Selasa, 27 Agustus 2024

Jangan Sedih Nyalaku

Dunia yang kau cari meneguk air lautan

Puncak bukit hampa nan kesepian 

perjalanan mengumpulkan bekal

Kebaikan sekarang untuk yang kekal


jangan sedih, marah, takut, gelisah

tetaplah menyala walau secercah

sekedar tanda penunjuk arah

agar kapal tak karam lantaran goyah


sudah cukup yang kau lakukan

tak perlu kau ambil kerjaan Tuhan

lepaskan saja beban kehidupan

tiada kuasamu ubah keadaan


Nuh pun tak bisa selamatkan keluarganya

Rosulku berduka tragis keluarga cucunya

Ibrahim, Musa, Isa di eksekusi penguasa

si kakek berkursi roda begitu juga


lalu kau siapa bocil rebahan jumawa

mengharap dunia seperti telenovela

merasa kau sebagai tokoh utama

maunya menang senang di dunia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar