Aku tak suka sikap lebaymu
Drama queen Reaksimu
Berlebih - lebihan dengan sesuatu
Aku katakan padamu
"Dunia belum kiamat sayang -
Kalaupun akan kiamat -
Kiamatlah "
Apa daya kita
Cuma manusia
Hanya menjalani
Dengan hati
Aku tak suka sikap lebaymu
Drama queen Reaksimu
Berlebih - lebihan dengan sesuatu
Aku katakan padamu
"Dunia belum kiamat sayang -
Kalaupun akan kiamat -
Kiamatlah "
Apa daya kita
Cuma manusia
Hanya menjalani
Dengan hati
subuh sudah antri dapat nomor kecil
Pulang lagi ke rumah
nunggu jam setengah lapan
Sampe sana nomor sudah lewat harus ambil ulang...
( Nomor yg ada sudah ratusan)
Sudahlah besok aja
Datang lagi jam 7..dapet nomor 107
Nunggu dengan sabar
Gak kerasa jam 10.30
Gigit bibir menggeram dalam hati
Kerja mereka lambat sekali
Gerak gerik mencurigakan sekali
Satpamnya seram sekali
Ada nepotisme mungkin sekali
Agak emosi menegur bagian daftar
Kok panggil nomor jaraknya tak sebentar
Mentang mentang pake BPJS
Gini gini juga manusia - bisa stress
Akhirnya diizinkan daftar
Padahal diruang dokter
Sepi menunggu pasien
Pelayanan yang amburadul
Untuk penanganan kesehatan
Yang hanya beberapa menit
Menunggu berjam-jam
Ya nasib ya nasib
Tuhan sehat itu mahal sekali
Waktu itu mahal sekali
Sakit itu sedih sekali
Miris sekali
Mukhlis = ikhlas = seseorang yg mengikhlaskan diri
Mukhlas = seseorang yg diikhlaskan Allah
Ikhlas dalam artian melepaskan hal2 yg bukan substansi
Misal segelas air dikatakan murni karena belum tercampur apapun substansi nya
Ketika air tercampur substansi luar, maka upaya diri sendiri untuk mengeluarkan kotoran itu dinamakan ikhlas...sedangkan bila kotoran itu terlepas karena kuasa Allah dinamakan mukhlas...
Mukhlas tingkatan di atas Mukhlis, yang merupakan Karunia Allah untuk orang tertentu, misalnya nabi.
setelah air kembali pada substansi nya dinamakan suci (murni = belum terpapar, suci = setelah dibersihkan kembali)
Aku belajar dari seorang gila
Sudah puluhan tahun Engkau sakit
Semoga itu mengikis dosamu Di masa lalu
Engkau bertapa saja di sana
Menjadi orang suci
Berbahagialah dirimu
Dengan kegilaanmu
tinggal kami di dunia ini
Akan dihitung nantinya kelak
Aku belajar darimu orang gila
Bukan kemalangan yang perlu kutangisi
Tapi apa yang kami kejar di dunia ini
Menuntut sebuah jawaban
Semakin banyak yang kudapat
Semakin banyak yang harus
Dipertanggung jawabkan
Tauhid, Fiqh dan Tasawuf
Datang untuk sinari
Aqidah,Syariah dan Akhlak
Samudera ilmu telaga jiwa
Kadang - kadang kita melewati malam
Kabut yang pekat dan hitam
Untuk keluar mendapat pencerahan
Atau jatuh kelembah kesesatan
Yang jatuh berusaha dengan susah
Untuk bangun lagi merangkak lagi
Berdiri lagi berjalan lagi
Jangan diam terus berusaha
mencari cahaya
Yang keluar dari kegelapan jangan jumawa...
Kehidupan ini ada
pagi siang sore dan malam
Kabut kabut, warna warni, kegelisahan
Kerinduan, keinginan, hasrat
Semua datang untuk menghantam
Untuk tidak melemah
Untuk Istiqomah
mawaslah
Terkadang dalam mode spritual
Terkadang dalam ahli maksiat
Namun saat waktu menjemput mu
Kebaikanlah yang harus kau peluk
Untuk kau bawa
Dan itu sebuah misteri..
Menghadapinya - Amunisi diri
Menggali dan mengganti
Mawaslah dalam Istiqomah
Kalo Taqlid sudah pada umumnya
Ingin lebih dari itu ?? Jangan bercanda..
Tapi ini parah...
"Air menggenang - Tiada mengalir...
Akan busuk - Bawa penyakit.."
Begitu kata Salman di Instagram nya
"Jangan kau Jumud hei..stagnan ditempat
Isi dirimu..dengan gizi..dengan ilmu.."
Ujar Dewani Dosenku...