Senin, 11 Juni 2018

Berobat dengan BPJS

subuh sudah antri dapat nomor kecil
Pulang lagi ke rumah
nunggu jam setengah lapan

Sampe sana nomor sudah lewat harus ambil ulang...
( Nomor yg ada sudah ratusan)
Sudahlah besok aja

Datang lagi jam 7..dapet nomor 107
Nunggu dengan sabar
Gak kerasa jam 10.30
Gigit bibir menggeram dalam hati

Kerja mereka lambat sekali
Gerak gerik mencurigakan sekali
Satpamnya seram sekali
Ada nepotisme mungkin sekali

Agak emosi menegur bagian daftar
Kok panggil nomor jaraknya tak sebentar
Mentang mentang pake BPJS
Gini gini juga manusia - bisa stress

Akhirnya diizinkan daftar
Padahal diruang dokter
Sepi menunggu pasien
Pelayanan yang amburadul

Untuk penanganan kesehatan
Yang hanya beberapa menit
Menunggu berjam-jam
Ya nasib ya nasib

Tuhan sehat itu mahal sekali
Waktu itu mahal sekali
Sakit itu sedih sekali
Miris sekali

Sabtu, 19 Mei 2018

Quraish Shihab 19/05/18

Mukhlis = ikhlas = seseorang yg mengikhlaskan diri

Mukhlas = seseorang yg diikhlaskan Allah

Ikhlas dalam artian melepaskan hal2 yg bukan substansi

Misal segelas air dikatakan murni karena belum tercampur apapun substansi nya

Ketika air tercampur substansi luar, maka upaya diri sendiri untuk mengeluarkan kotoran itu dinamakan ikhlas...sedangkan bila kotoran itu terlepas karena kuasa Allah dinamakan mukhlas...

Mukhlas tingkatan di atas Mukhlis, yang merupakan Karunia Allah untuk orang tertentu, misalnya nabi.

setelah air kembali pada substansi nya dinamakan suci (murni = belum terpapar, suci = setelah dibersihkan kembali)

Selasa, 08 Mei 2018

Tanggung jawab

Aku belajar dari seorang gila
Sudah puluhan tahun Engkau sakit
Semoga itu mengikis dosamu Di masa lalu
Engkau bertapa saja di sana
Menjadi orang suci

Berbahagialah dirimu
Dengan kegilaanmu
tinggal kami di dunia ini
Akan dihitung nantinya kelak

Aku belajar darimu orang gila
Bukan kemalangan yang perlu kutangisi
Tapi apa yang kami kejar di dunia ini
Menuntut sebuah jawaban
Semakin banyak yang kudapat
Semakin banyak yang harus
Dipertanggung jawabkan

Selasa, 17 April 2018

3 kata dalam samudera ilmu

Tauhid, Fiqh dan Tasawuf
Datang untuk sinari
Aqidah,Syariah dan Akhlak
Samudera ilmu telaga jiwa

Mawas

Kadang - kadang kita melewati malam
Kabut yang pekat dan hitam
Untuk keluar mendapat pencerahan
Atau jatuh kelembah kesesatan

Yang jatuh berusaha dengan susah
Untuk bangun lagi merangkak lagi
Berdiri lagi berjalan lagi
Jangan diam terus berusaha
mencari cahaya

Yang keluar dari kegelapan jangan jumawa...
Kehidupan ini ada
pagi siang sore dan malam
Kabut kabut, warna warni, kegelisahan
Kerinduan, keinginan, hasrat
Semua datang untuk menghantam
Untuk tidak melemah
Untuk Istiqomah
mawaslah

Terkadang dalam mode spritual
Terkadang dalam ahli maksiat

Namun saat waktu menjemput mu
Kebaikanlah yang harus kau peluk
Untuk kau bawa
Dan itu sebuah misteri..

Menghadapinya - Amunisi diri
Menggali dan mengganti
Mawaslah dalam Istiqomah

Minggu, 18 Maret 2018

Jumud

Kalo Taqlid sudah pada umumnya
Ingin lebih dari itu ?? Jangan bercanda..

Tapi ini parah...
"Air menggenang - Tiada mengalir...
Akan busuk - Bawa penyakit.."
Begitu kata Salman di Instagram nya

"Jangan kau Jumud hei..stagnan ditempat
Isi dirimu..dengan gizi..dengan ilmu.."
Ujar Dewani Dosenku...

Sabtu, 17 Maret 2018

Roman dalam dimensi

Aku tau..kita disitu..masih disitu
Diwaktu itu..

Meski melintas jalan memori
Terbayang kenangan
Saat ini sudah tak ada
Tapi kita abadi...di dimensi itu

Ada dalam dimensi yang berbeda
Saat hujan kujemput dia pulang
Ada cerita tersendiri untuk kita
Novel tersendiri...

Ada diriku tertinggal di kampus merah
Berbicara dengan ratu di malam itu
Kami masih disitu...di dimensi itu
Walau di dimensi ini..
kita semua sudah berkeluarga

Ada banyak dunia dalam versi hidupku
Salah satu contohnya ;
Dimana saat kita kanak kanak bersepeda
Bertiga..dan kurasa senang bermain dengannya...

Atau pada masa kini beberapa
Bulan yang lalu..saat aku selesai mencari
Kabar keberadaan mu... ditemani lagu payung teduh " kucari kamu "...
Orang itu hidup dalam dimensinya
Saat itu...

Atau saat ini..lelaki tambun
Yang mulai jumud...
Sangat menikmati hidup
Sebagai family man
Semoga bahagia

Apa yang kita miliki adalah saat ini
Dalam dimensi ini...

Dimensi lalu hanyalah dunia sempit
Kotak kecil yang jadi pelajaran

Kita berjuang untuk dimensi ini
untuk senyuman di dimensi mendatang.