Dunia yang kau cari meneguk air lautan
Puncak bukit hampa nan kesepian
perjalanan mengumpulkan bekal
Kebaikan sekarang untuk yang kekal
jangan sedih, marah, takut, gelisah
tetaplah menyala walau secercah
sekedar tanda penunjuk arah
agar kapal tak karam lantaran goyah
sudah cukup yang kau lakukan
tak perlu kau ambil kerjaan Tuhan
lepaskan saja beban kehidupan
tiada kuasamu ubah keadaan
Nuh pun tak bisa selamatkan keluarganya
Rosulku berduka tragis keluarga cucunya
Ibrahim, Musa, Isa di eksekusi penguasa
si kakek berkursi roda begitu juga
lalu kau siapa bocil rebahan jumawa
mengharap dunia seperti telenovela
merasa kau sebagai tokoh utama
maunya menang senang di dunia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar