Selasa, 18 Agustus 2026

anak

Anak

Anak jadi hewan
Tapi hewan bukan anak
Hewan kasih pada anak
Dulu aku adalah anak

Anak yang baik 
Yang rajin disiplin
Membantu orang tua
Namun melakukan 
Kesalahan sedikit saja
Aku di murka

Kini aku jadi orang tua
Anakku menuju remaja
Masih dengan kekanakannya
Apakah aku terlalu memanjanya
Mengapa sangat berbeda
Kehidupan mereka 
Aman nyaman full fasilitas tersedia
Apa semua karena aku yang banyak dosa
Sekarang aku merasakan nya
Rasa yang dirasakan orang tua
Sedih dan neraka
Jangan kau kira
Di baliknya aku murka
Adalah aku sedang 
Mencabik cabik luka
Daging di dada
Jika orang lain menampar nya
Urusan bisa sampai pengadilan negara
Namun bila si Ayahanda 
Menamparnya 
Yang sakit adalah aku
Yang trauma adalah dirimu
Begitu sulitnya aku
Berkata padamu nak
Seperti semua ucapanku 
Seperti air dan minyak
Lalu aku sadari
Jika aku hidup
Atau aku mati
Engkau akan tetap hidup
Hidup menunjukkan jalannya sendiri
Aku ini hanya lampu patroli
Hanya sirine saja
Dirimulah yang punya kemudi
Tuhanlah yang maha
Membolak balikan hati



Selasa, 28 Juli 2026

Bidak Catur yang di beri kesadaran

Kita hanyalah benda mati
Yang diberi nafsu akal & hati
Bidak catur memiliki kesadaran 
Alien astronot berjasad pakaian

Ruh yang Mengembara di dunia 
Cengkrama gunakan indera bahteranya 
Pengalihan isu lantaran perjalanan
Si aku kepemilikan haus kekuasaan

Si cerewet yang sombong ingin teratur
Si lemah sok pintar sukanya mengatur 
Si aktor utama lupa sutradara 
Lupa cerita dan skenarionya 

Semoga diberi sehat selamat
Dunia yang ini hingga Akhirat
Semoga dia tidak lupa akan hakikat
Bahwasanya hidup ini adalah makrifat

Sejatinya Hidup ini bukan tentang Aku
Si salah melulu bergantung kasihMu
Hidup terlaknat bila menjauh dariMu
Hidup ini adalah tentang diriMu 



Minggu, 19 Juli 2026

aku ini apalah

42 tahun 5 bulan 5 hari
Aku masih bertanya
Aku ini apalah? 

Serasa ingin mencari
Mencapai grade jiwa
Sejauh ini benarkah? 

Mengulang memori 
setahun sekali
serupa juga emosi amarah 
masih membuncah

Kejadian hanya menunjukkan
Bahasa kejujuran
Potensi kebaikan keburukan
Akan selalu berdampingan

Aku tidak di maqom mana saja
Aku manusia cenderung berdosa
Akan selalu membutuhkanNya
Agar tidak terlena bisikan gila

Rugi bila kau jauhi Dia
Disana disini tak ada apa apa
Yang kau punya hanya selembar Doa
Semoga engkau tak putus asa

Senin, 13 Juli 2026

Setiap hari melahirkan jenderal manis.. tapi bukan Nabi

Djawastin Hasugian (l. 1943)
Bisik Malam

Dengarlah manis, malam melangkahkan kakinya pelan-pelan
menusuk hati paling dalam,
begitu sayu begitu rindu pandang kedamaian
kutahu semua mata memandangnya, kutahu semua hati merindunya

tapi sedemikian keras duri-duri hati manusia
kutahu anak-anak yang tak berdosa ibu-ibu yang cinta anaknya
mendoa mendamaikan hati pada malam sunyi begini
di mata tergetar hati murni nurani manusiawi.


di seberang sana manis mendendam kita, mungkin
mulut senjata telah dipasangnya,
jauh di benua lain orang-orang hitam memperjuangkan haknya
dipulau sana manusia-manusia mengusir penjajah ladangnya
dimana-mana manusia mendendam atas sesamanya, atas bangsa dan
bangsa, tembok-tembok sengsara yang didirikannya
apa benarkah yang membedakan mereka dengan kita
kulitnya? rambutnyakah?
setiap hari melahirkan jenderal manis
tapi bukan nabi,
setiap hari melahirkan dewa manis
tapi bukan Tuhan,
yang lahir saban hari bukan nabi
manusia biasa saja
seperti kita


dengarlah manis, malam terus melangkahkan kakinya
ke lubuk hati paling murni,
ke lubuk tenang mengaca bayang
besok matahari yang tua itu kan datang juga
kemudian kisah kemarin berulang kembali.


serdadu-serdadu sibuk dengan senjatanya
jenderal-jenderal penakluk sibuk dengan taktiknya
sama saja, mereka bukan Tuhan
petani-petani membalik tanah, anak-anak naikkan layang-layang
buruh-buruh di pabrik, pertambangan semua bekerja
semua untuk hidup,
untuk kebahagiaan hidup yang gelita
mengapa tak damai saja?

apakah manusia tak dapat hidup tanpa pembunuhan?
apakah manusia tak dapat hidup tanpa penindasan?
bukankah semua kita rindukan kebahagiaan dan kedamaian?

berdoalah kau manis sebelum kau tutupkan kelopak matamu
arti manusia bukan pada kulitnya,
arti manusia bukan pada ladangnya,
tapi pada kemanusiaannya.


berdoalah manis,
hanya dalam tidur dunia bisa dilupa
hanya dalam tidur, kelaparan, pembunuhan, kemiskinan
ketakutan bisa dilupakan,
tidurlah badan yang lelah
besok hidup menuntut kerja.

Rawamangun, Desember 1963

Sumber: Sastra, Thn. IV, No. 2, 1964; dalam Angkatan 66, ed. Jassin (Gunung Agung, Cet. 1, 1968; Pustaka Jaya, 1983).

Kamis, 02 Juli 2026

Aldis Angry

Ada artis yg menarik perhatian saya
Ketika lagi susah keuangan dia berisik
Bertingkah aneh cari perhatian 
Ciptain lagu tentang hal yang viral
Apa itu rasa malu 
Malu gak bisa dimakan
Malu gak bisa buat beli pampers anak
Selalu BU dan random klo di wawancara
Di ejek dihina di bully dia biasa aja
Muka tebal demi keluarga di belakangnya
Ada ibu yang stroke anak istri dinafkahi
Selalu pamer ngaji ngajak jangan maksiat
Lalu jual burger jadi laris jadi viral
Semua milik Allah
Gagal itu masuk neraka
Sukses itu masuk surga
Usahanya menggurita
Jadi banyak manggung juga
Kukira dengan posisi dia sudah mapan
Dan kaya raya dia akan kembali normal
Seperti zaman masa jayanya
Yang cool calm ganteng
Ternyata enggak
Ketika ada artis top anak muda sekarang
Mengungkapkan visinya yang pro lgbt
Si tukang burger yang biasanya cuek ini
Marah marah.. Marahnya serius
Maki maki di medsos
Seperti gak ada rasa takut
Apa karena dia sudh banyak duit
Jadi dia merasa gak takut kalau 
Bayar pengacara.. Yah mungkin saja
Tapi seenaknya dari 
ratusan artis di Indonesia
Hanya Aldi Taher yang paling
Koar koar teriak marah 
Ketika ada rekan artisnya
Sesama influencer yang
Memaki pembenci boti 
Oooh Aldi bukan setan bisu
Mungkin seperti kamu dan aku
Mungkin bisa juga jadi setan tuli 


Kamis, 25 Juni 2026

SETAN

Betapa banyak setan datang
Hanya untuk 
membuat engkau bersedih
Lalu jatuh dan mengeluh

Setan bentuk jin 
bisa di usir dengan ayat kursi
Setan bentuk manusia 
Kita lari saja menghindarinya

Kadang Aku juga jadi setan
Memberi kesedihan was was 
di hati orang orang 
Maka kepadaNYA kita berlindung 


kegagalan terbesar

Kegagalan terbesar 
Kekalahan puncak
Adalah masuk neraka
Walaupun kita muslim
Di jamin masuk surga
Namun nyicip semalem
Di neraka adalah
Fitnah terbesar
Penderitaan 1000 tahun
Masuk penjara sehari aja Gak enak 
Gak megang hape Seharian aja gak enak 
Gak makan seharian aja gak enak
Di kurung di ruangan 
gak berAC aja gk enak
Lah ini di siksa selama seribu tahun
Untuk ngapusin dosa