Minggu, 13 September 2026

Hapalan Ayat Kursi

Aku hapal ayat kursi 
di usia awal 30 tahunan
Motifnya karena takut setan

Saat anak pertama lahir
Istri 40 hari tinggal dirumah ibunya
Aku sendirian dirumah 
Yang banyak anomali nya

Zaman dimana hobi 
Nonton film horor
Masih ada rasa takut
Saat pergi ke wc karena sepi

Lucunya di usia segitu
Ego begitu tinggi
Senggol dikit 
Siapapun aku berani
(Kecuali setan 👹) 

Dari suara geraman
Seperti harimau 
Diatas plafon
Ketukan di pintu 
Suara cakaran di bawah ranjang
Seru kan

Jadi saat malam jelang tidur
Karena begitu takutnya
Aku terpaksa menghapal
Ayat kursi,  kubaca berulang
Ulang, di mix dengan surat
An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas
Doa sebelum tidur
Tidur kondisi wudhu
Alhamdulillah aman
Begitu terus tiap hari 
Sampai istri & anak
Balik lagi kerumah
Dan rumah jadi ramai lagi.. 

Jadi... 
Di saat kondisi terjepit begitu
Baru aku memanggil 
manggil namaMu

Hingga kutemukan 
Satu nama Al Qoyyum
Di ayat kursi itu
Yang sungguh relate 
Dengan aku
Yang kau urus 
Dari waktu ke waktu

Ternyata setan
Keanehan, kebingungan
Kesusahan, kepahitan, kenyataan
Pada akhirnya akan 
membawa ku KepadaMu

Suka tidak suka 
Mau tidak mau
Akan dia kirim utusannya
Dalam bentuk apa saja

Kupikir ini bahasa cinta orang tua
Yang sulit di pahami anak anaknya
Yang usianya masih batita

Dan ketahuilah 
Bila dia menghendaki dirimu tersesat
Maka dia akan mendiamkan mu
Lalu mencari dukun pengusir setan

Lalu sesama setan berteman
Karena satu golongan 
dari jin & manusia
(Akupun kadang kala 
Bisa menjadi setan 
Yang was wis bisikan) 
Gangguan dari setan jin
Alhamdulillah sekarang
Bisa diusir dengan Ayat kursi
An Nas, Al Falaq, Al Ikhlas
Gangguan dari setan 
Berbentuk manusia Gak mempan 
Hanya perbanyak saja doa & zikir
Meminta Perlindungan dari Tuhan 
Pada intinya sama 
Meminta perlindungan
Kepada yang Maha
Mengurus manusia, 
Rajanya manusia
Tuhannya Manusia









BAB

sudah dua hari tidak BAB
Perut terasa mulas 
keluar gas 
Bau tak sedap

Lalu setengah jam mengejan
Sambil scroll hape jadi kebiasaan
Perut terasa luas hati jadi puas
Lalu pikiran terlintas kutulis dikertas

Setiap hari kita membawa sampah
Bayangkan jika itu sebuah
Keranjang plastik yang kita bawa
Kemana mana begitu busuknya

Namun kita tidak kena bakteri
Tidak ada belatung masuk kemari
Atau tidak ada organ lain tercemari
kerjasama yang rumit hingga defekasi





Rabu, 09 September 2026

semua baik baik saja kecuali kita

Matahari terbit mengkilap
Walaupun engkau terlelap
Waktu terus berjalan 
Kau tak bisa hentikan

Ada atau tiada dirimu disitu
Hidup akan terus melaju
Kita tidak sepenting itu
Kita hidup menjalani skenarioMu

Selagi di dunia tiada oase selamanya
disini memang hanya terminal sementara
Kegaduhan maling copet tiada tara
Bukan tempat kita sesungguhnya

Tiada kesempurnaan kepuasan sejati
Apapun pilihanmu bukan finalisasi
Yang tersaji disini untuk menguji
Derita rindu dikonsumsi sampai mati

Kasih senyum kecil seperlunya
Beri sindiran manis sekenanya
Yang nyata kita sesama hambaNya
Semoga tidak dzalim lalu dibenciNya

Senin, 07 September 2026

cerita lain musa

Musa di suruh memukul tongkat
Disaat terpojok di lautan selat
Tak banyak tanya
Jalan terbelah didepannya

Fir'aun sudah punya pemahaman
tongkatnya musa adalah jebakan
Penuh pertimbangan
Ragu melewati jalan lautan  

Namun kuda Fir'aun begitu gagahnya
Terpincut kuda jelita di depannya
Yang ditunggangi Jibril dan lainnya
Skenario yang begitu sempurna 

Sebelumnya musa berhakikat 
Jika mati Disini adalah Rahmat
Jika lautan terbelah juga Rahmat
Apapun yang kau beri adalah Nikmat

Kita menilai Rahmat dari pikiran kita
Bukan dari kemauanNya
Lalu Pada akhirnya  
Fir'aun Menemui takdirnya 

Sabtu, 05 September 2026

cukup

Keserakahan membuat hatimu berdarah
Kutukan dahaga tak pernah sudah 
Rasa tamak yang tak pernah cukup
Walau cahaya terang tetap redup 

Perut penuh jadi kenyang
Dahaga bisa hilang
Namun bagi si tamak nan serakah
Seisi dunia diberi masih terasa sepah

Makanan berlimpah roti seremah
Bagi kumpulan semut sangatlah mewah
rasa jadi pembeda - Syukur itu istimewa
Seperti anak anak bermain riangnya

Apa sudah selesai dengan dirimu
Apa sudah selesai dengan sekitarmu
Menerima kebenaran yang ada
Mengendalikan apa yang kau bisa saja


Jumat, 04 September 2026

Ingin

Masihlah di rasa ingin
Haus tak puas selalu kepingin
Padahal DIA selalu memberi
tiap hari keajaiban terlihat basi

Masih ingin mengendalikan
Menguasai permainan
Lalu nafsu apa guna dicipta
Tentu ada maksudnya

Namun di dunia fana
Yang masih ada inginnya
Itu seperti membuka jahitan luka
Kata orang tua ;
" Keinginan adalah sumber derita "

khusyuk

Dalam. Satu riwayat
Nabi memulai Sholat
Bersama seluruh jamaat
Akan lama membaca surat

Terdengar tangisan bayi
Tak sabar menanti
Disela sholatnya 
sang bunda

Maka Rosulullah mengganti suratnya
Dibaca surat yang lebih ringkas
Untuk waktu dipangkas
Berarti sang nabi tidak hilang disana

Khusyuk adalah kehadiran hati
Bak si lapar temu makanan mewah sekali
Khusyuk adalah pemberian sang Tuan
Tak kan sampai dikejar bukan pula tujuan