Satu jam di dunia tidak bisa dikonversi menjadi jumlah detik pasti di akhirat karena waktu akhirat berbeda hakikatnya, tetapi menurut perhitungan berdasarkan Al-Qur'an (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia), satu jam (sekitar 41,6 tahun). Jika dihitung mundur dari satu detik di akhirat yang bisa terasa sangat lama (seperti beberapa hari di dunia), maka satu jam di akhirat bisa terasa seperti ribuan tahun, dan konversi detik ke detik di akhirat sangat ekstrem, menunjukkan betapa panjangnya waktu akhirat.
Perhitungan Konversi (Berdasarkan 1 Hari = 1000 Tahun Dunia):
- 1 Hari di Akhirat = 1000 Tahun Dunia.
- 1 Jam di Akhirat: 1000 tahun / 24 jam = sekitar 41.67 tahun di dunia.
- 1 Menit di Akhirat: 41.67 tahun / 60 menit = sekitar 0.69 tahun (sekitar 250 hari) di dunia.
- 1 Detik di Akhirat: 0.69 tahun / 60 detik = sekitar 0.0115 tahun (sekitar 4.2 hari) di dunia.
Muhammad Nurani dalam buku Dahsyatnya Amalan Harian Rasulullah menguraikan perhitungan lebih detail. Satu jam di alam kubur (akhirat) disamakan dengan 41 tahun 8 bulan di dunia, satu menit seperti 236 hari, dan satu detik seperti 3 hari 22 jam (4 hari) di dunia.
Pemahaman tentang perbedaan waktu ini menunjukkan betapa panjangnya kehidupan di akhirat dibandingkan kehidupan dunia. Hal ini seharusnya membuat manusia lebih mempersiapkan bekal amal saleh untuk kehidupan yang jauh lebih panjang di akhirat.
Al-Qur'an menggunakan beberapa terma khusus untuk waktu:
- Ajal: Menunjukkan batas akhir yang pasti
- Dahr: Masa yang panjang dan berkepanjangan
- Waqt: Kesempatan atau peluang terbatas
- Ashr: Masa yang harus diisi dengan kerja produktif