kali ini saya mau bahas
yang lagi rame saat ini
misalnya komposer vs penyanyi
atau band sukatani
yang liriknya lugas & berani
inti dari bahasan saya ini
adalah " hukum & medsos "
bagaimana sekarang medsos
menjadi power yang mau tak mau
suka tak suka menjadi power
alternatif daripada kekuatan hukum
dimana ahmad dhani dan perkumpulan
komposer berjuang melalui
jalur hukum yang resmi
namun dari pihak agnes monica
mengabaikan proses perundingan dan persidangan namun berargumen di podcast om dedi yang dapat menimbulkan opini opini baru, penghakiman jalanan daripada komentar komentar netizen, hingga muncul kubu baru
yang memperlihatkan seolah ada
masalah antara komposer vs penyanyi
perkumpulan pencipta lagu
yang bernama AKSI ini
berjuang melalui politik dan parlemen
untuk merevisi aturan hukum
tentang hak cipta, karena pengalaman
masa lalu yang mungkin
perumusan undang undang hak cipta
yang lalu campur tangan komposer
dibidang politik belum sampai kesana
sehingga penafsiran mengenai
penggunaan komersil hak cipta
menjadi kerancuan yang merugikan
pihak pencipta lagu, dimana
dalam sebuah event pertunjukan musik
bahkan tukang make up artis mendapat bayaran dari pertunjukan itu, namun pencipta lagu tidak menerima sepeserpun.
begitupun dengan band sukatani
pada sisi audio karakter
drum midi yang begitu kerasa
pemakaian efek vokal yang
membawa ke era band band tahun 80an
menjadi keunikan & karakter
band sukatani, saya memfavoritkan
band ini sekelas band efek rumah kaca deh, saya menyimak lagu lagunya
memang unik, jujur asik dan berkarakter
juga berani, berani sampai blak
blakan menyebut nama sebuah instansi
jujur klo kita mengkritik dan menyebut
nama instansi, instansi manapun itu
walaupun itu sekelas perkumpulan
karang taruna pemuda desa
pasti akan ada pihak yang tersinggung
karena tidak semua pemuda karang taruna
di desa itu misalnya suka malak orang.
band sukatani yang lagunya ditakedown
dan menyampaikan permintaan maaf
menjadi viral.
disini kembali kekuatan medsos menjadi
power yang kuat yang menentukan
siapa yang benar dan siapa yang salah
kalau menurut saya sih
kebenaran itu tergantung kamu berdiri
diposisi mana, tidak semuanya salah
tidak semuanya benar
masing masing dari kita punya salah
menyumbang kesalahan juga dan
tidak sepenuhnya menjadi
yang paling benar juga, pasti
ada kesalahan nya
namun medsos juga tak bisa
sepenuhnya disalahkan
medsos akan terus berkembang
seperti mustahil dihentikan
karena pada akhirnya
power of viral dari medsos
menjadi alternatif kontrol sosial
daripada masyarakat yang ingin bersuara.
menjadi PR bersama bahwa
jangan sampai masyarakat
mendapatkan klarifikasi kebenaran
mendapatkan rujukan informasi
berita berita di konten medsos
dari podcast podcast populer
ketimbang dari mencari info
dari sumber sumber hukum
yang resmi dan bisa
dipertanggung jawabkan