Kamis, 13 April 2023

hijab mata hati

di dalam kegelapan ada cahaya
di dalam cahaya ada kegelapan
ada hijab di langkah manusia
ada hijab di hati dan pikiran

dalam luhurmu ada ge'er mu
dalam gelapmu ada sesalmu
dalam sucimu ada ujubmu
hijab hijab bagian hidupmu

maka sibukkan selalu
menyebutNya setiap waktu
mengusir bisik bisikan setan
jauhi insan dari ridho Tuhan

Selasa, 11 April 2023

Tiada Waktu

Nabi muhammad meramal jatuhnya konstantinopel di tangan anak muda
namanya sama dengan dirinya
lalu terjadi 700 tahun setelahnya

700 tahun waktu yang lama
sama seperti kisah pemuda
ashabul kahfi dengan anjingnya
tertidur ratusan tahun lamanya

tapi bagaimana jika 
waktu itu tidak ada
waktu itu hanya ada
untuk di dunia ini saja

7000 tahun wafat adam hawa
demi malam subuh fajr dhuha
Apakah Dia adalah Waktu
tak kau lihat karena hijabmu

Jumat, 07 April 2023

Allah di hidupmu

kenapa Allah maha ber ilmu
karena milyaran ilmu manusia
berasal dari diriNya

kenapa Allah maha rahman rahim
karena milyaran ibu ibu di dunia
kasih sayangnya berasa dari diriNya

kenapa sholatku begitu penting
padahal aku bukan orang penting
kenapa setan doyan membisikan
padahal aku insan buangan

kenapa Allah perduli
dengan kehidupan abang
sakitnya, sakaratul mautnya
bahkan mati sebelum ortunya

karena Allah di kehidupanmu
tak mau membiarkan ibuku
meninggal penasaran lantaran
nasib abang tidak ada kejelasan 

memang aneh penuh duka
memang terlihat gila
memang kejam terkesan
tapi ada hikmah dari kejadian






Selasa, 04 April 2023

Im nothing

Ah aku bukan apa apa
Bukan pahlawan bijaksana
Hanya debu repihan
Dari roda pedati kehidupan

Aku berjalan sambil tiduran
Mimpi lelah tak berkesudahan
keluh simpuh dusta padamu Tuhan
Sipaling baik berkubang kemunafikan

Si merasa kebenaran
Padahal susah pengendalian
Cenderung menjadi setan
Hindari neraka mencari Dian 

Aku hanya bisa diam termenung
Hati susah Nafsu tak terbendung
Setidaknya aku masih bisa Murung
Mau bebas tapi masih terkurung

Sabtu, 01 April 2023

Abang dan Kehidupan

Apakah hidup ini hanya selintas pandang
Bagai bintang jatuh melesat terang 
Abang untuk apa dia diciptakan 
Aku bertanya tentang hikmah kehidupan

Mungkin kehidupannya kelam sia sia
Tapi 3 hari sakaratul mautnya bawa cerita
Kau miris dengan kehidupannya
Tapi kau sendiri iri pada kematiannya

Tak bawa tanggung jawab dan harta
Azab dibayar dimuka ringankan hisabnya
Mandinya tak banyak kotoran dan noda
Lambungnya sudah dikuras sebelumnya

Tuhan tiada sia sia segala penciptaan
Aku saja yang terbawa perasaan
Bertanya tanya kenapa aku dilahirkan
Manakala kesedihan tak sesuai harapan


Minggu, 26 Maret 2023

Abang & Kurma

Sahabat nabi memakan kurma
Yang mewah enak rasanya
Tapi berduka takut tak bersisa
Untuknya diakhirat sana

Jangan sedih dengan yang tak kau miliki
Musibah mengajakmu menari
Menggerus dosa peringan siksa
Penyuci jiwa sebelum menghadapnya

Itulah tanda Tuhan maha kasih
Walau dikacamata kita terasa perih
Kesusahan ini meringankan nantinya
Kesenangan ini apa sampai disini saja

Abang sejak akil balighnya
Nakal maksiat tak terkira
Besar dosa banyak yang dilukainya
Tak semua memaafkannya

Hingga azab diberikan di dunia
Mungkin bukan azab ya
Jika manusianya masih bernyawa
Musibah tepatnya abang sakit jiwa 

40 tahun sudah Kondisi makin parah
Ngobrol sendiri teriak tak terarah
Kencing dikamar rumah 
Ngerepotin mamah mau nujah papah

Di bawa di wisma jiwa
Makin kurus nampaknya
renta badannya
Namun amarah nya 
sepertinya mereda
Makin rapuh raganya

Abang mengalami pasang surut
Dalam koma seperti sakit & takut
Sakaratul maut 3 hari berturut turut
Allah disebut saat ajal menjemput

3 hari adalah 30 tahun mungkin 
ujian terakhirnya di kehidupan lain
Di alam koma akhir final fighting
godaan setan genting penting

Dia bisa saja mati karena kecanduan
Jual barang besat tangan
Tapi Allah kasih dia kesempatan 
Sakit berkepanjangan

Ya Allah ..
Semoga Abang husnul khotimah
Meninggal di ramadhan nan indah
Hari jumat penuh hikmah 
Jelang magrib lepas sudah




Kamis, 23 Maret 2023

Abang di suatu Ramadhan

Abang puluhan tahun di jalan malam
Waktu liarnya segala dia coba
Candu Membesat tangannya 
Klenik rupa rupa menggilai jiwanya

Hingga disuatu masa ketika SMA
Jalan kaki halusinasi tipesnya
Puluhan kilometer di cari bapaknya
Meronta ronta diikat diranjangnya

Bapaknya galak ibunya setia
Sijalang tumbuh seteru sengketa 
Begitu banyak perkelahian
Akibat jiwa berkelainan 

Makian bapak bersahutan 
Mak mati mati sumpah serapah setan
Kini dia terbaring tak sadarkan jiwa
Puluhan tahun menebus dosa 

Begitu terjal jalan yang kau lalui
Hidup tak normal yang kau dapati
Semoga beberapa tahun sakitmu ini
Adalah pengikis dosa di dunia ini

Kami kami ini 
jalani hidup selayaknya
Terlihat alami
padahal banyak hisabnya