Jumat, 31 Oktober 2025

Menyerah di dua dunia

Apa yang kulakukan di jagat maya
Jadi mesin buruh perah algoritma 
Atau mencari tempat di hati manusia
Berharap pengakuan yang semu semata

Aku merasa tidak berdaya
Pikirku buntu isinya hampa
Semua yang kupikir salah
Semua yang kurencanakan payah

Aku seperti menyerah 
Benar benar kalah 
Aku merasa tidak tau apa apa
Aku merasa tak punya kuasa

Atas hidupku atas usahaku Rencanaku 
Bahkan aku tak percaya dengan diriku
Upayaku untuk dunia hanya sisa sia
Manipulasi dunia penuh tipu daya



Rabu, 29 Oktober 2025

Alhamdulillah

Alhamdulillah sudah berjalan mau 5 tahun saya jadi kurir barang elektronik dengan gaji 85,000 sehari kotor,, 50 saya ambil harian, 35 saya ambil bulanan, kadang kalo lagi rezeki nya bagus ada bonus dari konsumen untuk uang panggul atau uang minum, kadang ada juga yang bilang terima kasih ajah sedang toko saya kerja pengiriman sudah free ongkir untuk daerah bogor dan untung nya itu motor bukan punya pribadi alias punya toko nya jadi uang bensin dan uang service rutinan toko yang tanggung,, alhamdulillah juga saya sudah menikah di karuniakan seorang anak gadis dari acara tujuh bulanan sampe acara ulang tahun yang pertama sekaligus aqiqahan bisa mencukupi acara tersebut, walaupun masih ada orang tua wanita yang membantu tenaga pikiran nya serta waktu nya,,, ini hanya berbagi pengalaman saja kawan kawan kadang memang kalo di pikirin dengan nominal segitu yah bisa di bayangkan sendiri oleh kawan kawan, tetapi skenario dan matematika dari allah itu beneran nyata ada nya dan rezeki anak istri tuh beneran ada nya datang ke kita sebagai pelantara nya untuk menyampaikan kepada mereka, mudah mudahan saya selalu bisa mensyukuri atas jalan hidup yang telah di tetapkan kepada saya(amin) 🤲

 (29 okt 2025 grub keluh kesah pekerja FB) 

Sabtu, 25 Oktober 2025

berakhir di kotak ini

Apakah hidupmu hanya segitu
Seputar dirimu yang seperti itu
Seputar benda persegi belenggumu
Mengharap kepuasan palsu

Mengharap dari mesin berhati batu
Atau validasi like komen yang semu
Sementara dunia nyata hidupmu
Memerlukan sentuhan & semangatmu

Bila internet mati maka hilanglah dirimu
Candu yang menguasai hidupmu
Sejak pagi hingga malam menutup mata
genggam fitnah derita senantiasa

Senin, 20 Oktober 2025

Adalah...Terima saja

Adalah 
semua jadi masalah
Ketika kau merasa raja 
Padahal hanya hamba sahaya

Adalah
Kau lalu marah
Karena tak mau menyerah
Berfikir semua bisa kau arah

Tak apa kalah
mengalah berserah
Hidup lebih ringan 
Lepaskan pikiran

Akalmu tak mampu 
menampung semua itu
Jalani yang kau bisa
Lalu hasilnya terima saja



kata kata yang kau pegang

Indahnya urusan muslim...saat ia bahagia
Ia bersyukur...tetap sabar saat berduka
Bala musibah adalah penggugur dosa
Lautan hikmah bertambah iman di dada

Hidup ini adalah tempat di uji 
Tak ada kesenangan hakiki di dunia ini
Marah itu karena mencoba mengendalikan
Padahal kendali itu kesemuan kekuasaan

Ada yang bisa kita ubah ada yang tak bisa
Tapi Semua berjalan sesuai kehendakNya
Allah tak pernah menzalimi hambanya
Segala bala musibah akibat kesalahan kita

Ketetapan Allah tak pernah salah
Hamba menerima menjalani berserah
Mahasuci Allah dari kesalahan 
Mahasuci Allah tak tergapai pikiran

( Sabar, Syukur, Ikhlas, Ridho, Tawakal, Qona'ah, Khauf, Roj, Hayyin, layyin, qarib, Sahl) 


Minggu, 19 Oktober 2025

musim berbunga

Intro 

D am D am Gm A

Mendayu 

D Am G A

Reff

F C Gm C

Kan tiba ; D
Menghiasi : F Am Bbes C

Reff 2 :
G# D# A#m 

Melodi :

G Dm G Dm Cm D

Reff 3

Bbes F Cm F

Epilog ( menyalahi aturan perkuncian )

G Dm C D

Inti lagu ini per part pola dasar kunci sama
Pola nya setiap part ganti kunci dasar
Berdasarkan kunci Gm yg jadi " g " bagi kunci dasar selanjutnya , kecuali di bagian epilog itu adalah kekacauan pola 

Doa berkendara

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَا لَّذِيْ خَلَقَ الْاَ زْوَا جَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِّنَ الْفُلْكِ وَا لْاَ نْعَا مِ مَا تَرْكَبُوْنَ 
wallazii kholaqol-azwaaja kullahaa wa ja'ala lakum minal-fulki wal-an'aami maa tarkabuun

"Dan yang menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 12)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لِتَسْتَوٗا عَلٰى ظُهُوْرِهٖ ثُمَّ تَذْكُرُوْا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ اِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُوْلُوْا سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ 
litastawuu 'alaa zhuhuurihii summa tazkuruu ni'mata robbikum izastawaitum 'alaihi wa taquuluu sub-haanallazii sakhkhoro lanaa haazaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin

"agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, "Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 13)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّاۤ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
wa innaaa ilaa robbinaa lamungqolibuun

"dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 14)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id