Jumat, 01 Maret 2024

46.al ahkaf

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمِنْ قَبْلِهٖ كِتٰبُ مُوْسٰۤى اِمَا مًا وَّرَحْمَةً ۗ وَهٰذَا كِتٰبٌ مُّصَدِّقٌ لِّسَا نًا عَرَبِيًّا لِّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ۖ وَبُشْرٰى لِلْمُحْسِنِيْنَ 
wa ming qoblihii kitaabu muusaaa imaamaw wa rohmah, wa haazaa kitaabum mushoddiqul lisaanan 'arobiyyal liyungzirollaziina zholamuu wa busyroo lil-muhsiniin

"Dan sebelum (Al-Qur'an) itu telah ada Kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Al-Qur'an) ini adalah Kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 12)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمِنْ قَبْلِهٖ كِتٰبُ مُوْسٰۤى اِمَا مًا وَّرَحْمَةً ۗ وَهٰذَا كِتٰبٌ مُّصَدِّقٌ لِّسَا نًا عَرَبِيًّا لِّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ۖ وَبُشْرٰى لِلْمُحْسِنِيْنَ 
wa ming qoblihii kitaabu muusaaa imaamaw wa rohmah, wa haazaa kitaabum mushoddiqul lisaanan 'arobiyyal liyungzirollaziina zholamuu wa busyroo lil-muhsiniin

"Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ قَا لُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَا مُوْا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ 
innallaziina qooluu robbunallohu summastaqoomuu fa laa khoufun 'alaihim wa laa hum yahzanuun

"Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah," kemudian mereka tetap istiqamah, tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 13)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْاِ نْسَا نَ بِوَا لِدَيْهِ اِحْسَا نًا ۗ حَمَلَـتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗ وَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰـثُوْنَ شَهْرًا ۗ حَتّٰۤى اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةً ۙ قَا لَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْۤ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْۤ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَا لِدَيَّ وَاَ نْ اَعْمَلَ صَا لِحًا تَرْضٰٮهُ وَاَ صْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْ ۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِ نِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
wa washshoinal-ingsaana biwaalidaihi ihsaanaa, hamalat-hu ummuhuu kurhaw wa wadho'at-hu kurhaa, wa hamluhuu wa fishooluhuu salaasuuna syahroo, hattaaa izaa balagho asyuddahuu wa balagho arba'iina sanatang qoola robbi auzi'niii an asykuro ni'matakallatiii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shoolihang tardhoohu wa ashlih lii fii zurriyyatii, innii tubtu ilaika wa innii minal-muslimiin

"Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim.""
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 15)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلِكُلٍّ دَرَجٰتٌ مِّمَّا عَمِلُوْا ۚ وَلِيُوَفِّيَهُمْ اَعْمَا لَهُمْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
wa likulling darojaatum mimmaa 'amiluu, wa liyuwaffiyahum a'maalahum wa hum laa yuzhlamuun

"Dan setiap orang memperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 19)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَمَّا رَاَ وْهُ عَا رِضًا مُّسْتَقْبِلَ اَوْدِيَتِهِمْ ۙ قَا لُوْا هٰذَا عَا رِضٌ مُّمْطِرُنَا ۗ بَلْ هُوَ مَا اسْتَعْجَلْتُمْ بِهٖ ۚ رِيْحٌ فِيْهَا عَذَا بٌ اَ لِيْمٌ 
fa lammaa ro-auhu 'aaridhom mustaqbila audiyatihim qooluu haazaa 'aaridhum mumthirunaa, bal huwa masta'jaltum bih, riihung fiihaa 'azaabun aliim

"Maka ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, mereka berkata, "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita." (Bukan!) Tetapi itulah azab yang kamu minta agar disegerakan datangnya, (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,"
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 24)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِۢاَمْرِ رَبِّهَا فَاَ صْبَحُوْا لَا يُرٰۤى اِلَّا مَسٰكِنُهُمْ ۗ كَذٰلِكَ نَجْزِى الْقَوْمَ الْمُجْرِمِيْنَ
tudammiru kulla syai-im bi-amri robbihaa fa-ashbahuu laa yurooo illaa masaakinuhum, kazaalika najzil-qoumal-mujrimiin

"yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, sehingga mereka (kaum 'Ad) menjadi tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 25)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ ذْ صَرَفْنَاۤ اِلَيْكَ نَفَرًا مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُوْنَ الْقُرْاٰ نَ ۚ فَلَمَّا حَضَرُوْهُ قَا لُوْۤا اَنْصِتُوْا ۚ فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا اِلٰى قَوْمِهِمْ مُّنْذِرِيْنَ
wa iz shorofnaaa ilaika nafarom minal-jinni yastami'uunal-qur-aan, fa lammaa hadhoruuhu qooluuu angshituu, fa lammaa qudhiya wallau ilaa qoumihim mungziriin

"Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al-Qur'an, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)nya mereka berkata, "Diamlah kamu! (untuk mendengarkannya)." Maka ketika telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 29)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَنْ لَّا يُجِبْ دَا عِيَ اللّٰهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِى الْاَ رْضِ وَلَيْسَ لَهٗ مِنْ دُوْنِهٖۤ اَوْلِيَآءُ ۗ اُولٰٓئِكَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
wa mal laa yujib daa'iyallohi fa laisa bimu'jizing fil-ardhi wa laisa lahuu ming duunihiii auliyaaa, ulaaa-ika fii dholaalim mubiin

"Dan barang siapa tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah (Muhammad) maka dia tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata.""
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 32)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَا صْبِرْ كَمَا صَبَرَ اُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَّهُمْ ۗ كَاَ نَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوْعَدُوْنَ ۙ لَمْ يَلْبَثُوْۤا اِلَّا سَا عَةً مِّنْ نَّهَا رٍ ۗ بَلٰغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ اِلَّا الْقَوْمُ الْفٰسِقُوْنَ
fashbir kamaa shobaro ulul-'azmi minar-rusuli wa laa tasta'jil lahum, ka-annahum yauma yarouna maa yuu'aduuna lam yalbasuuu illaa saa'atam min nahaar, balaagh, fa hal yuhlaku illal-qoumul-faasiquun

"Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah engkau meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah tinggal (di dunia) hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah)."
(QS. Al-Ahqaf 46: Ayat 35)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Selasa, 27 Februari 2024

45.Al Jasiyah

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّهُمْ لَنْ يُّغْنُوْا عَنْكَ مِنَ اللّٰهِ شَيْـئًـا ۗ وَ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ وَا للّٰهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِيْنَ
innahum lay yughnuu 'angka minallohi syai-aa, wa innazh-zhoolimiina ba'dhuhum auliyaaa-u ba'dh, wallohu waliyyul-muttaqiin

"Sungguh, mereka tidak akan dapat menghindarkan engkau sedikit pun dari (azab) Allah. Dan sungguh, orang-orang yang zalim itu sebagian menjadi pelindung atas sebagian yang lain; sedang Allah pelindung bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 19)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

هٰذَا بَصَآئِرُ لِلنَّا سِ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ
haazaa bashoo-iru lin-naasi wa hudaw wa rohmatul liqoumiy yuuqinuun

"(Al-Qur'an) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini."
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 20)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَ خَلَقَ اللّٰهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ بِا لْحَقِّ وَلِتُجْزٰى كُلُّ نَفْسٍ بِۢمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
wa kholaqollohus-samaawaati wal-ardho bil-haqqi wa litujzaa kullu nafsim bimaa kasabat wa hum laa yuzhlamuun

"Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan."
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 22)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰٮهُ وَاَ ضَلَّهُ اللّٰهُ عَلٰى عِلْمٍ وَّخَتَمَ عَلٰى سَمْعِهٖ وَقَلْبِهٖ وَجَعَلَ عَلٰى بَصَرِهٖ غِشٰوَةً ۗ فَمَنْ يَّهْدِيْهِ مِنْۢ بَعْدِ اللّٰهِ ۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ
a fa ro-aita manittakhoza ilaahahuu hawaahu wa adhollahullohu 'alaa 'ilmiw wa khotama 'alaa sam'ihii wa qolbihii wa ja'ala 'alaa bashorihii ghisyaawah, fa may yahdiihi mim ba'dillaah, a fa laa tazakkaruun

"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?"
(QS. Al-Jasiyah 45: Ayat 23)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Minggu, 25 Februari 2024

Allahumma a'inni 'ala dzikrika

Latin: Allahumma a'inni 'ala dzikrika wasyukrika wa husni 'ibadatik. Artinya: "Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu." (HR Abu Dawud, an-Nasa'i, Ahmad, dan al-Hakim). Kemudian dilanjutkan dengan membaca tasbih, tahmid, dan takbir sebanyak 33x.

Kamis, 22 Februari 2024

cerita risfo

cerita komika risfo

3 tahun tinggal di mertua indah
tahan diri gak kredit rumah gk ngontrak
katanya sih saran istrinya

nabung buat beli rumah 
eh tiba2 di dm anak pak haji dari pekanbaru, melalui ebel cobra
karena dm rispo gk pernah direspon
ketemua di cafe deket rumahnya risfo
dikasih 5 juta per orang oleh pak haji
dan dikasih rumah tipe 72 

intinya keajaiban tawakal dan 
konsisten menjauhi yg haram

Minggu, 18 Februari 2024

44.Ad Dukhan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗ رَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَآئِكُمُ الْاَ وَّلِيْنَ
laaa ilaaha illaa huwa yuhyii wa yumiit, robbukum wa robbu aabaaa-ikumul-awwaliin

"Tidak ada Tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 8)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

بَلْ هُمْ فِيْ شَكٍّ يَّلْعَبُوْنَ
bal hum fii syakkiy yal'abuun

"Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 9)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَا بَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ
robbanaksyif 'annal-'azaaba innaa mu-minuun

"(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sungguh, kami akan beriman.""
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 12)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّا كَا شِفُوا الْعَذَا بِ قَلِيْلًا اِنَّكُمْ عَآئِدُوْنَ 
innaa kaasyiful-'azaabi qoliilan innakum 'aaa-iduun

"Sungguh, (kalau) Kami melenyapkan azab itu sedikit saja, tentu kamu akan kembali (ingkar)."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 15)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لٰعِبِيْنَ
wa maa kholaqnas-samaawaati wal-ardho wa maa bainahumaa laa'ibiin

"Dan tidaklah Kami bermain-main menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 38)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

مَا خَلَقْنٰهُمَاۤ اِلَّا بِا لْحَقِّ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ
maa kholaqnaahumaaa illaa bil-haqqi wa laakinna aksarohum laa ya'lamuun

"Tidaklah Kami ciptakan keduanya melainkan dengan haq (benar), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 39)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ هٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهٖ تَمْتَرُوْنَ
inna haazaa maa kungtum bihii tamtaruun

"Sungguh, inilah azab yang dahulu kamu ragukan."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 50)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَاِ نَّمَا يَسَّرْنٰهُ بِلِسَا نِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ
fa innamaa yassarnaahu bilisaanika la'allahum yatazakkaruun

"Sungguh, Kami mudahkan Al-Qur'an itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 58)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَا رْتَقِبْ اِنَّهُمْ مُّرْتَقِبُوْنَ
fartaqib innahum murtaqibuun

"Maka tunggulah; sungguh, mereka itu (juga sedang) menunggu."
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 59)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Rabu, 14 Februari 2024

orang yang beruntung

Orang yang beruntung
Adalah orang yang 
Masih diberi kesempatan
Oleh Allah untuk menyebutNya
Untuk mengingat Allah
Maka beruntung kita 
Terlahir sebagai muslim
Tidak mengingkarinya
Dan beribadah padaNya

Betapa beruntungnya
Orang yang ringan langkah
Bergegas beribadah
Betapa ruginya
Orang yang bermalas-malasan
Untuk bangun menyembahNya

Bagaimana tak rugi 
Tuhan tak menyentuh hatinya



Minggu, 11 Februari 2024

43.Az Zukhruf

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّا جَعَلْنٰهُ قُرْاٰ نًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ 
innaa ja'alnaahu qur-aanan 'arobiyyal la'allakum ta'qiluun

"Kami menjadikan Al-Qur'an dalam bahasa Arab agar kamu mengerti."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 3)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّهٗ فِيْۤ اُمِّ الْكِتٰبِ لَدَيْنَا لَعَلِيٌّ حَكِيْمٌ 
wa innahuu fiii ummil-kitaabi ladainaa la'aliyyun hakiim

"Dan sesungguhnya Al-Qur'an itu dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi dan penuh Hikmah."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 4)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَقَا لُوْا لَوْلَا نُزِّلَ هٰذَا الْقُرْاٰ نُ عَلٰى رَجُلٍ مِّنَ الْقَرْيَتَيْنِ عَظِيْمٍ
wa qooluu lau laa nuzzila haazal-qur-aanu 'alaa rojulim minal-qoryataini 'azhiim

"Dan mereka (juga) berkata, "Mengapa Al-Qur'an ini tidak diturunkan kepada orang besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu (di antara) dua negeri ini (Mekah dan Taif)?""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 31)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَهُمْ يَقْسِمُوْنَ رَحْمَتَ رَبِّكَ ۗ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَّعِيْشَتَهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجٰتٍ لِّيَـتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا ۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ
a hum yaqsimuuna rohmata robbik, nahnu qosamnaa bainahum ma'iisyatahum fil-hayaatid-dun-yaa wa rofa'naa ba'dhohum fauqo ba'dhing darojaatil liyattakhiza ba'dhuhum ba'dhong sukhriyyaa, wa rohmatu robbika khoirum mimmaa yajma'uun

"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 32)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَزُخْرُفًا ۗ وَاِ نْ كُلُّ ذٰلِكَ لَمَّا مَتَا عُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗ وَا لْاٰ خِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِيْنَ
wa zukhrufaa, wa ing kullu zaalika lammaa mataa'ul-hayaatid-dun-yaa, wal-aakhirotu 'ingda robbika lil-muttaqiin

"dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 35)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَنْ يَّعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمٰنِ نُقَيِّضْ لَهٗ شَيْطٰنًا فَهُوَ لَهٗ قَرِيْنٌ
wa may ya'syu 'ang zikrir-rohmaani nuqoyyidh lahuu syaithoonang fa huwa lahuu qoriin

"Dan barang siapa berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Al-Qur'an), Kami biarkan setan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 36)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّهُمْ لَيَصُدُّوْنَهُمْ عَنِ السَّبِيْلِ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ
wa innahum layashudduunahum 'anis-sabiili wa yahsabuuna annahum muhtaduun

"Dan sungguh, mereka (setan-setan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 37)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَفَاَ نْتَ تُسْمِعُ الصُّمَّ اَوْ تَهْدِى الْعُمْيَ وَمَنْ كَا نَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
a fa angta tusmi'ush-shumma au tahdil-'umya wa mang kaana fii dholaalim mubiin

"Maka apakah engkau (Muhammad) dapat menjadikan orang yang tuli bisa mendengar, atau (dapatkah) engkau memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya), dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 40)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَاِ مَّا نَذْهَبَنَّ بِكَ فَاِ نَّا مِنْهُمْ مُّنْتَقِمُوْنَ 
fa immaa naz-habanna bika fa innaa min-hum mungtaqimuun

"Maka sungguh, sekiranya Kami mewafatkanmu (sebelum engkau mencapai kemenangan), maka sesungguhnya Kami akan tetap memberikan azab kepada mereka (di akhirat),"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 41)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَوْ نُرِيَنَّكَ الَّذِيْ وَعَدْنٰهُمْ فَاِ نَّا عَلَيْهِمْ مُّقْتَدِرُوْنَ
au nuriyannakallazii wa'adnaahum fa innaa 'alaihim muqtadiruun

"atau Kami perlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Maka sungguh, Kami berkuasa atas mereka."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 42)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّهٗ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَ  ۚ وَسَوْفَ تُسْئَـلُوْنَ
wa innahuu lazikrul laka wa liqoumik, wa saufa tus-aluun

"Dan sungguh, Al-Qur'an itu benar-benar suatu peringatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 44)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَمَّا جَآءَهُمْ بِاٰ يٰتِنَاۤ اِذَا هُمْ مِّنْهَا يَضْحَكُوْنَ
fa lammaa jaaa-ahum bi-aayaatinaaa izaa hum min-haa yadh-hakuun

"Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa mukjizat-mukjizat Kami, seketika itu mereka menertawakannya."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 47)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا نُرِيْهِمْ مِّنْ اٰيَةٍ اِلَّا هِيَ اَكْبَرُ مِنْ اُخْتِهَا ۗ وَ اَخَذْنٰهُمْ بِا لْعَذَا بِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
wa maa nuriihim min aayatin illaa hiya akbaru min ukhtihaa, wa akhoznaahum bil-'azaabi la'allahum yarji'uun

"Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali (mukjizat itu) lebih besar dari mukjizat-mukjizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 48)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَوْلَاۤ اُلْقِيَ عَلَيْهِ اَسْوِرَةٌ مِّنْ ذَهَبٍ اَوْ جَآءَ مَعَهُ الْمَلٰٓئِكَةُ مُقْتَرِنِيْنَ
falau laaa ulqiya 'alaihi aswirotum ming zahabin au jaaa-a ma'ahul-malaaa-ikatu muqtariniin

"Maka mengapa dia (Musa) tidak dipakaikan gelang dari emas, atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya?""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 53)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَمَّاۤ اٰسَفُوْنَا انْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَاَ غْرَقْنٰهُمْ اَجْمَعِيْنَ 
fa lammaaa aasafuunangtaqomnaa min-hum fa aghroqnaahum ajma'iin

"Maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut),"
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 55)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَجَعَلْنٰهُمْ سَلَفًا وَّمَثَلًا لِّلْاٰ خِرِيْنَ
fa ja'alnaahum salafaw wa masalal lil-aakhiriin

"maka Kami jadikan mereka sebagai (kaum) terdahulu, dan pelajaran bagi orang-orang yang kemudian."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 56)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ نَّهٗ لَعِلْمٌ لِّلسَّا عَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَا تَّبِعُوْنِ ۗ هٰذَا صِرَا طٌ مُّسْتَقِيْمٌ
wa innahuu la'ilmul lis-saa'ati fa laa tamtarunna bihaa wattabi'uun, haazaa shiroothum mustaqiim

"Dan sungguh, dia ('Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 61)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَمَا ظَلَمْنٰهُمْ وَ لٰـكِنْ كَا نُوْا هُمُ الظّٰلِمِيْنَ
wa maa zholamnaahum wa laaking kaanuu humuzh-zhoolimiin

"Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 76)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

سُبْحٰنَ رَبِّ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُوْنَ
sub-haana robbis-samaawaati wal-ardhi robbil-'arsyi 'ammaa yashifuun

"Maha Suci Tuhan Pemilik langit dan Bumi, Tuhan Pemilik 'Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu.""
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 82)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَا صْفَحْ عَنْهُمْ وَقُلْ سَلٰمٌ ۗ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ
fashfah 'an-hum wa qul salaam, fa saufa ya'lamuun

"Maka berpalinglah dari mereka dan katakanlah, "Salam (selamat tinggal)." Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk)."
(QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 89)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com