Anak muda muslim berdialog dengan
Dr. Zakir Naik yang saat itu sedang
Ke Indonesia
Pertanyaan pemuda itu mengapa
Tuhan menciptakan kehidupan
Mengapa harus ada kejahatan
Sedangkan takdir sudah di tentukan
Bukankah kita manusia seperti mainan
Jawaban dr. Zakir Naik menganalogikan
Dengan setiap manusia seperti menempuh ujian di kelas
Hasil ujiannya nanti
Hasil lulus atau tidak lulus itu nanti
dan guru tidak mengkoreksi jawabanmu
Saat ujian itu berlangsung
Sepertinya jawaban itu
tidak memuaskan pemuda itu
Kurasa walau terlihat cerdas
Pertanyaan itu pasti terlintas
Disetiap pikiran manusia
Kenapa Tuhan kenapa
Kami harus dilahirkan
Dan bukankah pemuda itu juga
Digerakan oleh Allah untuk bertanya
Event acara itu pun terjadi atas izin Allah
Jawabannya simpel
Ketika kamu masih berkata kenapa
Artinya belum ada ke ridhoan
Belum ada kerelaan atas takdir Allah
Tidak menerima di lahirkan
Tidak menerima ketentuan Allah
Disitulah Setan berbisik kepikiran
Disitulah ujian sedang berjalan
Pertanyaan di tepi jurang
Bila saat itu kau tidak ridho dengan Allah
Dan kau mati maka apakah Tuhan
Akan menerima mu yang tidak ridho itu
Dalam ayat ayat nya banyak sekali menjelaskan
Bahwa Allah tidak pernah sekalipun
Mendzalimi manusia
Kejadian buruk adalah akibat perbuatan
Manusia juga
Mereka bisa memilih untuk berbuat atau tidak
Dan nanti hisab nya akan di perhitungkan
Dan kamu yang bangga dengan pikiran mu
Yang jarang ditutupi zikir
Yang pikirannya menderu seperti angin
Di bisiki setiap hari
Kau sesat atau pun beriman
Allah tidak rugi sedikitpun
Yang rugi adalah kita yang menjauh
Makin tersesat yang lebih parahnya
Ditutup pintu hidayah oleh Nya
Hei engkau yang sudah terlanjur lahir
Apapun yang kau pikirkan tidak akan bisa mengubah keadaan
Kau hanya harus menerima
Dan belajar ridho dengan ketentuan nya
Maka Tuhan akan membantu mu
Dan ridho kepadamu
Ingat disini tempat kita diuji
Hidup kita yang sejati
Adalah disana
Yang lebih baik
Yang lebih kekal
Jadi kenapa Tuhan menciptakan kita
Adalah agar kita Ridho diciptakan olehNya
Dan jika kau masih belum puas
Dengan pertanyaan bisikan pikiran dari setan itu
Kau tanya saja langsung ke Allah
Suka suka dialah karena dia Tuhan
Yang jelas kau sudah terlanjur lahir
Mau Terima atau tidak
hidup tetap berjalan
Tugasmu adalah ridho dan menjalani nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar