqīn).
Dari sekadar talking ABOUT God, berubah menjadi talking TO God. Bayangkan keintiman itu ada di setiap rakaat shalat kita.

Imam Az-Zarkashi menyebut teknik Iltifāt ini punya fungsi kognitif: menyegarkan otak pendengar.
Otak kita gampang bosan dan gampang auto-pilot. Kalau dari awal sampai akhir pakai kata "Dia", kita gampang ngantuk atau nge-blank pas shalat.

Perubahan mendadak dari "Dia" menjadi "ENGKAU!" adalah shock therapy linguistik (seperti yang disebut Dr. Israr Ahmad).
Ia memaksa otak kita tersentak sadar: "Tunggu, aku lagi ngomong sama siapa ini? Oh iya, Tuhanku ada di depanku!"

Perubahan mendadak dari "Dia" menjadi "ENGKAU!" adalah shock therapy linguistik (seperti yang disebut Dr. Israr Ahmad).
Ia memaksa otak kita tersentak sadar: "Tunggu, aku lagi ngomong sama siapa ini? Oh iya, Tuhanku ada di depanku!"

jual beli

Perhatikan perbedaannya.

Dalam ayat-ayat jihad, manusia sedang MEMBERIKAN pengorbanannya.

Maka urutannya mengikuti tahapan pengorbanan, Harta lau Jiwa.

Tetapi dalam At-Taubah:111, Allah sedang menyebut apa yang DIBELI dari seorang mukmin.

Maka yang ditonjolkan adalah inti dari akad tersebut, Jiwa lalu Harta.

Yang satu perjalanan manusia ketika berkorban.

At-Taubah 111 menjelaskan nilai sesuatu dalam akad dengan Allah.

Dan perubahan itu cukup untuk mengubah seluruh perspektif ayat.

Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa karena jiwa adalah objek utama transaksi itu.

Jiwa adalah sesuatu yang sebenarnya menjadi inti akad tersebut, sedangkan harta mengikutinya.

Abu Hayyan juga memberikan penjelasan yang sesuai: jiwa didahulukan karena ia lebih mulia dan merupakan sesuatu yang apabila hilang tidak dapat diganti sebagaimana harta dapat diganti.

Maka susunannya menjadi أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم
Jiwa, kemudian Harta.

Jika jiwa jauh lebih berharga daripada harta, mengapa justru harta hampir selalu disebut lebih dahulu?

Ibn al-Qayyim memberikan penjelasan bahwa manusia biasanya terlebih dahulu mengorbankan hartanya untuk melindungi dirinya. Jika keadaan telah mencapai batas, barulah dirinya yang dipertaruhkan.

Maka menurutnya, mendahulukan harta atas jiwa dalam ayat-ayat jihad adalah susunan yang “sesuai dengan realitas” pengorbanan manusia.

Harta berada di luar diri manusia, tetapi manusia mencintainya sampai bahkan mempertaruhkan keselamatan untuk mendapatkannya.

Karenanya, pengorbanan harta menjadi salah satu tahapan pembuktian, Apakah Allah lebih dicintainya daripada sesuatu yang ia kumpulkan dan pertahankan?

Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa ketika seseorang mampu menyerahkan sesuatu yang dicintainya berupa harta karena Allah, ia kemudian naik kepada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu menyerahkan dirinya sendiri.

Lalu dimana susunannya dibalik?

Terdapat pengecualian dalam mendahulukannya pada surah At-Taubah ayat 111:

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri mereka dan harta mereka, dengan memberikan surga untuk mereka.”

Berbeda dengan ayat lainnya, karena jiwa didahulukan daripada harta.

Selasa, 25 Agustus 2026

diamlah kau pikirkan

Diamlah kau membuatku berkelana
Duhai Pikiran melanglang buana
Mencari pembenaran nafsu belaka
Dari amarah yang belum mereda

Diamlah kau penuntut balas
Debat dikepala belagak keras
Kau hanya ingin jalan pintas
Supaya nafsu tersalur puas

Aku dan pikiranku 
Hanya membela si tuan nafsu 
Aku & si Ahli kebenaran menipu
Was Wis setan ikutan disitu

Kalau bukan karena kasihMu
Sudah melangkah terlalu jauh diriku
Namun si tak tau malu 
Masih enggan menjadi hambaMu

(Masih menjadi Hamba Ego nya)

Senin, 24 Agustus 2026

penghukum

Wahai penghukum 
Jika aku diam saja
Aku akan menjadi 
samsak tinjumu

Tak ada yang lebih pahit
Menjadi abdi manusia 

Sabtu, 22 Agustus 2026

ttg alien

Itu konsepnya yg dibuat barat, di visual kan dalam film  back to the future, matrik, Interstellar, Buat kita merasa mindblowing padahal kita disuapin setiap hari dgn narasi mereka.. Bagaimana jika alam semesta ini tidak seperti yg kita lihat dan pikiran selama ini.. Bahkan tubuh kita sendiri serupa alam semestanya..warna yang kita lihat dgn yg hewan lihat bisa berbeda jadi warna sejati itu yg mana... Tubuh ini tak ubahnya sperti pakaian daging utk berinteraksi dgn isinya yg bernama bumi dkk

Pernah liat keranda mayat terbang, atau Banaspati... klo di barat jin elite nya dajjal ini menampakan diri dalam bentuk piring terbang, cerutu, klo di rumah tangga gelas dan piring beterbangan.. Intinya mereka gk jauh beda dgn pocong, kunti dkk mereka pingin keliatan eksis tapi di deketin ngilang dr dulu vampir, drakula, pocong, genderuwo katanya serem tapi kok gk menguasai dunia.. Lah ini colombus ketemu pulau Amerika aja langsung di jajah 

alien, kuntilanak, pocong walau misteri tapi film2ny banyak di bioskop jadi ladang bisnis dan cuci otak, dari dulu mereka hanya kucing2an jasadnya pun tak pernah di ekspose dan diteliti...finalnya nanti alien akan menampakan diri besar2an bersama dajjal dan org yg sudah kecuci otak nya akan menyembah mereka

Manusia purbakala ratusan ribu tahun jutaan tahun, bisa diteliti masuk ke jurnal jurnal ilmiah.. 

Terus kenapa jasad Alien yg sudah di abad modern ini gak  pernah di ekspose materi tubuhnya kan itu mestinya penemuan besar dalam sejarah loh

Tahun 50an di pulau Alor Indonesia warga sekitar mengejar Jin Alien mirip manusia berwarna biru rambut putih, bisa lompat tinggi di tembak polisi nembus.. Sehebat itu tapi kabur aja tuh antek dajjal

Yg mau liat bukti si jin Alien suka kabur2an bisa cek vidio lamanya panji ptualng saat malem2 cari makan buat uler gk sengaja ketemu Alien berbentuk manusia reptile mereka kejar begitu dekat malah hilang kabur spt mbak kunti

Yg ada dalilnya di zaman nabi abu Hurairah pernah nangkap jin berwujud manusia yg mau curi stok pangan