Jumat, 20 Oktober 2023

Surah Tha Haa

2. Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah;

3. melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),

4. diturunkan dari (Allah) yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi,

5. (yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas 'Arsy.

8. (Dialah) Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.

10. Ketika dia (Musa) melihat api, lalu dia berkata kepada keluarganya, "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu."

12. Sungguh, Aku adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, Tuwa.

13. Dan Aku telah memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).

14. Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat / Zikri Aku.

25. Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

26. dan mudahkanlah untukku urusanku,

27. dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

28. agar mereka mengerti perkataanku

40. (Yaitu) ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu dia berkata (kepada keluarga Fir'aun), "Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?"Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati. Dan engkau pernah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan (yang besar) dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan (yang berat); lalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian engkau, wahai Musa, datang menurut waktu yang ditetapkan,

41. dan Aku telah memilihmu (menjadi rasul) untuk diri-Ku.

42. Pergilah engkau beserta saudaramu dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan)-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai mengingat-Ku;

44. maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut."

45. Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, sungguh, kami khawatir dia akan segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas,"

46. Dia (Allah) berfirman, "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat."

47. Maka pergilah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dan katakanlah, "Sungguh, kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau menyiksa mereka. Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk.

52. Dia (Musa) menjawab, "Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku, di dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuz), Tuhanku tidak akan salah ataupun lupa;

68. Kami berfirman, "Jangan takut! Sungguh, engkaulah yang unggul (menang).

69. Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun dia datang."

72. Mereka (para pesihir) berkata, "Kami tidak akan memilih (tunduk) kepadamu atas bukti-bukti nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan atas (Allah) yang telah menciptakan kami. Maka putuskanlah yang hendak engkau putuskan. Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini.

74. Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sungguh, baginya adalah neraka Jahanam. Dia tidak mati (terus merasakan azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (tidak dapat bertobat).

75. Tetapi barang siapa datang kepada-Nya dalam keadaan beriman, dan telah mengerjakan kebajikan, maka mereka itulah orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia),

76. (yaitu) Surga-Surga 'Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.

83. "Dan mengapa engkau datang lebih cepat daripada kaummu, wahai Musa?"

84. Dia (Musa) berkata, "Itu mereka sedang menyusul aku dan aku bersegera kepada-Mu, ya Tuhanku, agar Engkau rida (kepadaku)."

85. Dia (Allah) berfirman, "Sungguh, Kami telah menguji kaummu setelah engkau tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri."

87. Mereka berkata, "Kami tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami harus membawa beban berat dari perhiasan kaum (Fir'aun) itu, kemudian kami melemparkannya (ke dalam api), dan demikian pula Samiri melemparkannya,"

88. kemudian (dari lubang api itu) dia (Samiri) mengeluarkan (patung) anak sapi yang bertubuh dan bersuara untuk mereka, maka mereka berkata, "Inilah Tuhanmu dan Tuhannya Musa, tetapi dia (Musa) telah lupa."

96. Dia (Samiri) menjawab, "Aku mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui, jadi aku ambil segenggam (tanah dari) jejak rasul lalu aku melemparkannya (ke dalam api itu), demikianlah nafsuku membujukku."

98. Sungguh, Tuhanmu hanyalah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu."

102. pada hari (Kiamat) sangkakala ditiup (yang kedua kali) dan pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang yang berdosa dengan (wajah) biru muram,

103. mereka saling berbisik satu sama lain, "Kamu tinggal (di dunia) tidak lebih dari sepuluh (hari)."

104. Kami lebih mengetahui apa yang akan mereka katakan, ketika orang yang paling lurus jalannya mengatakan, "Kamu tinggal (di dunia), tidak lebih dari sehari saja."

114. Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur'an sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."

120. Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, "Wahai Adam! Maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

121. Lalu keduanya memakannya, lalu tampaklah oleh keduanya aurat mereka dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan telah durhakalah Adam kepada Tuhannya, dan sesatlah dia.

122. Kemudian Tuhannya memilih dia, maka Dia menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.

128. Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (orang-orang musyrik) berapa banyak (generasi) sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal mereka melewati (bekas-bekas) tempat tinggal mereka (umat-umat itu)? Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berakal.


130. Maka,  (Muhammad) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam; dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari, agar engkau merasa tenang.

131. Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.

132. Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.


Rabu, 18 Oktober 2023

Surah Maryam

8. Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?"


9. (Allah) berfirman, "Demikianlah." Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali."


10. Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda." (Allah) berfirman, "Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat."

43. Wahai ayahku! Sungguh, telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

58. Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Ya'qub), dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis.

93. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba.

96. Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka).


Senin, 16 Oktober 2023

Al Kahfi

Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:11)

فَضَرَبْنَا عَلٰٓى اٰذَانِهِمْ فِى الْكَهْفِ سِنِيْنَ عَدَدًاۙ fa ḍarabnā 'alā āżānihim fil-kahfi sinīna 'adadā

Maka Kami tutup telinga mereka di dalam gua itu selama beberapa tahun,




https://go.muslimpro.com/GCA5

Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:10)

اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًاiż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan Kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami."




Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:18)

وَتَحْسَبُهُمْ اَيْقَاظًا وَّهُمْ رُقُوْدٌ ۖوَّنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖوَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَّلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًاwa taḥsabuhum aiqāẓaw wa hum ruqụduw wa nuqallibuhum żātal-yamīni wa żātasy-syimāli wa kalbuhum bāsiṭun żirā'aihi bil-waṣīd, lawiṭṭala'ta 'alaihim lawallaita min-hum firāraw wa lamuli`ta min-hum ru'bā

Dan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentu kamu akan berpaling melarikan (diri) dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:23)

وَلَا تَقُوْلَنَّ لِشَا۟يْءٍ اِنِّيْ فَاعِلٌ ذٰلِكَ غَدًاۙ wa lā taqụlanna lisyai`in innī fā'ilun żālika gadā

Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, "Aku pasti melakukan itu besok pagi,"




Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:24)

اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۖوَاذْكُرْ رَّبَّكَ اِذَا نَسِيْتَ وَقُلْ عَسٰٓى اَنْ يَّهْدِيَنِ رَبِّيْ لِاَقْرَبَ مِنْ هٰذَا رَشَدًاillā ay yasyā`allāhu ważkur rabbaka iżā nasīta wa qul 'asā ay yahdiyani rabbī li`aqraba min hāżā rasyadā

kecuali (dengan mengatakan), "Insya Allah." Dan ingatlah kepada Tuhanmu apabila engkau lupa dan katakanlah, "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepadaku agar aku yang lebih dekat (kebenarannya) daripada ini."




Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:39)

وَلَوْلَآ اِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۙ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللّٰهِ ۚاِنْ تَرَنِ اَنَا۠ اَقَلَّ مِنْكَ مَالًا وَّوَلَدًاۚ walau lā iż dakhalta jannataka qulta mā syā`allāhu lā quwwata illā billāh, in tarani ana aqalla mingka mālaw wa waladā

Dan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan "Masya Allah, la quwwata illa billah" (Sungguh, atas kehendak Allah, semua ini terwujud), tidak ada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, sekalipun engkau anggap harta dan keturunanku lebih sedikit daripadamu.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Kahf (18:46)

اَلْمَالُ وَالْبَنُوْنَ زِيْنَةُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۚ وَالْبٰقِيٰتُ الصّٰلِحٰتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَّخَيْرٌ اَمَلًاal-mālu wal-banụna zīnatul-ḥayātid-dun-yā, wal-bāqiyātuṣ-ṣāliḥātu khairun 'inda rabbika ṡawābaw wa khairun amalā

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.




49. Dan diletakkanlah Kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, "Betapa celaka Kami, Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya," dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun.://go.muslimpro.com/GwHc

50. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruklah (Iblis itu) sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zalim.

65. lalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan rahmat kepadanya dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan ilmu kepadanya dari sisi Kami.

68. Dan bagaimana engkau akan dapat bersabar atas sesuatu, sedang engkau belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"

82. Dan adapun dinding rumah itu adalah milik dua anak yatim di kota itu, yang di bawahnya tersimpan harta bagi mereka berdua, dan ayahnya seorang yang saleh. Maka Tuhanmu menghendaki agar keduanya sampai dewasa dan keduanya mengeluarkan simpanannya itu sebagai rahmat dari Tuhanmu. Apa yang kuperbuat bukan menurut kemauanku sendiri. Itulah keterangan perbuatan-perbuatan yang engkau tidak sabar terhadapnya."


96. berilah aku potongan-potongan besi!" Hingga ketika (potongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, dia (Zulkarnain) berkata, "Tiuplah (api itu)!" Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu).


99. Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya,


100. dan Kami perlihatkan (Neraka) Jahanam dengan jelas pada hari itu kepada orang kafir,

101. (yaitu) orang yang mata (hati)nya dalam keadaan tertutup (tidak mampu) dari memperhatikan tanda-tanda (kebesaran)-Ku, dan mereka tidak sanggup mendengar.


109. Katakanlah (Muhammad), "Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)."


110. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa." Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.


Bijak Berpijak 2024

1. Ciri orang bermakrifat pada Allah :
- susah senang sama saja
- Fakir & Hajatnya hanya pada Allah
- Apapun yang dia lakukan itu niatnya karena Allah
- ketakutannya adalah mendapat murka Allah & tersesat (disesatkan Allah)
- kebahagiaannya adalah mendapat ridho Allah

2. 7 orang di naungi Allah di padang Mahsyar :
- Pemimpin yang Adil
- Pemuda yang rajin Ibadah
- Pemuda yang menahan syahwatnya/ menjauhi Zina
- Pemuda yang hatinya di Masjid
- Dua orang bersahabat karena Allah
- Orang yang beramal tanpa Riya
- Mata yang menangis karena takut pada Allah (UAS)

3. tujuan manusia hidup di dunia :
a. ibadah ( baik itu sholat atau bekerja) - ayem
b. Khalifah (merawat kehidupan, menjaganya, memperbaiki, memberi, mengayomi) - ayom (bang andi)

4.jadilah nol agar kau berenergi (bang andi)

5.bila kau bermasalah dengan mahluk, sesungguhnya engkau bermasalah dengan Tuhan (bang andi)

6.seorang ibu menangis histeris dikuburan anaknya, seorang pemuda mencoba menasehati berpesan untuk sabar..tapi yang keluar spontan dari mulut ibu adalah makian,  " enak saja kau bisa bilang sabar..kau tidak merasakan apa yang aku rasakan ini ", maka pemuda itu berlalu, lalu seseorang bergegas menghampiri  ibu dan berkata, hei yang kau maki itu rosulullah Muhammad..ibu itu terkaget lalu mengejar nabi Muhammad meminta maaf, lalu nabi bersabda " Sabar itu adalah (reaksi dari) pukulan yang pertama ".

7.yang Tuhan lihat adalah respon/reaksimu saat menerima ujian, bukan hasilnya (safa marwa)

8.Aku Senang jika doaku tak terkabul, karena Tuhan memilihkan sendiri yang terbaik untukku, yang membuatku sedih adalah karena hatiku tak tergerak lagi untuk berdoa (umar bin Khatab)

9.Aku tak perduli dengan senang atau sedihku karena aku tak tau mana yang lebih baik buatku (umar bin Khatab)

10.boleh jadi kau tidak menyukai sesuatu padahal itu yang terbaik bagimu (Al Qur'an)

11.jangan takut Allah bersama kita (Nabi Muhammad+ Abu bakar dlm gua)

12. Berusahalah sampai Allah yang menghentikan, (kakek 70th berlari sampai pingsan - husein 6424)

13.Mujahid saat ini, kisah nyata sahabat2 nabi saat ini adalah mereka, keajaiban2 selama perang, dan kita saksi mata dibuka Allah kekuasaannya dan ayat2nya ( pasukan kecil 6242, tank full sensor kalah, santun ramah dgn tawanan, teroris pembantai)

14.Janji Allah Pasti, segalanya diciptakan ada tujuan dan ketetapan yang waktunya sudah ditentukan, tapi kebanyakan manusia hanya melihat yang tampak saja (Qs.Ar Room 1 - 8)

15.banyak banyak bersyukur ketika engkau bermaksiat masih diberi rasa bersalah ( yg tidak dibuat buat / tulus), bagaimana bila Allah cabut rasa bersalah itu hingga pelan2 kau menjauh dan tersesat, atau bagaimana saat kau bermaksiat itu engkau mati (08 des 23)

16.dalam hal diam dan kekuatan tengoklah karang dilautan

17.fokus dengan solusi bukan masalah

18. Aku banyak Dosa, maka kesulitan menjadi pencucinya

19.gantilah keburukan, kemaksiatan ku ini dengan kebaikan

20. 1000 Tahun di dunia = 1 hari akhirat
12 jam akhirat = 500 Tahun dunia
6 jam akhirat = 250 Tahun dunia
3 jam akhirat = 125 Tahun dunia
1 jam di akhirat= 41 Tahun 6 bln di dunia
30 menit di akhirat = 20 Th 9 bln di dunia
15 menit di akhirat= 10 Th 4 b 15h dunia
7 menit 30 detik akh = 5 Th 2b 7h dna
3 menit 45 detik ak = 2 th  8 bulan 
1 menit 50 detik = 1 Tahun 4 bulan
55 detik = 8 bulan
28 detik = 4 bulan
14 detik = 2 bulan
7 detik = 1 bulan
3 detik = 2 minggu 
1 detik = 5 hari ( 3600 detik = 49 Tahun)
1 detik = 4 hari (3600x4/365 = 39,5 Th)

21. - itu bukan aku itu akun
      - Lakukan Lupakan
      - tangan kanan berbagi tangan kiri instastory (Ayahman)

22. Iman adalah menyakini janji Allah itu pasti yang termuat di dalam ayat Al Qur'an, yang terpenting bukan hasil tapi usaha dan doa yang di lihat Allah, kemenangan mujahid sudah di tuliskan di Al Qur'an kapan terjadinya hanya Allah yang tau..kalau sudah di tahap ini..aman sentosa lah hatimu

23.dunia ini tidak worth it untuk membuat hatimu rotted (aagym)

24.apapun takdir Allah adalah yang terbaik

25.bahagia adalah engkau ridho dengan yang kau alami

26. doa iftitah :
Allahumafirli = Ya Allah tutupi dosaku
Warhamni = & rahmati aku
Waj'burni = cukupi/tutupi kekuranganku/perbaiki aku
Warfa'ni = Angkat Derajatku
Warzuqni = Rezeki kan Aku
Wahdini = beri aku petunjuk / hidayah
Waafini = baguskan, sehatkan, sempurna kan aku
Wafuani = Hapus semua dosaku

27.penakut tak memperlambat maut, berani tak mempercepat mati..umur sudah ditentukan hanya caranya yg kita tentukan (UAS )

28.aku hanyalah pendosa, sok suci, sok baik, pembela kebenaran yang munafik dan subjektif 

29. jika setan tak pernah putus asa menggoda..akupun tak akan putus asa mencari RidhoNya

30.negara ini tidak kekurangan orang orang pintar, banyak orang orang hebat penuh pujian...namun kekurangan orang jujur dan berani

31.rahmanNya bagi semua mahluk :
- meraih rezekinya berdasar sunatullah dan sunatullah itu ada hukumnya / tutorialnya (mau rezeki banyak kerja pake ilmu)
- siti maryam, siti hajar, Nabi Ismail & ibrahim semua melalui upaya baru mendapat pertolongan
- usaha, menyerah, berdoa pasrah

32.hidup ini bukan hasil (menang kalah) tapi usaha nya untuk Allah

33.memaafkan dan meredakan amarah adalah untuk kebaikan hati sendiri (Oemar Mita)

34.jangan jatuh cinta pada harapan (kiki saputri)

35.terima dia bulat2 atau tinggalkan (andre taulany)

36. Sholat khusyuk ibarat meniti jalan di pematang sawah - kaki kepeleset dikit bangun lagi..jalan lagi jgn berhenti teralih ikan lumpur (UAS)

37.jika ingin dikenal Allah, masuklah melalui pintu yang tidak dimiliki Allah...apa itu ?? Yaitu pintu kehinaan  / fakir / rendah ( perkumpulan ulama sufi & UAS Padang)

38.la ilahailallah jika gunung menerimanya dia akan runtuh, bahwa ada yang spesial dari kata2 ini, ketika kamu jauh dari Tuhan dan merindukannya berulang ulang zikirkan tahlil ini air mata menetes, seperti ruh yang rindu dengan rumah di kampung halamannya

39.orang hidup harus membawa manfaat bagi orang lain, bila tidak apa bedanya dengan batu (arif didu / komika)

40.orang beruntung adalah orang yang masih diberi kesempatan oleh Allah untuk beribadah menyebut dan mengingatNya 

41.arti iman adalah percaya dengan yang gaib yg artinya yang belum kelihatan, jika yang sudah terlihat itu sudah pasti semua orang meyakini..beriman bahwa rejeki, menang kalah semua sudah ditentukan termasuk nasib palestina

42. usaha itu adalah syariat, hardwarenya seperti siti hajar yang berusaha mencari air di bukit, setelah berusaha ternyata air itu ada di kaki ismail..

43.usaha disebut juga amalan/ ibadah dan hasilnya berupa iman, tawakal dan hakikat

44.dan ternyata sampai level imanpun aku belum..karena masih bermaksiat..belum yakin Allah mengawasi 

45.ketika di amalanmu terselip ambisi/ego/ keakuan maka bersiaplah Tuhan akan menegurnya (itupun jika Tuhan masih menghendaki kebaikan , jika tidak kau akan diberi istidrajd)

46.Tuhan tidaklah rugi jika seluruh mahluknya berbuat dosa, dosa itu merugikan hambanya sendiri, karena dosa itu menjadi penderitaan kegelapan dan kesesatan jauh dari Tuhan

47.Ridho manusia menerima segala kesulitan, derita dan guncangan
Ridho Allah , menerima amalan amalan kita yang ikhlas 

48.lakhaufu walatahzannu lam taghdo walaqol jannah ; 
jangan takut, jangan sedih, jangan marah

setan masuk melalui celah2 itu

saat perasaan mu negatif berzikirlah baca quran untuk hentikan pikiran yang kebanyakan was wis

49.pikiran kita ini kebanyakan dari nafsu dan hanya membebani diri, kurangi fikir banyakin zikir

50.engkau hanyalah penyaksi dari kejadian yang terjadi dihidupmu, menyaksikan bagaimana dirimu menyikapi masalah, membuka selubung siapa dirimu sebenarnya, masihkah ada kegelapan, titik titik hitam di hatimu 

51. sesungguhnya engkau hanyalah memberi nasihat / peringatan (seperti musa menasehati firaun dengan berbicara baik baik), berubah atau tidak itu sudah urusan Allah

52. Takdir Allah mungkin memang tetap tapi keadaannya bisa berubah ( ustad hanan ataki), misal ; umur hanya sampai 35 tahun (namun keadaannya bisa mati karena maksiat, atau mati dalam keadaan sedang sujud), 

53. Hati itu ibarat kado berupa Cermin untuk diberikan kepada Tuhan (Elrumi)

54.beri kami kesabaran, kekuatan, kemenangan, 
mudahkan urusan kami, ringankan beban kami, hilangkan penderitaan kami
Beri kesehatan, rezeki, rahmat dan barokahmu  agar kami kuat dalam menjalani segala kesulitan, penderitaan dan guncangan hingga kami ridho padaMu dan engkau Ridho pada kami.

55. Dosalah yang memberi perasaan gelisah, takut tidak tenang dan terparah menjauh dari Tuhan, Dosa dan Pahala itu untuk kebaikan manusia sendiri 

56. Luka terbesar orang tua jaman dahulu adalah mereka tidak bisa mengungkapkan rasa kasih sayangnya, setiap hari adalah marah atau basa basi kaku yang sinis tiada puja puji dan sanjungan, sehingga menciptakan jarak dan luka di hati anak, namun mereka orang tua tidaklah salah,karenaseperti itulah didikan mereka dimasa mudanya, intinya adalah jangan ragu untuk tunjukan kasih sayang karena waktu kita terbatas (podcast syahnaz haque & tantowi yahya 01 nov 24)

57.Sholat sunah 2 rakaat sebelum subuh, pahalanya seperti seisi bumi dan seluruh alam ini ; kekayaan macam apa itu, sepertinya kekekayaan dunia tak akan buat manusia kenyang..banyak orang kaya masih korupsi...artinya mereka belum mendapatkan seluruh alam semesta ini...kekayaan seluas alam semesta itu adalah hati yang di cukupkan maka kayalah dia tak lagi kekurangan atas dunia (siska sholat sunah qobliyah subuh)

58.hidup adalah hadiah, pemberian, bayangkan jika oksigen yang kau hirup harus bayar, maka tak ada yang tersisa dari kita kecuali rasa syukur...syukur masih diberi kesempatan hidup...syukur tidak mati suul khotimah

59.Taufik adalah selarasnya antara kemauan kita dengan kemauan Allah, dari Taufik diberikanlah hidayah (UAS)

60.engkau bisa semakin benci pada seseorang bila yang kau cari selalu keburukannya
engkau juga bisa menyukai orang lain jika yang kau lihat padanya adalah kebaikan semua..membenci dan mencintai adalah pilihan, ingin melihat sebagai gelas setengah kosong atau gelas setengah isi (ust sony abi kim)

61.Bila yang ajaib ajaib datang belum juga berubah maka waspadalah azab yang pedih, maka jangan berharap sesuatu yang diluar sunatullah bila itu terjadi dan kita belum juga beriman maka siksa pedih segera datang, contoh umat terdahulu, umat nabi shaleh unta keluar dari batu, umat nabi musa dll

62. yang tau kebenaran memberi peringatan memberi pemberitahuan kepada yang zalim, agar tidak yang beriman tidak ikut tergulung oleh azab Allah agar lepaslah tanggung jawabnya di akhirat kelak, tugas kita memberi peringatan (dengan kesabaran) hasilnya urusan Allah (Al A'raf 163 - 165)

63. saat kita di alam tidur dan perbatasan antara bangun dan tidur kadang indera telinga menangkap suara orang berzikir ditelinga atau suara gangguan jin misal mengetuk ketuk pintu / tergantung amalan 

64. Manusia layaknya ratusan unta diantara unta itu hampir tidak ada unta jenis rihlah (unta mahal tangguh ) hadist

65. Rindu adalah perasaan sepihak - sebelah menangisi yang jauh , Cinta adalah suka menjalani nya dengan bahagia tiada pengorbanan , karena indah apapun yang dilakukan (Husein al khirid / ki shalawat)

66. Puncak keimanan adalah rasa takut / takwa dan sami na wa atoqna ( rasa tak bisa dusta)

67. Ada 2 jenis cinta, cinta dunia mematikan, cinta Tuhan menyelamatkan

68.pikiranmu yang cenderung negatif tak selalu harus kau turutkan, tak harus di ungkapkan karena kebanyakan pikiran manusia dari bisikan2 setan apalagi kita bukan nabi atau kiayi (bila pikiran mulai aneh, berzikir, baca quran dengar ceramah dll)

69.sesungguhnya setan musuh yang nyata, membisikan was was ke pikiran manusia  (an nas)

70. jihad yg aku pahami sekarang, setiap org jihad dengan nasibnya masing2, menjalani takdirmu dengan sabar, ikhlas dan ridho adalah jihad terbaik, kado terbaik yang akan kamu berikan ke Tuhan kelak ( jihadnya para mujahid palestina dll)

71. pernikahan adalah ibadah yang paling di benci setan, ibadah seumur hidup, setan terbaik adalah setan yang bisa memecah belah keluarga, segala kebaikan dimulai dari keluarga yang baik 

72. zuhud ; bila hatimu masih menempel pada dunia hatimu tak pernah bahagia, mengharap pengakuan, sanjungan, pekerjaan melelahkan hati

73.bila Tuhan saja masih mengampuni dosamu, masih memberi rezeki dan kehidupan, bagaimana bisa kamu tidak memaafkan manusia lainnya padahal kamu bukan Tuhan, sama sama mahluk penuh dosa 

74. Khusnudzon kepada Allah adalah setengah dari surga

75.jgn bergantung pada Amalmu, jgn bergantung pada selain Allah (habib novel)

76. Allah adalah maha ruh, sementara fisik ini adalah alat untuk kita merasakan nafsu, maka selagi masih ada makan minum bersenang senang itu lingkup dunia, begitupun di surga kita mendapat jasad, ini opini saja manusia tak akan bisa melihat Allah tanpa hijab karena dimensinya beda (org ngawur)

77.Ketika tergelincir berbuat dosa maka hukum dirimu dengan melakukan kebaikan hingga setan yang menggoda bingung (habib novel)

78.yg menghancurkan manusia :
1. Ego tinggi
2. Ambisi gila
3. mimpi tak bertepi 
(Dokter Tirta)

79.Istiqomah itu lebih tinggi dari musyaqafah (habib kawan uas)

80. masalah datang itu seperti pasien yang sedang di obati akan disuntik, akan di infus terima saja jangan berontak agar engkau sembuh (mbah anwarudin)

81.Tuhan menempatkanmu disitu untuk menerimanya menjalaninya dengan rasa syukur, jiban pns uin yang hobi musik & nulis adalah disitu takdirmu, punya anak istri nasib spt itu adalah hadiah yang harus kau syukuri.

82.aku berdoa hanya disatu tempat saja karena kupikir hanya disitu tempat angkernya, padahal dimanapun kita butuh Allah untuk berlindung dari keburukan diri sendiri maupun mahlukNya yg lain.

83.dosa kepada manusia harus meminta maaf

84.mencintai takdir & penderitaan

85.dunia itu terlaknat sedangkan rezeki itu Rahmat

86. Maha Pemaksa Al Qahhar
Maha Kuasa Al Jabbar
Apapun yang kau lakukan
Dia mengarahkan
Suka tak suka 
Mau tak mau

87. Dalam hidup ini jadilah pohon
Akar nya menghujam kuat kebumi
Mendalam, kuat diterpa angin 
Menghadapi zaman, panas dingin hujan badai...burung2, hewan, serangga berteduh..dia diam saja tak bergeming, sepertu mayit tapi dia hidup..walau dipupuk dengan kotoran namun dia tetap tumbuh Dan menghasilkan buah yang bermanfaat
(UAS) 


 

Minggu, 15 Oktober 2023

Al Isra

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

لَا تَجْعَلْ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُوْمًا مَّخْذُوْلًا ࣖ 

"Janganlah engkau menjadikan tuhan yang lain bersama Allah (sebab) nanti engkau menjadi tercela lagi terhina."
QS. Al-Isra'[17]:22

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

۞ وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

"Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."
QS. Al-Isra'[17]:23

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

رَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِمَا فِيْ نُفُوْسِكُمْ ۗ    اِنْ تَكُوْنُوْا صٰلِحِيْنَ فَاِنَّهٗ كَانَ لِلْاَوَّابِيْنَ غَفُوْرًا

"Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam dirimu. Jika kamu adalah orang-orang yang saleh, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertobat."
QS. Al-Isra'[17]:25

* Dibagikan Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا 

"Berikanlah kepada kerabat dekat haknya, (juga kepada) orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros."
QS. Al-Isra'[17]:26

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ    وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

"Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya."
QS. Al-Isra'[17]:27

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُوْلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُوْمًا مَّحْسُوْرًا 

"Janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (kikir) dan jangan (pula) engkau mengulurkannya secara berlebihan sebab nanti engkau menjadi tercela lagi menyesal."
QS. Al-Isra'[17]:29

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗ    وَسَاۤءَ سَبِيْلًا 

"Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk."
QS. Al-Isra'[17]:32

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗ    اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا 

"Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya."
QS. Al-Isra'[17]:36

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۚ اِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْاَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُوْلًا

"Janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung."
QS. Al-Isra'[17]:37

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ وَلٰكِنْ لَّا تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْۗ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا

"Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya senantiasa bertasbih kepada Allah. Tidak ada sesuatu pun, kecuali senantiasa bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun."
QS. Al-Isra'[17]:44

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ حِجَابًا مَّسْتُوْرًاۙ  

"Apabila engkau (Nabi Muhammad) membaca Al-Qur’an, Kami adakan suatu tabir yang tertutup antara engkau dan orang-orang yang tidak beriman pada kehidupan akhirat."
QS. Al-Isra'[17]:45

* Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَّجَعَلْنَا عَلٰى قُلُوْبِهِمْ اَكِنَّةً اَنْ يَّفْقَهُوْهُ وَفِيْٓ اٰذَانِهِمْ وَقْرًاۗ وَاِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِى الْقُرْاٰنِ وَحْدَهٗ وَلَّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِهِمْ نُفُوْرًا

"Kami jadikan di atas hati mereka penutup-penutup (sesuai dengan kehendak dan sikap mereka) sehingga mereka tidak memahaminya dan di telinga mereka ada penyumbat (sehingga tidak mendengarnya). Apabila engkau menyebut (nama) Tuhanmu saja dalam Al-Qur’an, mereka berpaling ke belakang melarikan diri (karena benci)."
QS. Al-Isra'[17]:46

* Dibagikan melalui Al Quran Digital terbaik senyaman Quran cetak.
#QuranBestIndonesia #QuranTajwid #QuranTerjemah #QuranUtsmani

Dukung kami dalam kebaikan dengan download di https://quranbest.page.link/FrtLHo7JZqyEknT57




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:54)

رَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِكُمْ اِنْ يَّشَأْ يَرْحَمْكُمْ اَوْ اِنْ يَّشَأْ يُعَذِّبْكُمْۗ وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ وَكِيْلًاrabbukum a'lamu bikum iy yasya` yar-ḥamkum au iy yasya` yu'ażżibkum, wa mā arsalnāka 'alaihim wakīlā

Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepadamu, dan jika Dia menghendaki, pasti Dia akan mengazabmu. Dan Kami tidaklah mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi penjaga bagi mereka.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:58)

وَاِنْ مِّنْ قَرْيَةٍ اِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوْهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ اَوْ مُعَذِّبُوْهَا عَذَابًا شَدِيْدًاۗ كَانَ ذٰلِكَ فىِ الْكِتٰبِ مَسْطُوْرًاwa im ming qaryatin illā naḥnu muhlikụhā qabla yaumil-qiyāmati au mu'ażżibụhā 'ażāban syadīdā, kāna żālika fil-kitābi masṭụrā

Dan  tidak ada suatu negeri  pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:60)

وَاِذْ قُلْنَا لَكَ اِنَّ رَبَّكَ اَحَاطَ بِالنَّاسِۗ وَمَا جَعَلْنَا الرُّءْيَا الَّتِيْٓ اَرَيْنٰكَ اِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُوْنَةَ فِى الْقُرْاٰنِ ۗ وَنُخَوِّفُهُمْۙ فَمَا يَزِيْدُهُمْ اِلَّا طُغْيَانًا كَبِيْرًا ࣖ wa iż qulnā laka inna rabbaka aḥāṭa bin-nās, wa mā ja'alnar-ru`yallatī araināka illā fitnatal lin-nāsi wasy-syajaratal-mal'ụnata fil-qur`ān, wa nukhawwifuhum fa mā yazīduhum illā ṭugyānang kabīrā

Dan (ingatlah) ketika Kami wahyukan kepadamu, "Sungguh, (ilmu) Tuhanmu meliputi seluruh manusia." Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon yang terkutuk (zaqqum) dalam Al-Qur'an. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:62)

قَالَ اَرَاَيْتَكَ هٰذَا الَّذِيْ كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَىِٕنْ اَخَّرْتَنِ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ لَاَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهٗٓ اِلَّا قَلِيْلًاqāla a ra`aitaka hāżallażī karramta 'alayya la`in akhkhartani ilā yaumil-qiyāmati la`aḥtanikanna żurriyyatahū illā qalīlā

la (Iblis) berkata, "Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil."




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:63)

قَالَ اذْهَبْ فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ فَاِنَّ جَهَنَّمَ جَزَاۤؤُكُمْ جَزَاۤءً مَّوْفُوْرًاqālaż-hab fa man tabi'aka min-hum fa inna jahannama jazā`ukum jazā`am maufụrā

Dia (Allah) berfirman, "Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, Neraka Jahanamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:64)

وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُمْ بِصَوْتِكَ وَاَجْلِبْ عَلَيْهِمْ بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِ وَعِدْهُمْۗ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطٰنُ اِلَّا غُرُوْرًاwastafziz manistaṭa'ta min-hum biṣautika wa ajlib 'alaihim bikhailika wa rajilika wa syārik-hum fil-amwāli wal-aulādi wa 'id-hum, wa mā ya'iduhumusy-syaiṭānu illā gurụrā

Dan perdayakanlah siapa saja di antara mereka yang engkau (Iblis) sanggup dengan suaramu (yang memukau), kerahkanlah pasukanmu terhadap mereka, yang berkuda dan yang berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak-anak lalu beri janjilah kepada mereka." Padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:65)

اِنَّ عِبَادِيْ لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ وَكِيْلًاinna 'ibādī laisa laka 'alaihim sulṭān, wa kafā birabbika wakīlā

"Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga."




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:67)

وَاِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فِى الْبَحْرِ ضَلَّ مَنْ تَدْعُوْنَ اِلَّآ اِيَّاهُۚ فَلَمَّا نَجّٰىكُمْ اِلَى الْبَرِّ اَعْرَضْتُمْۗ وَكَانَ الْاِنْسَانُ كَفُوْرًاwa iżā massakumuḍ-ḍurru fil-baḥri ḍalla man tad'ụna illā iyyāh, fa lammā najjākum ilal-barri a'raḍtum, wa kānal-insānu kafụrā

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilang semua yang (biasa) kamu seru, kecuali Dia. Tetapi ketika Dia menyelamatkan kamu ke daratan kamu berpaling (dari-Nya). Dan manusia memang selalu ingkar (tidak bersyukur).




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:74)

وَلَوْلَآ اَنْ ثَبَّتْنٰكَ لَقَدْ كِدْتَّ تَرْكَنُ اِلَيْهِمْ شَيْـًٔا قَلِيْلًا ۙ  walau lā an ṡabbatnāka laqad kitta tarkanu ilaihim syai`ang qalīlā

Dan sekiranya Kami tidak memperteguh (hati)mu, niscaya engkau hampir saja condong sedikit kepada mereka,




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:75)

اِذًا لَّاَذَقْنٰكَ ضِعْفَ الْحَيٰوةِ وَضِعْفَ الْمَمَاتِ ثُمَّ لَا تَجِدُ لَكَ عَلَيْنَا نَصِيْرًاiżal la`ażaqnāka ḍi'fal-ḥayāti wa ḍi'fal-mamāti ṡumma lā tajidu laka 'alainā naṣīrā

jika demikian, tentu akan Kami rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan berlipat ganda setelah mati, dan engkau (Muhammad) tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:76)

وَاِنْ كَادُوْا لَيَسْتَفِزُّوْنَكَ مِنَ الْاَرْضِ لِيُخْرِجُوْكَ مِنْهَا وَاِذًا لَّا يَلْبَثُوْنَ خِلٰفَكَ اِلَّا قَلِيْلًاwa ing kādụ layastafizzụnaka minal-arḍi liyukhrijụka min-hā wa iżal lā yalbaṡụna khilāfaka illā qalīlā

Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau harus keluar dari negeri itu, dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak akan tinggal (di sana), melainkan sebentar saja.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:77)

سُنَّةَ مَنْ قَدْ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنْ رُّسُلِنَا وَلَا تَجِدُ لِسُنَّتِنَا تَحْوِيْلًا ࣖ sunnata mang qad arsalnā qablaka mir rusulinā wa lā tajidu lisunnatinā taḥwīlā

(Yang demikian itu) merupakan ketetapan bagi para rasul Kami yang Kami utus sebelum engkau, dan tidak akan engkau dapati perubahan atas ketetapan Kami.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:78)

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā

Laksanakanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) subuh. Sungguh, salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:79)

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًاwa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā

Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:82)

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًاwa nunazzilu minal-qur`āni mā huwa syifā`uw wa raḥmatul lil-mu`minīna wa lā yazīduẓ-ẓālimīna illā khasārā

Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur'an itu) hanya akan menambah kerugian.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:83)

وَاِذَآ اَنْعَمْنَا عَلَى الْاِنْسَانِ اَعْرَضَ وَنَاٰ بِجَانِبِهٖۚ وَاِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَـُٔوْسًاwa iżā an'amnā 'alal-insāni a'raḍa wa na`ā bijānibih, wa iżā massahusy-syarru kāna ya`ụsā

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia, niscaya dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:86)

وَلَىِٕنْ شِئْنَا لَنَذْهَبَنَّ بِالَّذِيْٓ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ ثُمَّ لَا تَجِدُ لَكَ بِهٖ عَلَيْنَا وَكِيْلًاۙ؉؉wa la`in syi`nā lanaż-habanna billażī auḥainā ilaika ṡumma lā tajidu laka bihī 'alainā wakīlā

Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), dan engkau tidak akan mendapatkan seorang pembela pun terhadap Kami,




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:87)

اِلَّا رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَۗ اِنَّ فَضْلَهٗ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيْرًاillā raḥmatam mir rabbik, inna faḍlahụ kāna 'alaika kabīrā

kecuali karena rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, karunia-Nya atasmu (Muhammad) sangat besar.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:105)

وَبِالْحَقِّ اَنْزَلْنٰهُ وَبِالْحَقِّ نَزَلَۗ وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا مُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًاۘwa bil-ḥaqqi anzalnāhu wa bil-ḥaqqi nazal, wa mā arsalnāka illā mubasysyiraw wa nażīrā

Dan Kami turunkan (Al-Qur'an) itu dengan sebenarnya dan (Al-Qur'an) itu turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami mengutus engkau (Muhammad), hanya sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:106)

وَقُرْاٰنًا فَرَقْنٰهُ لِتَقْرَاَهٗ عَلَى النَّاسِ عَلٰى مُكْثٍ وَّنَزَّلْنٰهُ تَنْزِيْلًا wa qur`ānan faraqnāhu litaqra`ahụ 'alan-nā yasi 'alā mukṡiw wa nazzalnāhu tanzīlā

Dan Al-Qur'an (Kami turunkan) berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya kepada manusia perlahan-lahan dan Kami menurunkannya secara bertahap.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:108)

وَّيَقُوْلُوْنَ سُبْحٰنَ رَبِّنَآ اِنْ كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُوْلًاwa yaqụlụna sub-ḥāna rabbinā ing kāna wa'du rabbinā lamaf'ụlā

dan mereka berkata, "Mahasuci Tuhan Kami; sungguh, janji Tuhan Kami pasti dipenuhi."




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:109)

وَيَخِرُّوْنَ لِلْاَذْقَانِ يَبْكُوْنَ وَيَزِيْدُهُمْ خُشُوْعًا ۩wa yakhirrụna lil-ażqāni yabkụna wa yazīduhum khusyụ'ā

Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.




Kutipan dari Al-Quran: Al-Israa (17:110)

قُلِ ادْعُوا اللّٰهَ اَوِ ادْعُوا الرَّحْمٰنَۗ اَيًّا مَّا تَدْعُوْا فَلَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذٰلِكَ سَبِيْلًاqulid'ullāha awid'ur-raḥmān, ayyam mā tad'ụ fa lahul-asmā`ul-ḥusnā, wa lā taj-har biṣalātika wa lā tukhāfit bihā wabtagi baina żālika sabīlā

Katakanlah (Muhammad), "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asma'ul Husna) dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam salat dan janganlah (pula) merendahkannya dan usahakan jalan tengah di antara kedua itu."




https://go.muslimpro.com/Mnhq

Sabtu, 14 Oktober 2023

7 Golongan mendapat Naungan di Hari Akhir

1.pemimpin yang adil
2.pemuda yang rajin ibadah
3.pemuda yang terpaut ke mesjid
4.muslimin bersahabat karena Allah
5.Beramal tanpa riya
6.Pemuda yang menghindari zina
7.Mata yang menangis karena takut pada Allah

Rabu, 27 September 2023

Yang Paling Tengah

jadilah aku duta kebersihan
si paling bersih pengklaim kebenaran
tapi kusadar hanyalah insan
cenderung lalai penuh kekhilafan

bagaimana aku bisa dipertengahan
bagaimana aku tau apa itu kebenaran
aku bukan Wali atau utusan Tuhan
tertatih ikhtiar belum tau akhir jawaban

bagaimana bisa aku dipertengahan
sementara jariku membidik sasaran
tembakan vonis hakim pelabelan
padahal ini semua hanya pakaian

bagaimana bisa aku dipertengahan
buat standar tapi terikat golongan
iman kusaja tanjakan turunan
penilaianku bukanlah penilaian Tuhan