Jumat, 14 November 2025

Usai Jumat

Usai jumat itu ada yang tak bermalu
Nongkrong diwarung jumat berlalu
Nampak kebaikanmu mengizinkan mereka
Bagaimana saat maksiat nyawa binasa

Bukan hanya maksiat 
Mungkin saja sudah murtad
Lidah percaya namun Dia Tak ada
Memper Tuhankan akal nafsunya

Kau kabulkan semua Doa 
Bagi kebaikan hidup hamba
Kau tunda lalu beri kami uji coba
Agar sadar tak menuju neraka

Wajah Netral

Tak kukenal siapa siapa 
Dari Orang orang bekeliaran
Menampakkan wajah Dia
Bentuk kemurahan Kebaikan Tuhan

Wajah yang netral 
Karena tak kukenal
Namun Label ku kenakan 
Interaksi menjadi Penilaian

Andai aku bisa netral selalu
Senyum seperti awal bertemu
Pasti hatiku tak busuk membau
Curiga dan benci bersatu padu

Selasa, 11 November 2025

wirid 6 jam


Gus Baha mengisahkan bahwa istri nabi Bernama Juwariyah ini senang wiridan. Bahkan yang dilakukan bisa selepas Subuh hingga waktu Dhuha, sekitar 6 jam lamanya.

"Jadi ketika nabi ke rumah Juwariyah, selepas subuh. Tahu istrinya masih wiridan di kamarnya. Sampai waktu usai Dhuha istrinya masih wiridan." ujar Gus Baha

Lalu Nabi Muhammad mengatakan mengajarkan istrinya 4 kalimat dimana pahalanya sama dengan 6 jam wiridan.

"Lalu Nabi SAW mengatakan, Subhanallahi wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi," ujar Gus Baha.

Dalam huruf Arab, kalimah wirid tersebut yakni,

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقَهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah; sesuai dengan jumlah makhluk-Nya, dengan keridhaan diri-Nya, seberat Arasy milik-Nya, dan sebanyak firman-firman-Nya.

Dzikir ini mengandung makna betapa agung kekuasaan Allah yang sudah semestinya manusia pasrah dan semakin mengimani kebesaran-Nya. Tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang lepas dari pantauan-Nya.

Minggu, 09 November 2025

jihadku jihadmu

Jalanku jalanmu berbeda
Ceritaku ceritamu tak sama
menjalani kurikulum kehidupan
Berlainan jalan namun ke satu tujuan

Ada yang berjihad di medan perang
Ada yang melawan sakit meradang
Ada yang dihimpit persoalan uang
Ada yang sempit tiada waktu luang 

Semua kita di jalur jihadnya 
bawa beban sesuai kadarnya
Berupaya meruntuhkan berhala 
Yang mengekang jiwa

Yang setengah mati 
berjuang dalam sepi
Tak mau mengkhianati
Yang Maha Suci nan Baik Hati 



Sabtu, 08 November 2025

Hutang Budi

Bila kasih orangtuaku 
Tak bisa ku membalasnya
Bagaimana kasih diriMu
Yang meliputi seluruh mahlukNya

Maka atas nama diriMu
Yang maha Berkuasa
Mohon janganlah jadikan aku
Mahlukmu yang tak punya muka

Tak tau malu tak tau diri
Tak mengenal arti balas budi
Setiap detik kau mengawasi
Bisa saja kumati tanpa ridho ini

menapak lagi kebumi

Karena luka sebenarnya bukan noda
Bukan beban dan aib di muka
Namun menarikmu lagi
Manakala kau merasa tinggi

Itulah bentuk penjagaan Illahi
Engkau yang takut istri
Engkau yang terlilit ekonomi
Engkau yang selalu di bully

Bermacam derita susah jilzah
Jalani saja tutup keluh kesah
Segala sedih takut dan luka
Membuatmu kembali kepadaNya

(Ustad Raden Muhammad Padma negara)