Kamis, 08 Januari 2026

Engkau

Engkau yang menguatkan
Engkau yang melemahkan
Engkau yang memberi aku tidur 
Engkau yang mengatur tanpa kendur
Engkau yang memberi aku cukup 
Engkau yang memberi aku takut
Engkau yang memberi aku tenang
Engkau yang memberi aku kenyang
Engkau yang membuat aku tertawa
Engkau memaksaku menitikan air mata
Engkau yang menyelipkan bahagia
Engkau yang memberi kebaikan
Engkau yang menunjukan jalan
Engkau yang memberi kesempatan
Engkau yang menyempitkan
Engkau yang menyetujui usahaku
Engkau yang meng gagalkan rencanaku
Engkau yang memberi aku puas
Engkau yang memberi aku cemas
Engkau yang memasukan ilmu 
Aku yang padamkan lampu
Aku yang meredupkan nurMu
Aku yang memilih keburukan itu 
Aku yang memilih terbawa arus waktu
Tersesat dalam kegelapanku
Engkau melihatku menungguku
Mengulurkan tangan kepadaMu

Aku hancur di depan Mu
Ambisiku kesombongan ku
Usahaku pencapaian ku
segalanya mentah punah 
Ini cerita tentangMu bukan tentangku
Tiada daya upaya melainkan karena izinMu
Mahasuci diriMu segala puji hanya MilikMu

Engkaulah yang paling berkuasa
Engkaulah yang Paling bijaksana 
Aku ini hanya HambaMu yang hina
Miskin kotor tak punya apa apa 
Aku tak berdaya tanpa kuasa Mu
Bahkan Kecoak lebih mulia daripada aku
Setidaknya kecoak tidak pernah
Melanggar ketentuan mu 


Minggu, 28 Desember 2025

Ridho melebihi infaq emas segunung uhud

 «لو أنفقتَ مثل أُحُد ذَهَبًا ما قَبِلَه الله منك حتى تؤمن بالقدَر، وتعلمَ أنَّ ما أصابك لم يكن ليُخطِئك، وما أخْطأك لم يكن لِيُصِيبَك، ولو مُتَّ على غير هذا لكنتَ مِن أهل النار». قال: فأتيتُ عبد الله بن مسعود، وحذيفة بن اليمان، وزيد بن ثابت، فكلهم حدَّثني بمثل ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم . 
[صحيح] - [رواه أبو داود وابن ماجه وأحمد]

Dari Ibnu Ad-Dailami, ia berkata, Aku mendatangi Ubay bin Ka'ab lalu berkata, "Dalam diriku ada keraguan mengenai takdir. Ceritakanlah sesuatu kepadaku, mudah-mudahan Allah menghilangkan lintasan itu dari hatiku." Lantas ia berkata, "Seandainya engkau menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, Allah tidak akan menerimanya darimu sampai engkau beriman kepada takdir, dan menyakini bahwa apa saja yang (ditetapkan) menimpamu, maka tidak akan pernah terluput darimu serta apa saja yang (ditetapkan) terluput darimu, maka tidak akan pernah menimpamu. Sekiranya engkau meninggal dunia dalam keadaan tidak beriman kepada takdir, niscaya engkau termasuk penghuni Neraka." Ibnu Ad-Dailami berkata, "Selanjutnya aku mendatangi Abdullah bin Mas'ūd, Ḥużaifah bin al-Yamān, dan Zaid bin Ṡābit. Semuanya bercerita kepadaku seperti itu dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-."
[Hadis sahih] - [Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad]

Jumat, 19 Desember 2025

senyuman yang hilang

14 tahun disini 
yang hilang adalah senyuman
Kukira hanya aku
Setiap orang kehilangan kehangatan
Mungkin rasa syukur 
Yang kehilangan nilai
Rutinitas yang melelahkan
Keadaan yang dipaksakan
Mungkin kita lupa
Dunia sebelum nya
Juga menggila
Namun layaknya
penemu benua
Yang awalnya antusias gembira
Karena menemukan pulau selanjutnya
Perlahan gairah itu sirna
Dan senyuman itu bukan lagi
Senyuman sejatinya

Kamis, 11 Desember 2025

per uu prahum

Peraturan 

UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN

PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN

PP nomor 17   tahun 2020 perubahan 

Permenpan no 1   tahun 2023
Tentang jafung 

Permenpan no 17 tahun 2023 ttg jd jf komunikasi informasi 


UU no. ttg keterbukaan informasi 
Uu no14 tahun 2008

Permen komdigi no 9 tahun 2025 ttg juknis jkt humas

Rabu, 10 Desember 2025

ke jkt 9 des 2025

Naek bus damri dr itera 10.20 ( ternyata bner bus damri dr terminal lain / tj karang) 

Lewat tol msuk bkheni jam 12

Ngantri masuk kapal masuk jam 1.10 

Kapal mulai jalan 1.25

Gimick lucu penjual minyak Gandapura, kerokan, permen kupluk


Minggu, 07 Desember 2025

introduce prahum

Assalamu'alaikum peace be upon for we all 

Alhamdulillah Praise be to God for giving us health and the opportunity to meet at this event.

God morning Miz and mister 
Allow me to introduce my self

My Name Is M Najib Ali
I m born ini Bandar Lampung city
At Fourteen Februari 1984
Now im 41 one years old estimated two  month to go to 42 years old 

I work from state islamic university raden intan lampung 

Now Im here for exam and interview to convert from jabatan fungsional umum to jabatan fungsional pranata humas

Thank you for attention, I hope can 
 peace be upon us all.

Alhamdulillah, praise be to god 
has given us health and the opportunity
 to gather and meet at this event.

Good morning, ladies and gentlemen.

Allow me to introduce myself.

My name is M Najib Ali.
I was born in Bandar Lampung City.
February 14, 1984.
I am now 41 years old, and
 I will be 42 in two months.

I work at Raden Intan State 
Islamic University, Lampung.

I am here to take the exam and 
interview to move from 
a general functional position 
to a public relations 
officer functional position.




Jumat, 05 Desember 2025

1 detik sama dengan 4 hari

Satu jam di dunia tidak bisa dikonversi menjadi jumlah detik pasti di akhirat karena waktu akhirat berbeda hakikatnya, tetapi menurut perhitungan berdasarkan Al-Qur'an (1 hari akhirat = 1000 tahun dunia), satu jam (sekitar 41,6 tahun). Jika dihitung mundur dari satu detik di akhirat yang bisa terasa sangat lama (seperti beberapa hari di dunia), maka satu jam di akhirat bisa terasa seperti ribuan tahun, dan konversi detik ke detik di akhirat sangat ekstrem, menunjukkan betapa panjangnya waktu akhirat. 
Perhitungan Konversi (Berdasarkan 1 Hari = 1000 Tahun Dunia):
  1. 1 Hari di Akhirat = 1000 Tahun Dunia.
  2. 1 Jam di Akhirat: 1000 tahun / 24 jam = sekitar 41.67 tahun di dunia.
  3. 1 Menit di Akhirat: 41.67 tahun / 60 menit = sekitar 0.69 tahun (sekitar 250 hari) di dunia.
  4. 1 Detik di Akhirat: 0.69 tahun / 60 detik = sekitar 0.0115 tahun (sekitar 4.2 hari) di dunia. 

Muhammad Nurani dalam buku Dahsyatnya Amalan Harian Rasulullah menguraikan perhitungan lebih detail. Satu jam di alam kubur (akhirat) disamakan dengan 41 tahun 8 bulan di dunia, satu menit seperti 236 hari, dan satu detik seperti 3 hari 22 jam (4 hari) di dunia.

Pemahaman tentang perbedaan waktu ini menunjukkan betapa panjangnya kehidupan di akhirat dibandingkan kehidupan dunia. Hal ini seharusnya membuat manusia lebih mempersiapkan bekal amal saleh untuk kehidupan yang jauh lebih panjang di akhirat.

Al-Qur'an menggunakan beberapa terma khusus untuk waktu:

  • Ajal: Menunjukkan batas akhir yang pasti
  • Dahr: Masa yang panjang dan berkepanjangan
  • Waqt: Kesempatan atau peluang terbatas
  • Ashr: Masa yang harus diisi dengan kerja produktif