Senin, 20 Oktober 2025

Adalah...Terima saja

Adalah 
semua jadi masalah
Ketika kau merasa raja 
Padahal hanya hamba sahaya

Adalah
Kau lalu marah
Karena tak mau menyerah
Berfikir semua bisa kau arah

Tak apa kalah
mengalah berserah
Hidup lebih ringan 
Lepaskan pikiran

Akalmu tak mampu 
menampung semua itu
Jalani yang kau bisa
Lalu hasilnya terima saja



kata kata yang kau pegang

Indahnya urusan muslim...saat ia bahagia
Ia bersyukur...tetap sabar saat berduka
Bala musibah adalah penggugur dosa
Lautan hikmah bertambah iman di dada

Hidup ini adalah tempat di uji 
Tak ada kesenangan hakiki di dunia ini
Marah itu karena mencoba mengendalikan
Padahal kendali itu kesemuan kekuasaan

Ada yang bisa kita ubah ada yang tak bisa
Tapi Semua berjalan sesuai kehendakNya
Allah tak pernah menzalimi hambanya
Segala bala musibah akibat kesalahan kita

Ketetapan Allah tak pernah salah
Hamba menerima menjalani berserah
Mahasuci Allah dari kesalahan 
Mahasuci Allah tak tergapai pikiran

( Sabar, Syukur, Ikhlas, Ridho, Tawakal, Qona'ah, Khauf, Roj, Hayyin, layyin, qarib, Sahl) 


Minggu, 19 Oktober 2025

musim berbunga

Intro 

D am D am Gm A

Mendayu 

D Am G A

Reff

F C Gm C

Kan tiba ; D
Menghiasi : F Am Bbes C

Reff 2 :
G# D# A#m 

Melodi :

G Dm G Dm Cm D

Reff 3

Bbes F Cm F

Epilog ( menyalahi aturan perkuncian )

G Dm C D

Inti lagu ini per part pola dasar kunci sama
Pola nya setiap part ganti kunci dasar
Berdasarkan kunci Gm yg jadi " g " bagi kunci dasar selanjutnya , kecuali di bagian epilog itu adalah kekacauan pola 

Doa berkendara

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَا لَّذِيْ خَلَقَ الْاَ زْوَا جَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِّنَ الْفُلْكِ وَا لْاَ نْعَا مِ مَا تَرْكَبُوْنَ 
wallazii kholaqol-azwaaja kullahaa wa ja'ala lakum minal-fulki wal-an'aami maa tarkabuun

"Dan yang menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 12)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لِتَسْتَوٗا عَلٰى ظُهُوْرِهٖ ثُمَّ تَذْكُرُوْا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ اِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُوْلُوْا سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ 
litastawuu 'alaa zhuhuurihii summa tazkuruu ni'mata robbikum izastawaitum 'alaihi wa taquuluu sub-haanallazii sakhkhoro lanaa haazaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin

"agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, "Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 13)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّاۤ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
wa innaaa ilaa robbinaa lamungqolibuun

"dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 14)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Jalan Petunjuk

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَ رْضَ مَهْدًا وَّ جَعَلَ لَكُمْ فِيْهَا سُبُلًا لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ 
allazii ja'ala lakumul-ardho mahdaw wa ja'ala lakum fiihaa subulal la'allakum tahtaduun

"yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagimu dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untukmu agar kamu mendapat petunjuk."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 10)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Sabtu, 18 Oktober 2025

1 menit ke depan

Tiada yang tau apa yang kan berlaku
Bisa saja tiba tiba meteor jatuh di atapmu
Pada dasarnya kita tak benar benar tahu
Kuasa ini kuasa yang semu

Kau lelah karena kau ingin mengendali 
Kau marah karena semua tak terkendali
tak benar benar tau apa yang akan terjadi
Hidup ini sudah ada yang mensutradarai



QS. Asy-Syura

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَا دِهٖ وَيَعْفُوْا عَنِ السَّيِّاٰتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ 
wa huwallazii yaqbalut-taubata 'an 'ibaadihii wa ya'fuu 'anis-sayyi-aati wa ya'lamu maa taf'aluun

"Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,"
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 25)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَيَسْتَجِيْبُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَيَزِيْدُهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ وَا لْكٰفِرُوْنَ لَهُمْ عَذَا بٌ شَدِيْدٌ
wa yastajiibullaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati wa yaziiduhum ming fadhlih, wal-kaafiruuna lahum 'azaabung syadiid

"dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Orang-orang yang ingkar akan mendapat azab yang sangat keras."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 26)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَوْ بَسَطَ اللّٰهُ الرِّزْقَ لِعِبَا دِهٖ لَبَغَوْا فِى الْاَ رْضِ وَلٰكِنْ يُّنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَّا يَشَآءُ ۗ اِنَّهٗ بِعِبَا دِهٖ خَبِيْرٌۢ بَصِيْرٌ
walau basathollohur-rizqo li'ibaadihii labaghou fil-ardhi wa laakiy yunazzilu biqodarim maa yasyaaa, innahuu bi'ibaadihii khobiirum bashiir

"Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 27)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْۢ بَعْدِ مَا قَنَطُوْا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهٗ ۗ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيْدُ
wa huwallazii yunazzilul-ghoisa mim ba'di maa qonathuu wa yangsyuru rohmatah, wa huwal-waliyyul-hamiid

"Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Maha Pelindung, Maha Terpuji."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 28)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَاۤ اَصَا بَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ 
wa maaa ashoobakum mim mushiibating fa bimaa kasabat aidiikum wa ya'fuu 'ang kasiir

"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 30)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَاۤ اَنْـتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ فِى الْاَ رْضِ ۚ وَمَا لَـكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
wa maaa angtum bimu'jiziina fil-ardh, wa maa lakum ming duunillaahi miw waliyyiw wa laa nashiir

"Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari siksaan Allah) di bumi, dan kamu tidak memperoleh pelindung atau penolong selain Allah."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 31)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id