Minggu, 28 Desember 2025

Ridho melebihi infaq emas segunung uhud

 «لو أنفقتَ مثل أُحُد ذَهَبًا ما قَبِلَه الله منك حتى تؤمن بالقدَر، وتعلمَ أنَّ ما أصابك لم يكن ليُخطِئك، وما أخْطأك لم يكن لِيُصِيبَك، ولو مُتَّ على غير هذا لكنتَ مِن أهل النار». قال: فأتيتُ عبد الله بن مسعود، وحذيفة بن اليمان، وزيد بن ثابت، فكلهم حدَّثني بمثل ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم . 
[صحيح] - [رواه أبو داود وابن ماجه وأحمد]

Dari Ibnu Ad-Dailami, ia berkata, Aku mendatangi Ubay bin Ka'ab lalu berkata, "Dalam diriku ada keraguan mengenai takdir. Ceritakanlah sesuatu kepadaku, mudah-mudahan Allah menghilangkan lintasan itu dari hatiku." Lantas ia berkata, "Seandainya engkau menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, Allah tidak akan menerimanya darimu sampai engkau beriman kepada takdir, dan menyakini bahwa apa saja yang (ditetapkan) menimpamu, maka tidak akan pernah terluput darimu serta apa saja yang (ditetapkan) terluput darimu, maka tidak akan pernah menimpamu. Sekiranya engkau meninggal dunia dalam keadaan tidak beriman kepada takdir, niscaya engkau termasuk penghuni Neraka." Ibnu Ad-Dailami berkata, "Selanjutnya aku mendatangi Abdullah bin Mas'ūd, Ḥużaifah bin al-Yamān, dan Zaid bin Ṡābit. Semuanya bercerita kepadaku seperti itu dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-."
[Hadis sahih] - [Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad]

Jumat, 19 Desember 2025

senyuman yang hilang

14 tahun disini 
yang hilang adalah senyuman
Kukira hanya aku
Setiap orang kehilangan kehangatan
Mungkin rasa syukur 
Yang kehilangan nilai
Rutinitas yang melelahkan
Keadaan yang dipaksakan
Mungkin kita lupa
Dunia sebelum nya
Juga menggila
Namun layaknya
penemu benua
Yang awalnya antusias gembira
Karena menemukan pulau selanjutnya
Perlahan gairah itu sirna
Dan senyuman itu bukan lagi
Senyuman sejatinya

Kamis, 11 Desember 2025

per uu prahum

Peraturan 

UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN

PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN

PP nomor 17   tahun 2020 perubahan 

Permenpan no 1   tahun 2023
Tentang jafung 

Permenpan no 17 tahun 2023 ttg jd jf komunikasi informasi 


UU no. ttg keterbukaan informasi 
Uu no14 tahun 2008

Permen komdigi no 9 tahun 2025 ttg juknis jkt humas

Rabu, 10 Desember 2025

ke jkt 9 des 2025

Naek bus damri dr itera 10.20 ( ternyata bner bus damri dr terminal lain / tj karang) 

Lewat tol msuk bkheni jam 12

Ngantri masuk kapal masuk jam 1.10 

Kapal mulai jalan 1.25

Gimick lucu penjual minyak Gandapura, kerokan, permen kupluk


Minggu, 07 Desember 2025

introduce prahum

Assalamu'alaikum peace be upon for we all 

Alhamdulillah Praise be to God for giving us health and the opportunity to meet at this event.

God morning Miz and mister 
Allow me to introduce my self

My Name Is M Najib Ali
I m born ini Bandar Lampung city
At Fourteen Februari 1984
Now im 41 one years old estimated two  month to go to 42 years old 

I work from state islamic university raden intan lampung 

Now Im here for exam and interview to convert from jabatan fungsional umum to jabatan fungsional pranata humas

Thank you for attention, I hope can 
 peace be upon us all.

Alhamdulillah, praise be to god 
has given us health and the opportunity
 to gather and meet at this event.

Good morning, ladies and gentlemen.

Allow me to introduce myself.

My name is M Najib Ali.
I was born in Bandar Lampung City.
February 14, 1984.
I am now 41 years old, and
 I will be 42 in two months.

I work at Raden Intan State 
Islamic University, Lampung.

I am here to take the exam and 
interview to move from 
a general functional position 
to a public relations 
officer functional position.




Jumat, 05 Desember 2025

1 detik sama dengan 4 hari

Satu jam di dunia tidak bisa dikonversi menjadi jumlah detik pasti di akhirat karena waktu akhirat berbeda hakikatnya, tetapi menurut perhitungan berdasarkan Al-Qur'an (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia), satu jam (sekitar 41,6 tahun). Jika dihitung mundur dari satu detik di akhirat yang bisa terasa sangat lama (seperti beberapa hari di dunia), maka satu jam di akhirat bisa terasa seperti ribuan tahun, dan konversi detik ke detik di akhirat sangat ekstrem, menunjukkan betapa panjangnya waktu akhirat. 
Perhitungan Konversi (Berdasarkan 1 Hari = 1000 Tahun Dunia):
  1. 1 Hari di Akhirat = 1000 Tahun Dunia.
  2. 1 Jam di Akhirat: 1000 tahun / 24 jam = sekitar 41.67 tahun di dunia.
  3. 1 Menit di Akhirat: 41.67 tahun / 60 menit = sekitar 0.69 tahun (sekitar 250 hari) di dunia.
  4. 1 Detik di Akhirat: 0.69 tahun / 60 detik = sekitar 0.0115 tahun (sekitar 4.2 hari) di dunia. 

Muhammad Nurani dalam buku Dahsyatnya Amalan Harian Rasulullah menguraikan perhitungan lebih detail. Satu jam di alam kubur (akhirat) disamakan dengan 41 tahun 8 bulan di dunia, satu menit seperti 236 hari, dan satu detik seperti 3 hari 22 jam (4 hari) di dunia.

Pemahaman tentang perbedaan waktu ini menunjukkan betapa panjangnya kehidupan di akhirat dibandingkan kehidupan dunia. Hal ini seharusnya membuat manusia lebih mempersiapkan bekal amal saleh untuk kehidupan yang jauh lebih panjang di akhirat.

Al-Qur'an menggunakan beberapa terma khusus untuk waktu:

  • Ajal: Menunjukkan batas akhir yang pasti
  • Dahr: Masa yang panjang dan berkepanjangan
  • Waqt: Kesempatan atau peluang terbatas
  • Ashr: Masa yang harus diisi dengan kerja produktif

Waktu & Teleskop Cahaya

Apapun itu semua pasti akan berlalu
Sang Dahar penguasa waktu 
Menggiring ke ujung cerita
Segala bermula ada ujungnya

Dalam  Al Haqqah ayat 17 surahNya
Di atas Ar Rasy nya dipikul 8 penjaga
Yang setiap malaikat menuju kesana
1 hari sama dengan 50.000 tahun lamanya

Setiap 50 ribu Tahun ditulis kisah kita
Dalam kitab lauhul mahfudz namanya
Sedang di alam Akhirat sehari disana
Sama dengan seribu Tahun di dunia

Jadi bila ditinjau dari atas sana
Kita hidup sepersekian detik saja
Konsep waktu hanya melingkupi Kita 
Teleskop disana lebih cepat dari cahaya



Rabu, 03 Desember 2025

ekonomi 50th

1.siapkan Dana darurat (mudah chair)
2.lunasi semua hutang (jgn mau jdi budak)
3.beli emas
4.investasi
5.pasif income
6.hidup tenanh di tempat yang layak n murah ramah

Jumat, 21 November 2025

introduce musim berbunga

Hanya sebuah Lukisan biasa dalam paduan nada, harmoni, ritmik dan lirik #musimberbunga 

tajrid

Pindah Maqom asbab/tajrid

1. Mudah Cukup
2. Tenang / tidak tamak
3. Bisa ibadah
4. Halal/GK haram 
5.lingkungan baik/jahat
6. Niat ( BKN rezeki/ tapibmencari fadlilihah anugerah) berusaha berdoa zikir Deket allah, menolong orang 



Kamis, 20 November 2025

Apakah Musik Haram ??

Sudah banyak pendapat ulama 
Masing masing Pro dan kontra 
ada yang boleh ada pula 
yang mengharamkannya

Aku berdiri di tengah tengah
Seraya bersyukur pada Allah  
Hanya sebagai penikmat musik 
Bukan menggantung hidup dari musik 

banyak lagu lagu indah tercipta di dunia
dinamika langka cerita yang tak biasa
Misalnya Bohemian Rhapsody
Yesterdaynya Paul McCartney

Lagu lagu dari Band Muse favorit ku
Tak kalah bagus lagu lagu tanah airku 
BakTuhan berdialog di dalam lirik 
Melalui nada, harmoni, dan ritmik 

Misalkan sebuah karya indah  
adalah benda peninggalan sejarah
Walau banyak juga karya karya 
Berlirik sampah sumpah serapah

layaknya pisau bermata tajam
Semua tergantung penggunaan
Baik buruk yang terekam 
Aksi reaksi berkelanjutan 

Tujuan baik pelaksanaan tidak baik 
Maka hanya membawa hal pelik
dalam fikih standar sederhana dipetik
maqashid syariah tidak boleh terbalik 

Bilamana sebuah musik 
Membuat lawan jenis tertarik
Bersatu padu diriuh konser membiru
Jadi saung bagi nafsu bercumbu




Jumat, 14 November 2025

Usai Jumat

Usai jumat itu ada yang tak bermalu
Nongkrong diwarung jumat berlalu
Nampak kebaikanmu mengizinkan mereka
Bagaimana saat maksiat nyawa binasa

Bukan hanya maksiat 
Mungkin saja sudah murtad
Lidah percaya namun Dia Tak ada
Memper Tuhankan akal nafsunya

Kau kabulkan semua Doa 
Bagi kebaikan hidup hamba
Kau tunda lalu beri kami uji coba
Agar sadar tak menuju neraka

Wajah Netral

Tak kukenal siapa siapa 
Dari Orang orang bekeliaran
Menampakkan wajah Dia
Bentuk kemurahan Kebaikan Tuhan

Wajah yang netral 
Karena tak kukenal
Namun Label ku kenakan 
Interaksi menjadi Penilaian

Andai aku bisa netral selalu
Senyum seperti awal bertemu
Pasti hatiku tak busuk membau
Curiga dan benci bersatu padu

Selasa, 11 November 2025

wirid 6 jam


Gus Baha mengisahkan bahwa istri nabi Bernama Juwariyah ini senang wiridan. Bahkan yang dilakukan bisa selepas Subuh hingga waktu Dhuha, sekitar 6 jam lamanya.

"Jadi ketika nabi ke rumah Juwariyah, selepas subuh. Tahu istrinya masih wiridan di kamarnya. Sampai waktu usai Dhuha istrinya masih wiridan." ujar Gus Baha

Lalu Nabi Muhammad mengatakan mengajarkan istrinya 4 kalimat dimana pahalanya sama dengan 6 jam wiridan.

"Lalu Nabi SAW mengatakan, Subhanallahi wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi," ujar Gus Baha.

Dalam huruf Arab, kalimah wirid tersebut yakni,

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقَهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah; sesuai dengan jumlah makhluk-Nya, dengan keridhaan diri-Nya, seberat Arasy milik-Nya, dan sebanyak firman-firman-Nya.

Dzikir ini mengandung makna betapa agung kekuasaan Allah yang sudah semestinya manusia pasrah dan semakin mengimani kebesaran-Nya. Tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang lepas dari pantauan-Nya.

Minggu, 09 November 2025

jihadku jihadmu

Jalanku jalanmu berbeda
Ceritaku ceritamu tak sama
menjalani kurikulum kehidupan
Berlainan jalan namun ke satu tujuan

Ada yang berjihad di medan perang
Ada yang melawan sakit meradang
Ada yang dihimpit persoalan uang
Ada yang sempit tiada waktu luang 

Semua kita di jalur jihadnya 
bawa beban sesuai kadarnya
Berupaya meruntuhkan berhala 
Yang mengekang jiwa

Yang setengah mati 
berjuang dalam sepi
Tak mau mengkhianati
Yang Maha Suci nan Baik Hati 



Sabtu, 08 November 2025

Hutang Budi

Bila kasih orangtuaku 
Tak bisa ku membalasnya
Bagaimana kasih diriMu
Yang meliputi seluruh mahlukNya

Maka atas nama diriMu
Yang maha Berkuasa
Mohon janganlah jadikan aku
Mahlukmu yang tak punya muka

Tak tau malu tak tau diri
Tak mengenal arti balas budi
Setiap detik kau mengawasi
Bisa saja kumati tanpa ridho ini

menapak lagi kebumi

Karena luka sebenarnya bukan noda
Bukan beban dan aib di muka
Namun menarikmu lagi
Manakala kau merasa tinggi

Itulah bentuk penjagaan Illahi
Engkau yang takut istri
Engkau yang terlilit ekonomi
Engkau yang selalu di bully

Bermacam derita susah jilzah
Jalani saja tutup keluh kesah
Segala sedih takut dan luka
Membuatmu kembali kepadaNya

(Ustad Raden Muhammad Padma negara) 

Jumat, 07 November 2025

untuk apa

Aku ingin begini 
Aku menyela
Untuk apa 
Semua ini

Untuk apa buat apa
Tanpa itu dunia baik baik saja
Namun...Bila buat Dia dan mereka
Lakukan dengan sepenuh jiwa

Namun.. Jika buat si jumawa
Si ambisi pengakuan rasa bangga
Maka Lupakan saja tinggalkan saja
kau berharga.. Waktu bermakna

Jumat, 31 Oktober 2025

Taman Imajinasi

Engkau terbangun di taman Imajinasi 
Terbuat dari pengalaman selama ini
Tabungan sejak dulu terkonsep di otakmu
Dunia ideal yang ada hanya dipikiranmu

Dunia itu sudah hancur sekarang 
Tinggalkan sebelum luka meradang
Dunia nyata memang bak batu karang
Tapi itu tujuan nyata mendatang

Kini kau harus melangkah pergi
Kembali ke dunia sejati disana menanti
Orang orang yang mencintai
Lingkar terdekat yang harus kau maknai

Menyerah di dua dunia

Apa yang kulakukan di jagat maya
Jadi mesin buruh perah algoritma 
Atau mencari tempat di hati manusia
Berharap pengakuan yang semu semata

Aku merasa tidak berdaya
Pikirku buntu isinya hampa
Semua yang kupikir salah
Semua yang kurencanakan payah

Aku seperti menyerah 
Benar benar kalah 
Aku merasa tidak tau apa apa
Aku merasa tak punya kuasa

Atas hidupku atas usahaku Rencanaku 
Bahkan aku tak percaya dengan diriku
Upayaku untuk dunia hanya sisa sia
Manipulasi dunia penuh tipu daya



Rabu, 29 Oktober 2025

Alhamdulillah

Alhamdulillah sudah berjalan mau 5 tahun saya jadi kurir barang elektronik dengan gaji 85,000 sehari kotor,, 50 saya ambil harian, 35 saya ambil bulanan, kadang kalo lagi rezeki nya bagus ada bonus dari konsumen untuk uang panggul atau uang minum, kadang ada juga yang bilang terima kasih ajah sedang toko saya kerja pengiriman sudah free ongkir untuk daerah bogor dan untung nya itu motor bukan punya pribadi alias punya toko nya jadi uang bensin dan uang service rutinan toko yang tanggung,, alhamdulillah juga saya sudah menikah di karuniakan seorang anak gadis dari acara tujuh bulanan sampe acara ulang tahun yang pertama sekaligus aqiqahan bisa mencukupi acara tersebut, walaupun masih ada orang tua wanita yang membantu tenaga pikiran nya serta waktu nya,,, ini hanya berbagi pengalaman saja kawan kawan kadang memang kalo di pikirin dengan nominal segitu yah bisa di bayangkan sendiri oleh kawan kawan, tetapi skenario dan matematika dari allah itu beneran nyata ada nya dan rezeki anak istri tuh beneran ada nya datang ke kita sebagai pelantara nya untuk menyampaikan kepada mereka, mudah mudahan saya selalu bisa mensyukuri atas jalan hidup yang telah di tetapkan kepada saya(amin) 🤲

 (29 okt 2025 grub keluh kesah pekerja FB) 

Sabtu, 25 Oktober 2025

berakhir di kotak ini

Apakah hidupmu hanya segitu
Seputar dirimu yang seperti itu
Seputar benda persegi belenggumu
Mengharap kepuasan palsu

Mengharap dari mesin berhati batu
Atau validasi like komen yang semu
Sementara dunia nyata hidupmu
Memerlukan sentuhan & semangatmu

Bila internet mati maka hilanglah dirimu
Candu yang menguasai hidupmu
Sejak pagi hingga malam menutup mata
genggam fitnah derita senantiasa

Senin, 20 Oktober 2025

Adalah...Terima saja

Adalah 
semua jadi masalah
Ketika kau merasa raja 
Padahal hanya hamba sahaya

Adalah
Kau lalu marah
Karena tak mau menyerah
Berfikir semua bisa kau arah

Tak apa kalah
mengalah berserah
Hidup lebih ringan 
Lepaskan pikiran

Akalmu tak mampu 
menampung semua itu
Jalani yang kau bisa
Lalu hasilnya terima saja



kata kata yang kau pegang

Indahnya urusan muslim...saat ia bahagia
Ia bersyukur...tetap sabar saat berduka
Bala musibah adalah penggugur dosa
Lautan hikmah bertambah iman di dada

Hidup ini adalah tempat di uji 
Tak ada kesenangan hakiki di dunia ini
Marah itu karena mencoba mengendalikan
Padahal kendali itu kesemuan kekuasaan

Ada yang bisa kita ubah ada yang tak bisa
Tapi Semua berjalan sesuai kehendakNya
Allah tak pernah menzalimi hambanya
Segala bala musibah akibat kesalahan kita

Ketetapan Allah tak pernah salah
Hamba menerima menjalani berserah
Mahasuci Allah dari kesalahan 
Mahasuci Allah tak tergapai pikiran

( Sabar, Syukur, Ikhlas, Ridho, Tawakal, Qona'ah, Khauf, Roj, Hayyin, layyin, qarib, Sahl) 


Minggu, 19 Oktober 2025

musim berbunga

Intro 

D am D am Gm A

Mendayu 

D Am G A

Reff

F C Gm C

Kan tiba ; D
Menghiasi : F Am Bbes C

Reff 2 :
G# D# A#m 

Melodi :

G Dm G Dm Cm D

Reff 3

Bbes F Cm F

Epilog ( menyalahi aturan perkuncian )

G Dm C D

Inti lagu ini per part pola dasar kunci sama
Pola nya setiap part ganti kunci dasar
Berdasarkan kunci Gm yg jadi " g " bagi kunci dasar selanjutnya , kecuali di bagian epilog itu adalah kekacauan pola 

Doa berkendara

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَا لَّذِيْ خَلَقَ الْاَ زْوَا جَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِّنَ الْفُلْكِ وَا لْاَ نْعَا مِ مَا تَرْكَبُوْنَ 
wallazii kholaqol-azwaaja kullahaa wa ja'ala lakum minal-fulki wal-an'aami maa tarkabuun

"Dan yang menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untukmu dan hewan ternak yang kamu tunggangi,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 12)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لِتَسْتَوٗا عَلٰى ظُهُوْرِهٖ ثُمَّ تَذْكُرُوْا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ اِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُوْلُوْا سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ 
litastawuu 'alaa zhuhuurihii summa tazkuruu ni'mata robbikum izastawaitum 'alaihi wa taquuluu sub-haanallazii sakhkhoro lanaa haazaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin

"agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan, "Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 13)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّاۤ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
wa innaaa ilaa robbinaa lamungqolibuun

"dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 14)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Jalan Petunjuk

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَ رْضَ مَهْدًا وَّ جَعَلَ لَكُمْ فِيْهَا سُبُلًا لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ 
allazii ja'ala lakumul-ardho mahdaw wa ja'ala lakum fiihaa subulal la'allakum tahtaduun

"yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagimu dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untukmu agar kamu mendapat petunjuk."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 10)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Sabtu, 18 Oktober 2025

1 menit ke depan

Tiada yang tau apa yang kan berlaku
Bisa saja tiba tiba meteor jatuh di atapmu
Pada dasarnya kita tak benar benar tahu
Kuasa ini kuasa yang semu

Kau lelah karena kau ingin mengendali 
Kau marah karena semua tak terkendali
tak benar benar tau apa yang akan terjadi
Hidup ini sudah ada yang mensutradarai



QS. Asy-Syura

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَا دِهٖ وَيَعْفُوْا عَنِ السَّيِّاٰتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ 
wa huwallazii yaqbalut-taubata 'an 'ibaadihii wa ya'fuu 'anis-sayyi-aati wa ya'lamu maa taf'aluun

"Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,"
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 25)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَيَسْتَجِيْبُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَيَزِيْدُهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ وَا لْكٰفِرُوْنَ لَهُمْ عَذَا بٌ شَدِيْدٌ
wa yastajiibullaziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati wa yaziiduhum ming fadhlih, wal-kaafiruuna lahum 'azaabung syadiid

"dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Orang-orang yang ingkar akan mendapat azab yang sangat keras."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 26)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَوْ بَسَطَ اللّٰهُ الرِّزْقَ لِعِبَا دِهٖ لَبَغَوْا فِى الْاَ رْضِ وَلٰكِنْ يُّنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَّا يَشَآءُ ۗ اِنَّهٗ بِعِبَا دِهٖ خَبِيْرٌۢ بَصِيْرٌ
walau basathollohur-rizqo li'ibaadihii labaghou fil-ardhi wa laakiy yunazzilu biqodarim maa yasyaaa, innahuu bi'ibaadihii khobiirum bashiir

"Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 27)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْۢ بَعْدِ مَا قَنَطُوْا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهٗ ۗ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيْدُ
wa huwallazii yunazzilul-ghoisa mim ba'di maa qonathuu wa yangsyuru rohmatah, wa huwal-waliyyul-hamiid

"Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Maha Pelindung, Maha Terpuji."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 28)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَاۤ اَصَا بَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ 
wa maaa ashoobakum mim mushiibating fa bimaa kasabat aidiikum wa ya'fuu 'ang kasiir

"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 30)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَاۤ اَنْـتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ فِى الْاَ رْضِ ۚ وَمَا لَـكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
wa maaa angtum bimu'jiziina fil-ardh, wa maa lakum ming duunillaahi miw waliyyiw wa laa nashiir

"Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari siksaan Allah) di bumi, dan kamu tidak memperoleh pelindung atau penolong selain Allah."
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 31)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Jumat, 17 Oktober 2025

kecoak

Bahkan kecoak lebih mulia dari aku
Tidak bermaksiat di depan Tuhanku 
kecoa tak pernah berpura pura
Bertopeng baik di depan manusia

Betapa hinanya aku 
Andai Kau buka aib ku 
Betapa memalukannya aku
Selalu berkhianat padaMu

Rasa malu tanda ego ku
Merasa berkuasa mengaku aku
Padahal kalah dengan nafsu
Semoga engkau tidak marah padaku


Rabu, 15 Oktober 2025

sabar dan baik kepada musuh

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَ لَا السَّيِّئَةُ ۗ اِدْفَعْ بِا لَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِ ذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَ نَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ
wa laa tastawil-hasanatu wa las-sayyi-ah, idfa' billatii hiya ahsanu fa izallazii bainaka wa bainahuu 'adaawatung ka-annahuu waliyyun hamiim

"Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia."
(QS. Fussilat 41: Ayat 34)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا يُلَقّٰٮهَاۤ اِلَّا الَّذِيْنَ صَبَرُوْا ۚ وَمَا يُلَقّٰٮهَاۤ اِلَّا ذُوْ حَظٍّ عَظِيْمٍ
wa maa yulaqqoohaaa illallaziina shobaruu, wa maa yulaqqoohaaa illaa zuu hazhzhin 'azhiim

"Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar."
(QS. Fussilat 41: Ayat 35)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ مَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطٰنِ نَزْغٌ فَا سْتَعِذْ بِا للّٰهِ ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
wa immaa yangzaghonnaka minasy-syaithooni nazghung fasta'iz billaah, innahuu huwas-samii'ul-'aliim

"Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(QS. Fussilat 41: Ayat 36)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id

Selasa, 14 Oktober 2025

Tak mau berteman

Mungkin aku yang salah 
Seluruh dunia menganggapku salah
Tak ada Orang gila berjamaah
Pasti si satu ini tukang buat ulah

Kuterima saja ini pilihanku
Biar ku tanggung kata hatiku
apapun yang terjadi itu
Kita sama sama hambaMu

Tak ada yang salah
Aku tak mau susah gelisah
aku hanya mencari nyaman
Dengan harimau tak mau berteman


Senin, 13 Oktober 2025

Tak ada siapa siapa

Apa yang kau cari disitu 
Tak ada apa apa 
Siapa yang ingin kau temu
Tiada siapapun jua

Ketika semua pintu terkunci
Tak mau menerima mu 
Dia selalu ada membuka diri
Menantimu untuk mengadu


Rabu, 08 Oktober 2025

Nafas 1 milyar

Banyak hal yang tercipta
Tak terkira nilainya
Tak terukur kasihnya
kita tak menyadari nya

Betapa hidup adalah hadiah
nafas pagi tak kenal lelah 
Tuhan yang membangunkanmu
Mengantar makanan di mejamu

Rasa kuasa tubuh & inderamu
Kesehatan hingga gerak ragamu
Menkondusifkan lingkungan mu
Jadi lebih mudah hidupmu

Bagaimana bila untuk bernafas saja
Kau harus membayar 1 milyar
Bagaimana bila semua manusia 
Membenci - aib mu terbongkar

Karena dia maha membolak-balikan hati
Karena dia yang menguasai semua lini
Tiada pilihan kecuali mensyukuri 
Menjalani semua ini dengan sabar hati


Jumat, 03 Oktober 2025

Kita Hidup di atas bumi bermagma

Akhirnya kumengerti
apa yang kuperjuangkan ini 
tak penting lagi
kapanpun bisa pergi

Segala kubangun kukerjakan
hanyalah kumpulan khayalan
Mimpi yang melelahkan
Melenakan menghancurkan 

Rencanaku hanyalah ampas
Daya upayaku gampang terhempas
Bukan menyerah tapi berserah
menyadari betapa diri ini sangatlah lemah

Oh jangan sampai terlupa
Pakaian, karya, cerita dan mahkota 
Semua hanya tipu daya - obat bius dunia
Aku tetaplah mahluk  lemah yang hina

Tak Mau lupa betapa baiknya diriMu

Jangan lupakan aku 
Tentang betapa baiknya dirimu
Kau kemas sedemikian rupa takdir ini
Agar kelak aku bersyukur nanti

Mohon ingatkan aku tentang hari hari
Dimana engkau datang berkali kali
Melindungiku dengan ketenangan hati
Hingga kubisa menjalani semua ini

Bila saja kasih orang tua
Tak mampu ku membalasnya
Apalagi diriMu yang merawat segala
Tolong Tuhan tanamkan kisah ini dijiwa

Bala hanya menunjukan muka
Hikmah dan penghapus dosa
Datanglah sebagai hamba yang hina
Hancurkan dirimu sehancur hancurnya

Terhantam Terdiam

Membisu tak tau
Sendu termangu
Hantaman bertubi tubi
Tak se mencengangkan ini

Sehebat apapun teori 
Serasa kini tak berarti 
Aku benar benar kalah 
Apakah aku sudah menyerah

Kesulitan ketakutan kelaparan
Menanti kabar berita dalam kesabaran
Melewati ujian sampai pemahaman
mencari jalan bergantung padaMu Tuhan

(Balik nama sirga, hantaman bertubi, iman admiraldo ) 

Kamis, 02 Oktober 2025

Doa agar terhindarkan dari 8 Hal yang melemahkan

Dikisahkan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah masuk ke dalam masjid dan mendapati seorang sahabat dari kalangan Anshar yang dipanggil Abu Umamah. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,

يَا أَبَا أُمَامَةَ مَا لِي أَرَاكَ جَالِسًا فِي الْمَسْجِدِ فِي غَيْرِ وَقْتِ الصَّلَاةِ

 “Ada apakah gerangan aku lihat engkau duduk di masjid bukan pada waktu salat?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam heran kenapa Abu Umamah dengan ekspresi wajah yang sedih hanya duduk mengurung diri di masjid dan di luar waktu salat, padahal sahabat-sahabat lainya bekerja di luar. Menanggapi pertanyaan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam itu, dia menjawab,

هُمُومٌ لَزِمَتْنِي وَدُيُونٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ


Kegundahan dan utang yang selalu menyelimutiku, wahai Rasulullah!”

Mendengar hal itu, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,

أَفَلَا أُعَلِّمُكَ كَلَامًا إِذَا أَنْتَ قُلْتَهُ أَذْهَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَمَّكَ وَقَضَى عَنْكَ دَيْنَكَ

“Maukah aku ajarkan doa yang apabila kamu ucapkan, maka Allah ‘Azza Wajalla akan menghilangkan kegundahanmu dan melunaskan utang-utangmu?”

Dengan penuh suka cita dan semangat, Abu Umamah menjawab,

بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ

“Mau, wahai Rasulullah.”

Beliau pun bersabda,

“Apabila kamu berada di pagi dan di sore hari ucapkanlah (doa):

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI WA A’UDZU BIKA MINAL ‘AJZI WAL KASALI, WA A’UDZU BIKA MINAL JUBNI WAL BUKHLI WA A’UDZU BIKA MIN GHALABATID DAINI WA QAHRIR RIJAL

(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari terlilit utang dan pemaksaan dari orang lain.)”

Setelah mengamalkan doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di atas, maka Abu Umamah pun berkata, “Aku pun melaksanakannya dan ternyata Allah ‘Azza Wajalla menghilangkan kegundahanku dan melunasi utang-utangku.” (HR. Abu Dawud no. 1330)



Sumber: https://muslim.or.id/97780-doa-komplet-berlindung-dari-delapan-hal.html
Copyright © 2025 muslim.or.id
Sumber: https://muslim.or.id/97780-doa-komplet-berlindung-dari-delapan-hal.html
Copyright © 2025 muslim.or.id

waktu

Janganlah Kalian Mencela Ad-Dahr (Waktu)
APAKAH MAKNA “JANGANLAH KALIAN MENCELA AD-DAHR (WAKTU) KARENA SESUNGGUHNYA ALLAH ITU AD-DAHR”

Pertanyaan.
Apakah hadits: “Janganlah kalian mencela Al-Waktu karena Allah adalah Al-Waktu” shahih dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa sallam? Bila shahih bagaimana Anda menafsirkannya?

Jawaban.
Alhamdulillah.

Hadits tersebut lafadznya bukanlah:

لا تسبوا الوقت فإن الله هو الوقت

“Janganlah kalian mencela Al-Waktu karena sesungguhnya Allah itu adalah Al-Waktu.”

Tetapi lafadz yang benar adalah:

لاَ تَسُبُّوا الدَّهْرَ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الدَّهْرُ

“Janganlah kalian mencela Ad-Dahr karena sesungguhnya Allah itu Ad-Dahr.”

Sedangkan lafadz tadi barangkali hanya karena penerjemahan dari pertanyaan. Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu (5827). Dan di dalam lafadz lain:

لاَ يَسُبُّ أَحَدُكُمُ الدَّهْرَ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الدَّهْرُ

“Janganlah salah seorang di antara kalian mencela Ad-Dahr karena sesungguhnya Allah adalah Ad-Dahr (waktu).”

Dan di dalam lafadz lain:

لَا يَقُلْ أَحَدُكُمْ : يَا خَيْبَةَ الدَّهْرِ ، فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الدَّهْرُ

“Janganlah salah seorang di antara kalian berkata: ‘Wahai dahr (waktu) yang sial’ karena sesungguhnya Allah adalah Ad-Dahr.”

Di dalam lafadz lainnya lagi Allah berfirman:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَقُولُ يَا خَيْبَةَ الدَّهْرِ ‏.‏ فَلاَ يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ يَا خَيْبَةَ الدَّهْرِ ‏.‏ فَإِنِّي أَنَا الدَّهْرُ أُقَلِّبُ لَيْلَهُ وَنَهَارَهُ فَإِذَا شِئْتُ قَبَضْتُهُمَا

“Anak Adam telah menyakiti-Ku, dia berkata: ‘Wahai waktu yang sial !’ Maka janganlah kalian berkata: ‘Wahai waktu yang sial’ karena Aku adalah Ad-Dahr (waktu). Aku membolak-balikkan malam dan siang, maka apabila Aku menghendaki pasti Kucabut kedua-duanya.”

Adapun makna hadits, dijelaskan oleh Imam An-Nawawi rahimahullah:
“Mereka (para ulama) berkata bahwa hadits ini adalah ungkapan (bukan hakiki) karena dulu orang Arab suka mencela waktu ketika terjadi malapetaka dam musibah yang menimpa mereka, baik berupa kematian, pikun, kehilangan harta dan yang lainnya, lalu mereka berkata: “Wahai waktu yang sial!’ atau kalimat lainnya yang mengandung celaan terhadap waktu. Maka berkatalah Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa sallam:

لاَ تَسُبُّوا الدَّهْرَ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الدَّهْرُ

Baca Juga  Muslim Tapi Mengerjakan Maksiat
“Janganlah kalian mencela waktu karena sesungguhnya Allah itu adalah waktu.”

Artinya janganlah kalian mencela pembuat kejadian karena apabila kalian mencela pembuat kejadian terkenalah celaan itu kepada Allah Ta’ala, karena Dialah Pembuat kejadian itu. Adapun Ad-Dahr itu sendiri maknanya adalah waktu (masa), dia tidak punya perbuatan bahkan dia adalah makhluk di antara makhluk-makhluk Allah Ta’ala. Dan makna “Sesungguhnya Allah adalah Ad-Dahr (waktu)” artinya pembuat dan pencipta peristiwa dan kejadian. Wallahu A’lam.” [Syarah Muslim 3/15]

Harus diketahui pula bahwa Ad-Dahr bukanlah salah satu di antara nama-nama Allah. Adapun penisbatan Ad-Dahr kepada Allah hanyalah penisbatan penciptaan dan pengaturan. Artinya Dialah yang menciptakan dan yang mengatur Ad-Dahr (waktu) karena adanya beberapa lafadz di dalam hadits lain yang semakna.
Seperti firman Allah :

بِيَدِيَ الأَمْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

” Di tangan-Kulah segala urusan. Aku bolak-balikkan malam dan siang.”

Maka tidak mungkin di dalam hadits ini yang membolak-balikkan dan yang dibolak-balikkan adalah sama, akan tetapi yang membolak-balikkan adalah Allah sedangkan yang dibolak-balikkan adalah waktu yang diatur oleh Allah baik kejadiannya ataupun waktunya sesuai dengan kehendak-Nya. [Lihat: Fatawa Aqidah Syaikh Al Utsaimin 9/163].

Al Hafidz Ibnu Katsir, ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala yang berbunyi:

وَقَالُوْا مَا هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ اِلَّا الدَّهْرُۚ

“Dan mereka berkata: ‘Hal itu tidak lain kecuali hanya kehidupan kita di dunia, kita mati hidup dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita kecuali Ad-Dahr (waktu).” [Al Jatsiyah/45 :5].

Berkata (Ibnu Katsir): “Telah berkata Syafii, Abu Ubaidah, dan yang lainnya ketika menafsirkan perkataan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: “Janganlah kalian mencela waktu karena sesungguhnya Allah itu adalah waktu.” Dahulu orang Arab di zaman jahiliyah, bila mereka ditimpa kesulitan, musibah, atau bencana, mereka berkata: ‘wahai waktu yang sial’ lalu mereka menyandarkan kejadian itu kepada waktu dan mencelanya, padahal pembuat kejadian itu hanyalah Allah Ta’ala maka seolah-olah mereka hanyalah mencela Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena sesungguhnya Dialah pembuat kejadian itu secara hakiki. Oleh karena itu Dia melarang mencela waktu dengan ungkapan tadi karena Allah adalah Ad-Dahr yang mengatur waktu dan mereka mengandarkan kejadian itu kepada-Nya. Inilah sebaik-bail perkataan dalam menafsirkan hadits ini dan inilah yang dimaksud. Wallahu A’lam [Tafsir Ibnu Katsir
Referensi : https://almanhaj.or.id/899-janganlah-kalian-mencela-ad-dahr-waktu.html

Senin, 22 September 2025

Sakit

Saat sakit badan tak enak
nafsu tak bisa memuncak
Menggigil demam lemas lelah
Namun tetap ada hikmah

Akhirnya engkau bisa berhenti 
Berbuat dosa menganiaya diri
Tiada selera lagi makan nasi
Raga tak bisa sesuka hati 

Semoga dosa terpangkas
Kau hanya ingin tidur pulas
Nina Bobo dalam kasihNya
Pahami sehat itu berharga

Kamis, 18 September 2025

Lelaki Su'udzon

Kuingin jadi pembelah gunung saja
Biar sendirian tak mengapa 
Daripada dengan mereka 
Lama lama membikin gila 

Terlalu banyak luka disini 
Bukan dendam bukan benci  
Tapi membekas di memori
Aku tak mau melihatmu lagi

Maafkan aku yang kurang ridha 
Kau lebih tahu daripada aku
Melalui rasa yang tak berdusta
Mana bisa ku tutupi topengku

Rasa tak enak Seperti nelangsa 
Ada yang terbakar panas di dada
Aku sedang tidak baik baik saja
Aku lelah tak mau lagi di sana

Namun aku bayi yang menangis meronta 
Tapi Tak bisa apa apa - tak tau mengapa
Mereka bilang aku gila 
pikiranku suudzon saja






Rabu, 17 September 2025

Bila Engkau Bersedih

Bila engkau Bersedih ingatlah
Semua kejadian ini tercatat sudah
50 ribu tahun sebelum semesta tercipta 
Manusia berusaha Tuhan menentukannya 

Sekeras apapun usaha  
didukung dari segala cara
Namun bila bukan takdirnya 
Tak akan menjadi nyata

Bersembunyi dibawah selimut
Tak akan menyelamatkanmu dari maut
Walau Minum obat memperpanjang usia
Takkan menambah jatah hidup didunia

Sejauh apapun kau berlari
Berusaha keras menghindari
Namun yang ditetapkan terjadi
Pasti terjadi..mau tak mau dijalani

Terasa berat menjalani 
Bila Tidak ridho ketentuan illahi
Menjadi ringan beban hidup ini 
Bila menerima dengan sepenuh hati

Begitu lah seorang muslim tiada ruginya
Syukur dan Sabar dalam tiap suka duka
Dia percaya Tuhan tiada menzaliminya
Segala kepahitan dunia peluruh gulita

sedetik seper nano detik

Betapa pikiran ini cenderung salah
Yang jahat bisa mengalir pada darah
Pergulatan sepanjang masa
Selalu waspada bahkan pada nyawa 

sepersekian nano detik 
Bagaimana jatuhnya nila setitik
Rusak susu sebelangga lantaran goyah
tidak bisa lepas dari Mu ya Allah

Begitu banyak kejadian sekejap saja
Menjadi sejarah noda noda usia 
Lepas kendali ditunggangi nafsu
Akal terbuai -  butakan kalbu


Sabtu, 13 September 2025

Tuhan yang Maha Baik

Kehidupan kita saat ini 
Sudah melampaui raja raja di masa lalu
Bagaimana tidak, 
kita bisa tidur dikasur yang empuk
Butuh air tinggal buka kran
Mau makan apapun ada
Butuh hiburan banyak dimana mana
Buka hp bisa scrol manja
Di balik itu semua 
Kita punya Tuhan yang maha baik
Yang maha mengurus kita
Sejak bayi hingga dewasa ini
Bagaimana tidak
Bila Tuhan tidak menjagamu
Sudah lama engkau binasa
Akibat ulah perbuatan 
konyolmu Dimasa lalu
Yang tidak tiba tiba mencabut nyawa kita
Diberinya kita tangguh waktu
Diberinya kita ujian untuk berkembang 
Di berinya kita masalah, duka 
Untuk menghapus dosa dosa
Untuk memetik hikmah dan pelajaran 

Kamis, 11 September 2025

ketidakpercayaanku padaku

Sampai sejauh ini 
Pendakian penuh uji 
Sebatas ini kupahami 
Mahluk tak abadi 

Hanya Kau yang sejati 
Kami hanyalah abdi 
Neraka jiwa menanti 
Manakala tersesat merugi 

Dengan diri ini kutakpercaya lagi 
Halus Bisikan setan tak bertepi 
Jutaan strateginya tekun sekali 
Pada akal dan nafsu melingkupi 

Tiada puncak disini
Yang ada lembah kehinaan 
Yang harus kulalui 
Dengan penuh kerelaan

Selasa, 09 September 2025

sederhana kan duniaku perluas rezeki ku

Sederhanakan duniaku perluas rezekiku
Pernah kita memimpikan ingin
Di posisi yang tinggi di hormati dilayani
Tapi kamu pasti pernah dengar
Motto film spiderman 
Di kuasa yang besar 
akan ada tanggung jawab yang besar
Maka bersyukur lah 
dengan takdirmu saat ini
Jika kau masih percaya akhirat
Betapa berat pertanggungjawaban
Yang akan ditanya 
Kita gunakan buat apa kuasa kita
Ditanya pertanggungjawaban 
Untuk keluarga kita saja 
Kita sudah kewalahan
Apalagi ditanya soal 
Pertanggungjawaban
Atas orang orang
Yang menjadi amanah kita
Yang menjadi bawahan kita
Apakah kita dzalim
Sibuk kita dengan dunia
Yang makin hari makin mengejar
Hilang waktu untuk bercengkrama
Dengan keluarga
Belum lagi pertanggungjawaban
Kebijakan atas kuasa kita
Orang orang yang mengikuti kita
Keluarga kita
Diri kita
Harta kita 
Ruwet
Maka bersyukur lah
Dengan nasibmu saat ini

Minggu, 07 September 2025

Catatan Harian Astronot

Pena yang menulis kalam Tuhan
Super rumitnya bahasa pemrograman
Bisa bernama, Ruh, halus, gaib, pandangan Filosofi, hakikat, konsep, ide, pemahaman 

Apapun itu memberi pertanyaan & tujuan 
Maka dimulailah sebuah petualangan
astronot menjelajahi dunia cipta
Dunia rupa, Dunia materi, Dunia fana

Lalu astronot itu menjadi aku
Aku yang suka Mengaku aku 
Aku yang suka meng kamu kamu
Kelak pulang membawa buku

Inilah Catatan harian astronot itu

Kamis, 04 September 2025

sesama pendosa dilarang saling menghakimi

Adalah dosa bahwa kau tak berdaya 
Menghadapi dirimu begitu buasnya
Adalah kehinaan manakala ketinggian
dengan sesama yang Kau bandingkan 

Bisa saja Tuhan menyeret congormu
Yang pura pura berdzikir itu
Topeng keakuan berbalut taubat palsu
Masih syukur dia mengizinkan gerak itu 

Yang sebatas membeo tapi zero
nihil tak punya nilai tiada ridho
Jadi jangan kau sewot & melotot
Perbuatanmu tak ubahnya pembelot

Lalu kau mau jadi hakim manusia 
dengan Tuhan saja kau berpura pura
lalu kau merasa mahluk mulia
menjadi Hamba-Nya saja kau tak bisa


Selasa, 02 September 2025

Donna Donna

Kisah tentang anak sapi 
Di bawa dalam kereta 
menuju pasar

" Tak usah komplain " ujar peternak
Siapa suruh engkau menjadi anak sapi
Yang lemah dan mudah di sembelih

Sementara sang angin tertawa 
Tertawa sekuat tenaga 
Seharian dari siang hingga malam

Si anak sapi bermimpi menjadi burung 
Burung layang layang 
Yang terbang dengan bebas & bangga

suatu hari sewaktu waktu

Suatu hari sewaktu waktu
Tak bisa kutebak cuacanya
Kutemukan dia termangu
Mirip mirip seperti orang gila

Dia yang merasa babak belur
Matanya kabur lelah mengukur
Tertidur bermimpi menjadi pure
Namun kian hari kian insecure 

Si aku masih disana bercokol dikepala
Dikuasai perasaannya si aku pendosa
yang hilang ridhonya jauh rasa rasanya
Meraba dalam buta inginnya rehat jiwa

Suatu hari sewaktu waktu 
Bila si aku mengganggumu 
Ingatlah - simaklah kisah kisah haru
Mereka yang tidak semanja dirimu 

Sabtu, 30 Agustus 2025

suatu kaum

Kualitas suatu negara 
dilihat dari kualitas rakyatnya
Nasib suatu kaum tak kan berubah
Jika mereka tidak mau berubah

Orang orang yang busuk hatinya
Mereka yang penuh prasangka
Begitu dalam memendam kebencian
Mendapat kesempatan melampiaskan

Tuhan tidak pernah mendzalimi manusia
Segala ketimpangan hasil perbuatan kita
Maka panenlah buah itu jerih payahmu
saksikan bentuk wajahmu - kelakuanmu



Selasa, 26 Agustus 2025

Amarah

Aku rusak retak 
hancur dan patah
Menyimpan sebak 
Mata hati sembab basah

Kesedihan yang terus mengalir
Usir amarah yang terukir
Dunia serasa membeku
Sekujur tulang tubuh linu

Aku merasa gagal ambil pelajaran
Babak belur ditampar kenyataan
Jalan sudah jauh berjalan
Masih terasa neraka dan keletihan


Selasa, 19 Agustus 2025

kepuasan manusia

Ketika si kakek bos dari 
squid game ditanya
Mengapa bisa sekejam itu 
Jawabannya karena dia bosan
Lalu aku dengar percakapan orang
Mereka yang terbiasa haus kemewahan 
Yang bosan dengan makanan 
Karena kebanyakan makan
Padahal bagi yang jarang makan itu
Mereka akan kegirangan 
Begitupun scrol di tiktok 
Bahas penemuan penelitian 
Tentang surga buatan bagi tikus
Yang kelamaan malah
Menjadi kehancuran karena
Perubahan tikus tikus itu yang
Menjadi malas, agresif 
dan kehilangan tujuan
Rasa puas tak kan pernah terpenuhi 
Kecuali dengan rasa cukup dan syukur 
Cukup pun akan terasa bosan dan sepi
Bila hidup tidak menemukan tujuan sejati 

Kamis, 14 Agustus 2025

luntur

dan lihatlah rupa warna luntur 
pandangan mengabur 
dedaunan gugur 
kita hidup menitipkan tangis 
pada anak anak lahir sempat 

Bumi menjerit langit menangis 
hati membeku semangat layu 
sedingin salju sekeras batu 
saling mengisi...ooh

dan lihatlah kulitmu mengendur 
jiwamu bertabur...keangkuhan 
kita hidup untuk kesepian 
untuk merasakan keletihan 

Bumi menjerit langit menangis 
hati membeku semangat layu 
sedingin salju sekeras batu 
saling mengisi datang dan pergi

Puisi Puisi Pilihan Baca Sempat (Chairil Anwar, WS Rendra, Sapardi Djoko Damono Dll)

Subagio Sastrowardoyo 

Hebat tiang utuh 
menjulang di gigir langit 
suram 

sebuah bukit terbentuk 
dari satu batu 
oleh tangan beku. 

 Sebuah monolith lingga 
 God! 

 Dan Kematian Makin Akrab 
(Sebuah Nyanyian Kabung) 

 Di muka pintu masih bergantung tanda kabung Seakan ia tak akan kembali Memang ia tak kembali tapi ada yang mereka tak mengerti - mengapa ia tinggal diam waktu berpisah. 

Bahkan tak ada kesan kesedihan pada muka dan mata itu, yang terus memandang, seakan mau bilang dengan bangga : - Matiku muda - Ada baiknya mati muda dan mengikut mereka yang gugur sebelum waktunya Di ujung musim yang mati dulu bukan yang dirongrong penyakit tua, melainkan dia yang berdiri menentang angin di atas bukit atau dekat pantai di mana badai mengancam nyawa. 

Sebelum umur pahlawan ditanam di gigir gunung atau di taman-taman di kota tempat anak-anak main layang-layang. Di jam larut daun ketapang makin lebat berguguran di luar rencana Dan kematian jadi akrab, seakan kawan berkelakar yang mengajak tertawa - itu bahasa semesta yang dimengerti - Berhadapan muka seperti lewat kaca bening Masih dikenal raut muka, bahkan kelihatan bekas luka dekat kening Ia menggapai tangan di jari melekat cincin - Lihat, tak ada batas antara kita. 

Aku masih terikat kepada dunia karena janji karena kenangan Kematian hanya selaput gagasan yang gampang diseberangi Tak ada yang hilang dalam perpisahan, semua pulih juga angan-angan dan selera keisengan - Di ujung musim dinding batas bertumbangan dan kematian makin akrab. 

Sekali waktu bocah cilik tak lagi sedih karena layang-layangnya robek atau hilang -Lihat, bu, aku tak menangis sebab aku bisa terbang sendiri dengan sayap ke langit – 


 Lahir Sajak 
 Malam yang hamil oleh benihku Mencampakkan anak sembilan bulan Ke lantai bumi. Anak haram tanpa ibu membawa dosa pertama di keningnya. Tangisnya akan memberitakan kelaparan dan rinduku, sakit dan matiku. Ciumlah tanah yang menerbitkan derita. Dia adalah nyawamu. 


 Di Ujung Ranjang 
 waktu tidur tak ada yang menjamin kau bisa bangun lagi tidur adalah persiapan buat tidur lebih lelap di ujung ranjang menjaga bidadari menyanyi nina bobo 

 Pidato di Kubur Orang 
 Ia terlalu baik buat dunia ini. Ketika gerombolan mendobrak pintu Dan menjarah miliknya Ia tinggal diam dan tidak mengadakan perlawanan Ketika gerombolan memukul muka Dan mendopak dadanya Ia tinggal diam dan tidak menanti pembalasan. Ketika gerombolan menculik istri Dan memperkosa anak gadisnya Ia tinggal diam dan tidak memendam kebencian. Ketika Gerombolan membakar rumahnya Dan menembak kepalanya Ia tinggal diam dan tidak mengucap penyesalan. Ia terlalu baik buat dunia ini 


 Daerah Perbatasan I 

 Kita selalu berada di daerah perbatasan antara menang dan mati. Tak boleh lagi ada kebimbangan memilih keputusan: Adakah kita mau merdeka atau dijajah lagi. Kemerdekaan berarti keselamatan dan bahagia, Juga kehormatan bagi manusia dan keturunan. Atau kita menyerah saja kepada kehinaan dan hidup tak berarti. Lebih baik mati. Mati lebih mulia dan kekal daripada seribu tahun terbelenggu dalam penyesalan. Karena itu kita tetap di pos penjagaan atau menyusup di lorong-lorong kota pedalaman dengan pestol di pinggang dan bedil di tangan. (Sepagi tadi sudah jatuh korban). Hidup menuntut pertaruhan, dan kematian hanya menjamin kita menang. Tetapkan hati. Tak boleh lagi ada kebimbangan di tengah kelaliman terus mengancam. Taruhannya hanya mati.

 II Kita telah banyak kehilangan : waktu dan harta, kenangan dan teman setia selama perjuangan ini. Apa yang kita capai: Kemerdekaan buat bangsa, harga diri dan hilangnya ketakutan kepada kesulitan. Kita telah tahu apa artinya menderita di tengah kelaparan dan putus asa. Kematian hanya tantangan terakir yang sedia kita hadapi demi kemenangan ini. Percayalah: Buat kebahagiaan bersama tak ada korban yang cukup berharga. Tapi dalam kebebasan ini masih tinggal keresahan yang tak kunjung berhenti: apa yang menanti di hari esok: kedamaian atau pembunuhan lagi. Begitu banyak kita mengalami kegagalan dalam membangun hari depan: pendidikan tak selesai, cita-cita pribadi hancur dalam kekacauan bertempur, cinta yang putus hanya oleh hilangnya pertalian. Tak ada yang terus bisa berlangsung. Tak ada kepastian yang bertahan Kita telah kehilangan kepercayaan kepada keabadian Semua hanya sementara: cinta kita, kesetiaan kita. Kita hidup di tengah kesementaraan segala. Di luar rumah terus menunggu seekor serigala. 


 III Waktu peluru pertama meledak Tak ada lagi hari minggu atau malam istirahat Tangan penuh kerja dan mata berjaga mengawasi pantai dan langit yang hamil oleh kianat Mulut dan bumi berdiam diri. Satunya suara hanya teriak nyawa yang lepas dari tubuh luka, atau jerit hati mendendam mau membalas kematian. Harap berjaga. Kita memasuki daerah perang. Kalau peluru pertama meledak Kita harus paling dulu menyerang dan mati atau menang Mintalah pamit kepada anak dan keluarga dan bilang: Tak ada lagi waktu buat cinta dan bersenang. Kita simpan kesenian dan budaya di hari tua. Kita mengangkat senjata selagi muda dan mati atau menang. * Rangda! dewa bermata galak dan napsu membusa Datanglah sebagai pengertian atau sebagai nama jangan sebagai ujud karena semua ujud menakutkan Biarlah aku membayangkan kau sebagai kekosongan atau sebagai kata, asal segala mula Barangkali boleh kutangkap sebagai sedih kenangan atau suara yang belum mencapai makna Tapi jangan sekali berujud sebab segala ujud menakutkan Siapakah Engkau - Sapardi Djoko Damono Aku adalah Adam yang telah memakan apel itu; Adam yang tiba-tiba sadar Kehadirannya sendiri Terkejut dan merasa malu Aku adalah Adam yang kemudian mengerti Baik dan buruk, yang mencoba lolos Dari dosa ke lain dosa; Adam yang selalu mengawasi diri sendiri Dengan rasa curiga Dan berusaha menutupi wajahnya Akulah tak lain Adam yang menggelepar Dalam jarring waktu dan tempat Tak tertolong lagi dari kenyataan; Firdaus yang hilang; Lantaran kesadaran dan curiga yang berlebih Atas Kehadirannya sendiri Aku adalah Adam Yang mendengar suara Tuhan : Selamat berpisah, Adam PAHLAWAN TAK DIKENAL Toto Soedarto B Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring Tetapi bukan tidur, sayang Sebuah lubang peluru bundar di dadanya Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang Dia tidak ingat bilamana dia datang Kedua lengannya memeluk senapan Dia tidak tahu untuk siapa dia datang Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang wajah sunyi setengah tengadah Menangkap sepi padang senja Dunia tambah beku di tengah derap dan suara merdu Dia masih sangat muda Hari itu 10 November, hujan pun mulai turun Orang-orang ingin kembali memandangnya Sambil merangkai karangan bunga Tapi yang nampak, wajah-wajahnya sendiri yang tak dikenalnya Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring Tetapi bukan tidur, sayang Sebuah peluru bundar di dadanya Senyum bekunya mau berkata : aku sangat muda Padamu Jua Amir Hamzah Habis kikis Segera cintaku hilang terbang Pulang kembali aku padamu Seperti dahulu Kaulah kandil kemerlap Pelita jendela di malam gelap Melambai pulang perlahan Sabar, setia selalu Satu kekasihku Aku manusia Rindu rasa Rindu rupa Di mana engkau Rupa tiada Suara sayup Hanya kata merangkai hati Engkau cemburu Engkau ganas Mangsa aku dalam cakarmu Bertukar tangkap dengan lepas Nanar aku, gila sasar Sayang berulang padamu jua Engkau pelik menarik ingin Serupa dara dibalik tirai Kasihmu sunyi Menunggu seorang diri Lalu waktu – bukan giliranku Matahari – bukan kawanku. Amir Hamzah Karena Kasihmu Karya : Amir Hamzah Karena kasihmu Engkau tentukan waktu Sehari lima kali kita bertemu Aku anginkan rupamu Kulebihi sekali Sebelum cuaca menali sutera Berulang-ulang kuintai-intai Terus menerus kurasa-rasakan Sampai sekarang tiada tercapai Hasrat sukma idaman badan Pujiku dikau laguan kawi Datang turun dari datuku Diujung lidah engkau letakkan Piatu teruna di tengah gembala Sunyi sepi pitunang Poyang Tadak meretak dendang dambaku Layang lagu tiada melangsing Haram gemerencing genta rebana Hatiku, hatiku Hatiku sayang tiada bahagia Hatiku kecil berduka raya Hilang ia yang dilihatnya M. Poppy Hutagalung) Puisi "Pada Suatu Bulan yang Cerah" ... Pada Suatu Bulan yang Cerah pada suatu bulan yang cerah kutemui sepasang mata kujumpai sebuah hati baja mendenyut kejantanan di buluh-buluh nadinya menggunung kasih sayang di hatinya; ia datang padaku mengulurkan tangan padaku berkata ia sebuah rumah yang teduh aku seorang penghuni yang setia datanglah padanya pada suatu bulan yang cerah kupasrahkan hatiku atasnya dan ia menyambutku dan dunia ketawa gelak kami gelak ia rumah yang teduh dan aku penghuni yang setia kami bersatu demikian berbulan lewat tangan kami bekerja sigap menanam benih bakal hari datang kami dan pada suatu bulan yang cerah kami lahir kembali mataku diambilnya kulitnya ditirunya "anak kami!" kami bawa ia ke gereja kami serahkan pada Jesus gembala ketika tangan pendeta melekat di kepalanya matanya bercahaya tangannya bergerak dan kakinya menyepak-menyepak ia amat manis dan sehat tapi pada suatu bulan yang cerah ia hilang dari pandangan kami matanya terpejam dan hati kami tertikam kami bawa ia ke rumahnya yang baru rumah yang sunyi jauh dari kehidupan jauh dari caya terang pada suatu bulan yang cerah kami duduk di beranda depan di tanganku buaian dan di tangannya boneka kami berdiaman tapi kami yakin kami akan lahir kembali kami akan ke gereja kembali mendukungnya dan kami akan beri ia nama matahari kehidupan demikian pada suatu bulan yang cerah hati kami kembali bertautan. Puisi: Bapak (Karya Abdul Wahid Situmeang) Bapak Bapak jadi hewan tapi hewan bukan bapak hewan kasih pada anak Aku ratapi kemalangan bapak bilang: Diam! aku tak mau diam dan kami bermusuhan Bapak jadi hewan tapi hewan bukan bapak hewan kasih pada anak ANAK yang ANGKUH WS Rendra Betapa dinginnya air sungai. Dinginnya. Dinginnya! Betapa dinginnya daging duka yang membaluti tulang-tulangku. Hai, anak! Jangan bersandar juga di pohonan. Masuklah, anak! Di luar betapa dinginnya! (Di luar angin menari putar-putar. Si anak meraba punggung dan pantatnya. Pukulan si Bapak nimbulkan dendam). Masih terlalu kecil ia digembungkan dadanya kecil diangkatnya tinjunya kecil. Amboi! Si jagoan kecil menyusuri sungai darah. Hai, anak! Bara di matamu dihembusi angin. Masuklah, anak! Di luar betapa dinginnya! (Daun-daun kecil pada gugur dan jatuh atas rambutnya. Si anak di jalan tolak pinggang. Si jantan kecil dan angkuh). Amboi, ingusnya masih juga! Mengapa lelaki harus angkuh minum dari puji dan rasa tinggi dihangati darah yang kotor? Hai, anak! Darah ayah adalah di ototmu senyumlah dan ayahmu akan lunak di dada ini tak jagoan selain kau. Dan satu senyum tak akan mengkhianati kata darah, Masuklah, anak! Di luar betapa dinginnya! (Dengan langit sutra hitam dan reranting patah di kakinya si anak membusung tolak pinggang kepala tegak dan betapa angkuhnya!) chril : DIPONEGORO Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali. Pedang di kanan, keris di kiri Berselempang semangat yang tak bisa mati. MAJU Ini barisan tak bergenderang-berpalu Kepercayaan tanda menyerbu. Sekali berarti Sudah itu mati. MAJU Bagimu Negeri Menyediakan api. Punah di atas menghamba Binasa di atas ditindas Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai Jika hidup harus merasai Maju Serbu Serang Terjang Februari 1943 PENERIMAAN Kalau kau mau kuterima kau kembali Dengan sepenuh hati Aku masih tetap sendiri Kutahu kau bukan yang dulu lagi Bak kembang sari sudah terbagi Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani Kalau kau mau kuterima kau kembali Untukku sendiri tapi Sedang dengan cermin aku enggan berbagi. Maret 1943 DOA kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh cayaMu panas suci tinggal berkedip lilin di kelam sunyi Tuhanku aku hilang bentuk remuk Tuhanku aku mengembara di negeri asing Tuhanku di pintuMu aku mengetuk aku tidak bisa berpulang 13 November 1943 SELAMAT TINGGAL Perempuan… Aku berkaca Ini muka penuh luka Siapa punya? Kudengar seru menderu - dalam hatiku? - Apa hanya angin lalu? Lagu lain pula Menggelepar tengah malam buta Ah…!! Segala menebal, segala mengental Segala tak kukenal Selamat tinggal…!!! HAMPA kepada Sri yang selalu sangsi Sepi di luar, sepi menekan-mendesak Lurus kaku pohonan. Tidak bergerak Sampai ke puncak Sepi memagut Tak suatu kuasa-berani melepas diri Segala menanti. Menanti-menanti. Sepi. Dan ini menanti penghabisan mencekik Memberat-mencengkung punda Udara bertuba Rontok-gugur segala. Setan bertempik Ini sepi terus ada. Menanti. Menanti Maret 1943 CATETAN TH. 1946 Ada tanganku, sekali akan jemu terkulai, Mainan cahya di air hilang bentuk dalam kabut, Dan suara yang kucintai ‘kan berhenti membelai. Kupahat batu nisan sendiri dan kupagut. Kita –anjing diburu- hanya melihat sebagian dari sandiwara sekarang Tidak tahu Romeo & Juliet berpeluk di kubur atau di ranjang Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat. Dan kita nanti tiada sawan lagi diburu Jika bedil sudah disimpan, cuma kenangan berdebu; Kita memburu arti atau disertakan kepada anak lahir sempat. Karena itu jangan mengerdip, tatap dan penamu asah, Tulis karena kertas gersang, tenggorokan kering sedikit mau basah! 1946 KEPADA PEMINTA-MINTA Baik, baik aku akan menghadap Dia Menyerahkan diri dan segala dosa Tapi jangan tentang lagi aku Nanti darahku jadi beku. LAGU SIUL Laron pada mati Terbakar di sumbu lampu Aku juga menemu Ajal di cerlang caya matamu Heran! ini badan yang selama berjaga Habis hangus di api matamu ‘Ku kayak tidak tahu saja. DERAI-DERAI CEMARA cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angin yang terpendam aku sekarang orangnya bisa tahan sudah berapa waktu bukan kanak lagi tapi dulu memang ada suatu bahan yang bukan dasar perhitungan kini hidup hanya menunda kekalahan tambah terasing dari cinta sekolah rendah dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan sebelum pada akhirnya kita menyerah 1949 SELAMA BULAN MENYINARI DADANYA Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Aku bukan lagi si cilik tidak tahu jalan di hadapan berpuluh lorong dan gang menimbang: ini tempat terikat pada Ida dan ini ruangan “pas bebas” Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Juga ibuku yang berjanji tidak meninggalkan sekoci. Lihat cinta juga luntur: Dan aku yang pilih tinjauan mengabur, daun-daun sekitar gugur rumah bersembunyi dalam cemara rindang tinggi pada jendela kaca tiada bayang datang mengambang Gundu, gasing, kuda-kuadaan, kapal-kapalan di zaman kanak, Lihatlah cinta jingga luntur: Kalau datang nanti topan ajaib menggulingkan gundu, memutarkan gasing memacu kuda-kudaan, menghempas kapal-kapalan aku sudah lebih dulu kaku. 1948 MALAM DI PEGUNUNGAN Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin, Jadi pucat rumah dan kaku pepohonan? Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin: Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan! 1947 PEMBERIAN TAHU Bukan maksudku mau berbagi nasib, nasib adalah kesunyian masing-masing. Kupilih kau dari yang banyak, tapi sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring. Aku pernah ingin benar padamu, Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali, Kita berpeluk ciuman tidak jemu, Rasa tak sanggup kau kulepaskan, Jangan satukan hidupmu dengan hidupku, Aku memang tidak bisa lama bersama Ini juga kutulis di kapal, di laut tidak bernama! 1946 AKU Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang 'kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu-sedan itu Aku ini binatang jalan Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak perduli Aku mau hidup seribu tahun lagi 10 Desember 1945 NISAN untuk nenekanda Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridlaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu atas debu dan duka maha tuan bertakhta. Oktober 1942 TAK SEPADAN Aku kira: Beginilah nanti jadinya. Kau kawin, beranak dan berbahgia Sedang aku mengembara serupa Ahasveros. Dikutuk-sumpahi Eros Aku merangkaki dinding buta Tak satu jua pintu terbuka. Jadi baik juga kita pahami Unggunan api ini Karena kau tidak ‘kan apa-apa Aku terpanggang tinggal rangka. Februari 1943 SIA-SIA Penghabisan kali itu kau datang Membawa karangan kembang Mawar merah dan melati putih: darah dan suci. Kau tebarkan depanku serta pandang yang memastikan: Untukmu. Sudah itu kita sama termangu Saling bertanya: Apakah ini? Cinta? Keduanya tak mengerti. Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri. Ah! Hatiku yang tak mau memberi Mampus kau dikoyak-koyak sepi. CINTAKU JAUH DI PULAU Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri. Perahu melancar, bulan memancar, di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar. dngin membantu, laut terang, tapi terasa dku tidak ‘kan sampai padanya. Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju Ajal bertakhta, sambil berkata: “Tujukan perahu ke pangkuanku saja.” Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! Perahu yang bersama ‘kan merapuh! Mengapa Ajal memanggil dulu Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?! Manisku jauh di pulau, Kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri 1946 SENJA DI PELABUHAN KECIL buat Sri Ajati Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap 1946

Rabu, 13 Agustus 2025

Musim Berbunga

Mendayu kau ikuti waktu 
Nan ranum penyegar sukma
Hangatnya mutiara jiwa
Telah bersemi di musim berbunga

Kini Dia bersinar 
Menerangi redup dunia
Mekar tumbuh berkembang 
Mengharumi teduh dunia

Kan tiba di suatu masa 
mendulang kisah Asmara
Menghiasi kharisma kasih
Membuka misteri hati

Senin, 04 Agustus 2025

Tidur

Tidur adalah rezeki terbesar manusia
Pemberian dari Tuhan yang paling nyata
Bagaimana segala lelah, noda & duri
Terhapus tercuci lelap bagaikan bayi

Di saat tidur berhenti berbuat dosa 
Padam sejenak ambisi membara 
Jenuh lelah di nina bobo kan dunia
Sejenak lepas dari sakit & luka

Tidur seperti pertaruhan
Kembali hidup atau di pulangkan
Kendati ruh berada di genggaman
Namun yang Qoyyum menentukan

Tidur layaknya Oase bagi si patah hati
Yang ingin segera tinggal kan dunia ini
yang rindu tapi malu pada Tuhannya
Di charge kembali semangat hidupnya

Sabtu, 02 Agustus 2025

Komen Netizen pertanyakan keadilan Tuhan Saat Nabi Khidir Kill Bocil

Jika mereka tau penderitaan yang di alami itu akan memberi tempat terbaik dan kekal di surga, maka mereka rela kembali lagi ke dunia menjalani penderitaan walaupun dagingnya dipotong kecil kecil

dalam kisah itu Nabi Khidir mendidik Nabi Musa yang merasa sok tau seperti netizen ini...mudah bagi Allah untuk menghidupkan mematikan, bukan berdasarkan penilaian manusia, orang tua dari anak itu akan punya anak lagi yang lebih baik lebih banyak lebih Sholeh sholehah..dalam ayat Qur'an seluruh umat manusia gak menyembah Allah pun, Allah gak rugi..dunia ini tempatnya ujian memang sakit dan aneh tapi itulah karakter dunia ini..walau pun kamu sekaya Elon musk pun penderitaan hidup tetap ada

Semua ada hitungannya Itulah gunanya kampung Akhirat, tinggal kamu yakin apa gak dengan akhirat ...Gaza itu ujian bagi kaum muslimin..Allah gak pernah menzalimi manusia bnyak bangget ayat ini di Al Qur'an, kezaliman itu perbuatan manusia Allah ijinkan kejahatan untuk ujian bagi Manusia, karena dunia ini gak lebih berharga dari sehelai sayap lalat....jangankan penduduk Gaza cucu nabi Muhammad, sahabat para nabi, ulama-ulama sholeh dibantai, di sakiti di siksa apa langsung di bayar kontan di dunia ini



Lakon Spiritual

Ada kamera & cahaya temaram
Pencahayaannya siang malam
lensa lensa di segenap penjuru
tersembunyi menjalin storiku

Aku seperti tokoh utama
Sekaligus antagonisnya
karakter pencari pembenaran 
Asbab kebaikan atau kekacauan 

sorot sorotan menantikan 
Aksi reaktif atau di kondisikan 
Sutradara pemegang cerita
Malaikat dan setan penontonnya 

Kamis, 24 Juli 2025

Muhsin vs Takwa

Ini seperti awal Surah Lukman Vs Awal Surah Al Baqarah

Setelah ku kaji ;
Surah lukman menjelaskan soal muhsin
Al-Baqarah tentang takwa

Di Al Baqarah Al Quran tiada keraguan
Di Lukman Al quran sebagai hikmah

Dan ternyata orang bertakwa derajatnya
Lebih tinggi dari orang muhsin berdasarkan penjelasan ayatnya

Takwa di Al Baqarah adalah 
Muslim yang percaya Gaib
Sedangkan di Lukman sebatas percaya Akhirat

Takwa di Al Baqarah berbuat dermawan
Sudah ditingkat sunah yaitu infaq 
Sedangkan di lukman ihsan melaksanakan kewajiban zakat, disini terlihat bahwa Takwa maqom yang lebih tinggi dari ihsan

Namun ada ayat yang sama di keduanya
Bahwa orang baik dan orang takwa ini
Tidak akan kehilangan arah selalu mendapatkan petunjuk dan beruntung

Rabu, 23 Juli 2025

Ketika Tuhan Menciptakan Lagu

Masuk usia kepala empat tertaut
Tujuan hidup semakin mengerucut
Mendaki mencari puncak terpagut

Sampai lagu lagu cinta memori lama
Sekarang terdengar seperti lagu agama
Lirik cinta yang bombastis tertuju padaNya

Dulu lirik galau tertuju buat gadis pujaan
Namun sekarang jadi nyanyian kerinduan
Kerinduan akan perjumpaan dengan Tuhan

Misal ;

Lirik lagu Muse :
I'll be there as soon as i can.. But I'm busy mending broken.. Pieces up the life i had before

Lirik lagu Sheila on 7 :
Tahukah lagu yang kau suka, bintang yang kau sapa rumah yang kau tuju itu AKU

Lirik lagu Kotak :
Bagaimana bisa Aku tak ada disetiap kau melihat sementara Aku ada

Lirik lagu virgoun;
Bila habis sudah cinta ini tak lagi tersisa pada Dunia 

Dan lain lain

Virgoun, dewiq, erros, Matt Bellamy dll
Mungkin mereka tidak bermaksud membuat lagu lagu ini untuk Tuhan

Namun bagi yang mencari Tuhan.. 
Ilham pun datang dari lagu lagu mereka
Itulah kuasaNya, dia maha menggerakkan , maha mengatur, maha memaksa

Dan begitupun dengan 
lagu lagu yang kuciptakan 
Seperti bukan aku yang menciptakan

Seperti ada sosok lain dari diriku 
Yang menulis lagu itu 
Seakan pesan tersendiri bagi diriku

Seperti aku mengagumi
Karya orang lain yang tak bisa kutemui
Yang kutak tau siapa pemilik karya ini

Begitupun dengan anda semua
Dengan yang Anda lakukan semua
Siapa yang mengambil alih tubuh anda 
Diakah atau Nafsu yang membara? 



(Kan ku catat dirimu sebagai yang terindah
Kamulah mahluk Tuhan yang paling sexy) 





Minggu, 20 Juli 2025

Melihat Tuhan

Apa yang kamu mau jika masuk surga
Ada yang mau bertanya pada Tuhannya
Tentang cerita perjalanan sejarah dunia

Ada yang mau istana mewah disana
Ada yang mau bidadari sejuta jelita
Ada yang mau kehidupan lezat bahagia

Namun itukan hanya keinginan di dunia 
Syahwat melenakan mata pikir rasa
Maha indah diatas segalanya
tentu saja adalah Melihat diriNya

Maka terhapuskan Segala
keinginan keinginan primitif itu
Ini dimensi yang lebih tinggi guys

Bagaimana tidak keinginan terhapuskan
manakala Kita melihat yang maha indah
Tak terukur triliunan kali lipatnya
Dari keindahan & kenikmatan dunia

Sabtu, 19 Juli 2025

catatan SGJ 2025

Lelaki kecil pendiam 40 tahunan
Dari dulu selalu sepi
Dan kini lebih menikmati sepi
Walau masih terusik
Pengakuan dan penghargaan manusia
Apa ini kesepian yang palsu? 
Di keramaian aku termangu
Bukan ini yang aku cari
Bukan mewujudkan mimpi 
Si Yang punya materi 
Aku punya mimpi sendiri
Yang tak ada ruang bagi mereka
Untuk mengatur dan mengusiknya
Tak butuh piala dan pengakuan manusia
Selagi masih bernafas 
Selagi Tuhan masih mengizinkan
Asal Dia tidak marah
(EVEN LHS) 

Rabu, 09 Juli 2025

Kenapa Tuhan Menciptakan Kehidupan ini

Suatu waktu aku nonton di youtube
Anak muda muslim berdialog dengan
Dr. Zakir Naik yang saat itu sedang 
Ke Indonesia

Pertanyaan pemuda itu mengapa 
Tuhan menciptakan kehidupan
Mengapa harus ada kejahatan 
Sedangkan takdir sudah di tentukan
Bukankah kita manusia seperti mainan

Jawaban dr. Zakir Naik menganalogikan
Dengan setiap manusia seperti menempuh ujian di kelas
Hasil ujiannya nanti 
Hasil lulus atau tidak lulus itu nanti
dan guru tidak mengkoreksi jawabanmu
Saat ujian itu berlangsung

Sepertinya jawaban itu 
tidak memuaskan pemuda itu
Kurasa walau terlihat cerdas
Pertanyaan itu pasti terlintas 
Disetiap pikiran manusia
Kenapa Tuhan kenapa 
Kami harus dilahirkan

Dan bukankah pemuda itu juga
Digerakan oleh Allah untuk bertanya 
Event acara itu pun terjadi atas izin Allah

Jawabannya simpel 
Ketika kamu masih berkata kenapa
Artinya belum ada ke ridhoan 
Belum ada kerelaan atas takdir Allah
Tidak menerima di lahirkan
Tidak menerima ketentuan Allah
Disitulah Setan berbisik kepikiran
Disitulah ujian sedang berjalan
Pertanyaan di tepi jurang 
Bila saat itu kau tidak ridho dengan Allah
Dan kau mati maka apakah Tuhan
Akan menerima mu yang tidak ridho itu

Dalam ayat ayat nya banyak sekali menjelaskan 
Bahwa Allah tidak pernah sekalipun 
Mendzalimi manusia
Kejadian buruk adalah akibat perbuatan
Manusia juga
Mereka bisa memilih untuk berbuat atau tidak
Dan nanti hisab nya akan di perhitungkan 

Dan kamu yang bangga dengan pikiran mu
Yang jarang ditutupi zikir
Yang pikirannya menderu seperti angin
Di bisiki setiap hari
Kau sesat atau pun beriman
Allah tidak rugi sedikitpun
Yang rugi adalah kita yang menjauh
Makin tersesat yang lebih parahnya
Ditutup pintu hidayah oleh Nya

Hei engkau yang sudah terlanjur lahir 
Apapun yang kau pikirkan tidak akan bisa mengubah keadaan
Kau hanya harus menerima
Dan belajar ridho dengan ketentuan nya
Maka Tuhan akan membantu mu 
Dan ridho kepadamu

Ingat disini tempat kita diuji
Hidup kita yang sejati 
Adalah disana 
Yang lebih baik 
Yang lebih kekal 

Jadi kenapa Tuhan menciptakan kita
Adalah agar kita Ridho diciptakan olehNya
Dan jika kau masih belum puas 
Dengan pertanyaan bisikan pikiran dari setan itu 
Kau tanya saja langsung ke Allah
Suka suka dialah karena dia Tuhan
Yang jelas kau sudah terlanjur lahir
Mau Terima atau tidak 
hidup tetap berjalan
Tugasmu adalah ridho dan menjalani nya

Selasa, 01 Juli 2025

Bijak berpijak 2025

Setiap orang mempunyai journey nya masing masing, tugas kita hanya menjalaninya dengan rasa syukur dan sabar karena tiap tiap kita adalah spesial dengan kelebihan dan kekurangan nya walau takdir hidup tak sama, namun tujuan kita tetap satu => Allah

Arti kehidupan yang kita jalani sehari hari ini adalah syahadat, bersaksi, menyaksikan :
1. Menyaksikan tersingkap nya sifat sifat orang lain
2. Menyaksikan sikap kita saat menghadapi masalah
3. Menyaksikan semua kejadian ini adalah atas izin Allah

. لا ترهق نفسك بما يقال عنك الله يعلم ما فى قلبك وهذا يكفيك 

Jangan biarkan dirimu Terbebani oleh apa yang dikatakan orang lain tentang dirimu, karena Allah mengetahui yang ada dihatimu, dan itu cukup bagimu

— Syekh Mutawalli Sya’rawi

4.rahmat = kesenangan = hadiah = bonus bagi siapa saja muslim non muslim

5.berkah = hadiah itu mendekat kan diri ke Allah

6. Rezeki = luas (kesehatan, kemampuan, teman, anak istri dll) termasuk harta di dalamnya 

7. Harta = di mata Allah harta adalah yang disedekahkan di wakapkan di zakat kan, harta yang manusia kumpulkan ya itu hanya mainan2 manusia saja

8.Allah hanya menghendaki mu yang mengaku muslim untuk masuk surga, sangking sayangnya Allah Dia tidak menghendaki tiap muslim di cuci di neraka maka diberinya ujian kehidupan itu...ada yg ibadah nya tidak sebaik org org soleh  maka ibadahnya melalui pekerjaan yang berat...ada yang diberi sakit...dan sebagainya.maka lalui lah ujian ujian kehidupan di dunia ini dengan sabar dan syukur

9.setiap umat Rosulullah memiliki cobaan masing masing, ujian kita dimasa ini bukan ujian dengan siksaan seperti zaman rosul, ujian hidup kita saat ini kemudahan, kemewahan, dunia, medsos, handphone, nafsu, keinginan, pengakuan, sanjungan, pujian, ingin di hormati dan sebagai nya 

10.efek dari amarah berhari hari rasa yang gak bisa di buat buat, maka bersyukur lah dengan rasa bahagia yang Allah beri saat kau sedang tenang, rasa pahit membuatmu memahami betapa berartinya menjaga diri dari jebakan2 setan termasuk amarah 

11.imam djuned ( adi warman) derajat di angkat Allah :
A. Sabar, B. Sederhana, C. Murah hati D. Ber Akhlak
12. Hidup ini hadiah, terimalah dengan rasa syukur, bukan kau pemilik hidupmu dan dunia ini, kita hanyalah objek bukan subjek (Gus baha, dmsiv)
13. Tidak pantas seorang pendosa, seorang hina, ahli maksiat merendahkan sesama mahluk Allah
14.kita hidup di masa sekarang maka nikmatilah masa ini, bukan masa lalu yang membuatmu sedih atau takut masa depan yg tidak pasti
15. Aku mengaku aku, Kamu mengkamu kamu ( bila masih melakukan 2 hal ini berarti masih harus belajar) 
16. Tak ada yang tau nasib kita, suka suka Allah
17.jangan pernah meremehkan orang lain, InsyaAllah aku sudah merasakan akibatnya 
18.aku sesuai prasangka hambaku, mengapa tukang sihir bisa berhasil sihirnya karena zon / prasangka nya yang yakin (Buya arazy)
19.sebelum kita berdoa Allah sudah tau permintaan kita, jadi untuk apa kita berdoa yaitu agar kita mengaku sebagai hamba
20.ketika sudah tak ada lagi pegangan (semua usaha sudah dicoba, kesulitan, kesakitan, kecewa) maka berdoalah bantuan Allah akan datang 
21.kecemasan bukan karena memikirkan masa depan, tetapi karena kita ingin mengendalikannya (Khalil gibran) 
22. 
Kalbu mencari ketenangan 
Ruh mencari kebahagiaan (bertemu Allah)
Nafsu mencari kepuasan
Pikiran mencari jawaban/ penjelasan 
(Buya Arrazy)

23 (buya arrazy) 
Sadar/kendali nafsu = tarikat
Paham/hikmah = hakikat
Berilmu/kenal = makrifat

24.ilmu, amal, istiqomah (ustad(

25. Mana bisa kita melabel label baik diri maupun org lain..hiduplah karena kita hanya manusia biasa (njb)

26. Wajah org belum kita kenal belum ada penilaian kita bisa netral atau senyum, namun bila org itu sudah kita kenal dan sudah kita nilai maka kenetralan itu tidak ada mau senyum pun terpaksa (bjb) 

27.marah lahir karena merasa bisa mengendalikan sesuatu tapi ternyata tak bisa

28.waktu terbaik antara Manusia dengan  Tuhan adalah saat manusia merasa lemah, merasa hina, merasa tak berdaya, pasrah, berdoa penuh hajat padaNya sebagai hambaNya (Kitab al-Hikam adalah karya Ibnu 'Athoillah as-Sakandari yang berisi hikmah-hikmah spiritual, tasawuf, dan tauhid dalam bahasa yang padat dan puitis.)

29.amalan yang diterima walaupun orang itu fasik adalah shalawat kepada nabi (kisah seorang bapak ahli maksiat mati dengan wajah menghitam, anaknya tertidur dan berjumpa nabi beliau bersabda bahwa ayahnya sudah di ampuni Allah karena selama hidupnya walau bermaksiat namun rajin bershalawat)

30.betapa benci engkau dgn malam, mengutuk nya tidak akan seketika pergi yang ada menerima menikmati nya karena bila tidak kau akan tersiksa hingga pagi terasa lama (ustad muda ngaji kehidupan) 

31.kitab Al Gunyah bagian Ar Risalatu At Tassawuf oleh Syeh Abdul Qodir Jaelani level maqom Murad diberi nama ruh dan hanya Allah yang tau

32. Hidup itu seperti minum kopi bila tidak dinikmati maka hanya pahit yang kau rasakan (Quote film keluarga super irit) 

33.karena dunia ini bukan tempat yang layak untuk mendapatkan keadilan, karena dunia ini sama sekali tiada berharga penuh fitnah dan tipu daya, maka kematian anak anak di tanah terjajah adalah kebaikanMu untuk segera membawa mereka ke negeri yang damai negeri tempat kembali yang lebih baik dan kekal abadi (Sudan & Gaza) 

34.perasaan sedih dan takut ; karena terjebak dalam pikiran sendiri.. Karena tidak bisa melihat masalah secara keseluruhan (ustad ngaji kehidupan) 

35.hidup adalah bernafas, mengambil membuang.. Tak mungkin kita mengambil nafas tanpa membuangnya (sirkulasi, pergantian, yang hilang berganti) ustad ngaji kehidupan

36. Bala, maksiat, taat, nikmat termasuk takdir asal jgn terjebak 2 golongan 

37.Musik itu spt alat spt pisau spt obeng, spt panci, spt kompor dll..tpi cara gunakannya yg salah bisa bawa mudharat atau manfaat bila cara gunakannya tepat..walopun bgitu misalnya ada lagu dgn lirik hikmah/ religi dibawakan dlm konser namun dlm konser ngundang perempuan laki bercampur dlm satu lapangan, maka konser itu jadi lebih bisa memungkinkan mendatangkan mudharat juga walo isi/lirik lagu itu bagus..

38.kesedihan & kegembiraan adalah tamu dari rumah yang bernama hati, jgn sampai tamu itu jadi pemilik rumah (Al Ghazali) 

39.setiap hari kita menambah dosa, pencitraan didepan manusia, khianat di depannya, maka setidaknya jangan berbuat aniaya membawa kerusakan di dunia (kecoak lebih mulia dari aku) 

40. Biarpun sedekah emas sebesar gunung uhud tak akan pernah diterima, jika tidak ada ridho dalam hati (hadis) 

41. Setiap kita berada dalam evolusi masing masing (tak ada manusia yang jahat karena manusia berproses ) 

42.yang Tuhan beri dalam kehidupan di dunia adalah rasa ; pemberian yang mahal dan mewah adalah rasa syukur

43.dicabutnya rasa syukur membuat kita melupakan semua kebaikan yang pernah kita dapatkan dan hanya melihat satu titik hitam yang bernama kekurangan

44.ketika rasa syukur hilang, melihat manusia pun yang di cari cari adalah kekurangannya, kejelekannya

45.Seperti melihat gelas setengah kosong atau setengah isi ;

bila kita pandang orang dengan benci maka hanya keburukan keburukan saja yang kita temukan, 

bila kita pandang dengan rasa syukur maka bisa kita temukan kebaikan kebaikan dari orang tersebut

46.manusia gampang melupakan kebaikan sesamanya.. hanya karena fokus dengan kekurangan yang tidak sesuai harapan. (nila setitik rusak susu sebelangga)

Ini sama seperti kita melihat gelas yang setengah kosong atau setengah terisi, vonis dari hati kita menentukan pikiran lisan dan perbuatan.