Jumat, 13 Desember 2024

Curhat Pelubang Gunung

makin hari 
aku makin gak suka
dengan dunia ini
bukan dunianya
tapi manusianya

kadang aku berfikir
mungkin benar kata orang
aku tidak bisa bergaul 
wow darimana mereka 
bisa segitu jelasnya
mendeskripsikan tentangku
sementara aku sendiri
belum paham tentang diriku
dasar manusia 
sejak dahulu 
mau itu tua muda
hobinya menilai
menghakimi saja
lah aku juga 
sedang menghakimi mereka

tapi mungkin ada 
benarnya kata mereka
sebenarnya aku agak risih
dikeramaian merasa terasingkan
apalagi gelar buyuk ati suudzonan 
yang pernah dikatakan 
mamaku dulu - waktu aku muda
sering ribut dengan adik kaka

sebenarnya aku tak kuasa disini
aku ingat dimana hari hari
dunia tidak seasing ini
tapi aku menyiayiakan
si pemarah penuh kesombongan
takdir yang buruk inipun
karena kesalahanku
karena kedzalimanku

namun yang terjadi 
sudah terjadi keterasingan ini
adalah hukuman untuk kujalani
sebenarnya bila tanpa kuasaMu
semenit saja mungkin aku tak bisa
berkumpul dengan mereka
yang asing begitu kurasa

pernah terlintas dipikiran
melubangi gunung aku bisa
bergaul dengan manusia 
aku tak berdaya aku tak nyaman
mereka tidak sopan
untuk lelaki suudzonan
kuhitung masih belasan tahunan
aku berdikari disini
walau kata orang ini akan berubah
namun lumayan aku merasa payah

dasar aku manusia kurang bersyukur
posisi sepertiku ini sudah manjur
tak perlu aduk semen keringat bercucur
takdir orang lain yang tak bisa kujalani
dan takdir ini yang hanya aku
yang spesial bisa menjalani

ini doaku meminta keridhoan Tuhan
dan dia sedang mengabulkan
memang terasa berat 
tapi seperti kata anwar
saat diinpus jangan melawan
senjatamu adalah diam dan tenang
senyum dan jalani saja dengan sabar
berikan yang terbaik 
dengan tulus dan jujur
kau hanya berharap ridhonya
bukan pengakuan manusia
atau ego mu yang penuh tipu daya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar