Rabu, 07 Agustus 2024

Ruh Pemaaf

Kekecewaan kesedihan rasa apa ini

dalam diam merasuk ke hati

menjangkiti jasmani gelapkan rohani

seharian berlari tetap tak mau pergi


aku ke puncak dunia

mata melihat indahnya

lautan dan panorama

hanya kepuasan sementara


lalu aku kembali ke rumah

melihatnya tetap gerah

masih tersempil amarah

sampai lelap ku gelisah


ternyata esok hari

ku membuka diri

memeluk yang kubenci

dan aku relakan hati


seketika rasa pedih itu pergi

terpulihkan obat penyembuh hati

bernama memaafkan merelakan

ruh itu mendamba ketenangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar