adalah nafsuku ego ku
ada aku menempel dimanapun
karena itu aku sakit hati
aku menempel di gelarku
aku menempel di pekerjaanku
aku menempel di jabatanku
aku anggap semua
yang berkaitan denganku
itu adalah aku
padahal yang aku bela itu
adalah nafsu ku ego ku
lalu jika aku sakit jika aku gagal
jika aku tidak dihargai
aku menyalahkan orang
aku membenci orang
aku kecewa sakit hati
ooh betapa menyedihkannya
aku menyerahkan remote control
kebahagiaanku pada kata orang
bahkan sampai menyalahkan Tuhan
Di dalam firmannya tersebar
bahwa Tuhan tak pernah
mendzalimi hambanya
aku sendiri yang jahat
aku sendiri yang membuat
diriku jatuh dan sakit
aku sendiri yang memanjakan nafsuku
aku lupa dengan ruhku
kesejatian diriku
indera ini tubuh ini
bukanlah aku
aku adalah ruh
yang cenderung
mencari Tuhan
namun aku memanjakan bisikan
bisikan bisikan dalam pikiran
yang riuh berisik bagai topan
ruh yang terlupakan
Ruh yang tujuannya hanya Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar