Selasa, 25 Oktober 2022

aku jijik mas

Bukan aku tak syukuri semua
Tapi aku jijik melihat dunia 
Orang orang berkuasa 
Bertindak semaunya 

Bicara atas nama hukum kebenaran
Tetapi perbuatan mengalahkan setan
Motivasi bak malaikat pencitraan
Zalim ngakunya prikemanusiaan

Bermula dari halal haram hantam
Biar curang yang penting genggam
Kejahatan diberi kekuasaan
pembenaran jadi kebenaran

Loyalitas tanpa batas  bagi si atas
Yang bawahan diperas kerja keras
Hati terkuras menolak dicap malas
Garis keras dimentalkan digilas 

Pengagungan berlebih lebihan 
Jaman kompeni penjajahan
Kolonialisme star sindrom terciptakan
Abdi dalem menjilat berlebihan

Dunia ini memang tak adil
Sejak jaman Nabipun memang tak adil
Politik hitam hancurkan kehidupan 
Syahwat kekuasaan korbannya jutaan

Dan mereka tak perduli
Yang menderita mengigil sepi
Tapi inilah dunia...memang gila
Jangan serius padanya 

sejak dulu seperti ini dunia
Penuh slogan dan kepalsuan
Kebahagiaan adalah bunga
Tumbuh diantara belukar rimba

Bertahanlah saja sulit kau ubah dunia
Damaikan jiwa usah berharap mereka
Jangan serius sekali usah ambil di hati
Sebab Dunia ini permainan licik sekali


Selasa, 04 Oktober 2022

Kanjuruhan malang 01 oktober 2022

Sekilas liat berita medsos
Kaget dengar berita diekspos 
129 orang mati dilapangan
Itu nonton bola atau peperangan

Aku tak menyalahkan manusianya
Yang kukutuk kelakuannya
Sejak dulu kala fanatik buta
Akhirnya jadi cerita duka

Carut marut rakus terkentut
Yang penting untung pentas lanjut
Seragam komando bikin takut
Kena gas air mata nyali ciut

Huru hara membawa petaka
Masalah manusia membela nama
Kebijaksanaan dan rasa cinta sirna
Karena histeria kepanikan massa


kaum tercerahkan influencer keblinger

Jadi di era begini ya
Gak ada manusia yang sempurna 
Tapi anak sekarang begitu memuja
Tokoh medsos yang jadi idolanya

Memfollow mengagumi sah sah aja
Tapi jadi masalah ketika fanatik buta
Merasa pinter malah jadi keblinger
Karena salah waham influencer

Idolamu hanya manusia biasa
Tidak ada yang sempurna
Bahkan nabi yang mulya
Bisa salah tapi selalu ditegur Tuhannya

Nabi salah langsung diarahkan Tuhan
Teguran Tuhan menjadi Firman
Lah kita manusia klaim kebenaran
Saling vonis dan menjatuhkan

pintar tapi congkak merusak banyak
bodoh ternak domba beranak pinak
Lebih berharga si bodoh awam aksara
Dari pada si pintar bawa durjana

Sibodoh baik dan sederhana
Citanya hanya nafkahi keluarga
Sipintar memecah belah bangsa
Merasa si paling benar pengikutnya 

Siapakah mereka..mereka pendengung
Membuat rakyat bingung 
Lupa masalah sesungguhnya
Buat isu isu tak nyata

Diujung hidung tercium busuknya fakta
Tapi tangannya mengarah ke lain tema
masalah inti nepotisme,kolusi, korupsi 
Itulah problem utama negeri ini










Minggu, 25 September 2022

jaga gempa jilid 2

Dua kapal pesiar

Berlayar dilautan besar

Di waktu yang sama  

lokasi yang berbeda


Bermaksud memeriahkan

Malam Tahun pergantian

Suara nyanyian & dentingan

Gelas saling beraduan


Meriah mewahnya acara

perayaan lancar di kapal A

pesta pora hari esok terlupa

Larut - mabuk kebinalan pesta


Dikapal B insiden tak terduga

Lambung kapal menganga

Marabahaya tak terelak jua

Menjerit histeris lelaki & wanita


Berhamburan laksana

anak ayam Mencari induknya

Hilang semua gelak tawa

Menjadi tangis nestapa


Yang terdengar hanyalah 

Tolong ya Allah..tolong ya Allah

Garis tipis sukacita & derita

Yang terlupa yang mendadak ingat Dia


(jaga gempa, was was gempa saat terlelap..yang teringat hanya Tuhan
Takut akan azab dan cobaan..ternyata hanya selembar nyawa dan waktu tersisa yang sangat berharga..segala titipannya dapat kau ambil sewaktu waktu, magrib 02 08 2019.. Inget 13 tahun silam)

Sabtu, 20 Agustus 2022

tak pernah ada jalan yang mudah

Rosul yang dimulyakan Allah
Jalani Hidupnya tak pernah mudah
Ujian godaan marabahaya musibah
Dilempari batu hingga di ludah

Mereka pergi berperang dan berdarah
Sepeninggal nabi perang sudara pecah
Sahabat nabi tewas bersimbah
Cucu nya nabi husnul khotimah

Tak pernah ada jalan yang mudah 
Ada tanggung jawab dan amanah
Ada kegelapan yang mencari cerah
Ada perjuangan dan ibadah

Jumat, 12 Agustus 2022

Catetan 12 Agustus 2011

klo doamu gak terjawab didunia ini
mungkin akan terjawab di akhirat

Kita harus percaya bahwa dunia ini
Tiada harganya dibanding desa akhirat

dunia tempat puasa 
berbuka nya di akhirat..

Payungan untuk baban

Baban meminta maaf kepada emen
Emen menghindar dengan sentimen 
Baban berharap jabat erat ditunaikan
Emen antipati tak menghiraukan

Lalu tangisan teriakan berhamburan
permintaan maaf tak terkabulkan
Baban kau perlu menarik pelajaran
Jangan terlalu gantung pengharapan

Yang paling mendasar dikehidupan 
Berharap pada insan itu menyakitkan
Tak semua bisa kau kendalikan
Ibarat hujan kau hanya perlu payungan